Asuransi

Budi Herawan Dipercaya Kembali Pimpin AAUI pada Masa Jabatan 2026–2030

Rista Wulandari
×

Budi Herawan Dipercaya Kembali Pimpin AAUI pada Masa Jabatan 2026–2030

Sebarkan artikel ini
Budi Herawan Dipercaya Kembali Pimpin AAUI pada Masa Jabatan 2026–2030

Budi Herawan kembali memimpin Asosiasi (AAUI) untuk periode 2026–2030. Pemilihan ini diputuskan dalam Kongres VIII AAUI yang digelar pada tahun 2026. Budi yang juga menjadi formatur tunggal dalam pembentukan kepengurusan baru, membawa visi untuk melanjutkan transformasi internal organisasi serta menghadapi tantangan eksternal yang terus berkembang.

Selain penetapan ketua, kongres juga membahas sejumlah agenda penting. Di antaranya adalah pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, perubahan AD/ART, serta penyetujuan program kerja pokok untuk lima tahun ke depan. Semua agenda ini menjadi fondasi dalam menentukan arah kebijakan dan pengembangan industri asuransi umum ke depannya.

Fokus Utama Kepemimpinan Budi Herawan

Budi Herawan menegaskan bahwa tantangan terbesar ke depan adalah pengembangan yang mampu beradaptasi dengan dinamika geopolitik dan ekonomi global. Menurutnya, industri asuransi umum masih terbatas dalam berinovasi, padahal pengembangan produk sangat besar.

“Produk asuransi bisa dikembangkan lebih luas, tapi harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang ada. Sektor korporasi dan retail masih menjadi fokus karena keduanya terus menghadapi tekanan,” ujar Budi.

1. Percepatan Transformasi Digital

Salah satu pilar utama program kerja AAUI adalah percepatan adopsi teknologi. Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi operasional dan layanan pelanggan. Langkah ini mencakup pembangunan platform terintegrasi untuk klaim , underwriting, hingga analisis data berbasis AI.

2. Pengembangan SDM dan Sertifikasi Profesi

AAUI akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor asuransi umum dan reasuransi. Program ini dilakukan melalui pengembangan sertifikasi profesi dan standardisasi kompetensi. Peran Lembaga Sertifikasi Profesi Aplikasi Asuransi Umum Indonesia (LSP AAUI) akan diperkuat sebagai garda depan dalam capacity building.

3. Kolaborasi dengan Regulator

Kerja sama dengan otoritas pengawas menjadi fokus penting. AAUI akan aktif berpartisipasi dalam penyusunan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika pasar. Forum diskusi rutin akan dibentuk untuk membahas implementasi peraturan dan manajemen risiko, termasuk risiko .

4. Dukungan terhadap Program Penjaminan Polis

Mulai tahun 2028, AAUI akan membantu (LPS) dalam sosialisasi dan implementasi Program Penjaminan Polis. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk asuransi.

5. Penguatan Kerja Sama Regional

AAUI akan memperluas kolaborasi dengan Asean Insurance Council (AIC) dan negara-negara anggotanya. Kerja sama ini mencakup berbagai kegiatan seperti sharing best practice insurtech, webinar, hingga pertukaran pengalaman profesional.

6. Pengembangan Riset dan Data Industri

Melalui kolaborasi dengan PT PINDI, AAUI akan mengembangkan riset industri yang berbasis data. Hasilnya akan dijadikan sebagai referensi oleh anggota untuk pengembangan produk dan pengelolaan risiko yang lebih akurat.

7. Peningkatan Literasi dan Edukasi Masyarakat

Edukasi menjadi kunci dalam meningkatkan masyarakat terhadap manfaat asuransi. AAUI akan terus menggelar kegiatan literasi dan keuangan untuk membangun kepercayaan publik terhadap produk asuransi umum dan reasuransi.

8. Konsolidasi dan Koordinasi Internal

AAUI akan memperkuat perannya sebagai wadah konsolidasi industri. Fungsi koordinasi antar stakeholder akan terus ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan program kerja secara efektif dan responsif terhadap perubahan industri.

Tantangan dan Peluang di Depan

Industri asuransi umum saat ini menghadapi tantangan besar. Tidak hanya dari tekanan ekonomi global, tetapi juga dari perlunya adaptasi terhadap teknologi dan regulasi yang terus berubah. Namun, di tantangan tersebut, terdapat peluang besar untuk berkembang, terutama dalam pengembangan produk dan ekspansi pasar.

Budi Herawan percaya bahwa dengan strategi yang tepat, AAUI bisa menjadi garda depan dalam mendorong pertumbuhan industri asuransi nasional. Transformasi yang telah dimulai akan terus dilanjutkan, dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan penguatan kapasitas internal.

Program Kerja Pokok AAUI Periode 2026–2030

No Program Kerja Deskripsi Singkat
1 Transformasi Digital Platform digital terintegrasi untuk klaim, underwriting, dan analisis data
2 Pengembangan SDM Sertifikasi profesi dan peningkatan kapasitas melalui LSP AAUI
3 Kolaborasi Regulator Forum diskusi dan penyusunan kebijakan adaptif
4 Program Penjaminan Polis Dukungan terhadap implementasi program LPS mulai 2028
Kerja Sama Regional Kolaborasi dengan AIC untuk best practice dan pertukaran pengalaman
6 Riset dan Data Industri Pengembangan riset berbasis data melalui PT PINDI
7 Literasi Masyarakat Edukasi dan inklusi keuangan untuk meningkatkan pemahaman publik
8 Konsolidasi Internal Penguatan peran AAUI sebagai pusat koordinasi industri

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terkini sesuai dengan hasil Kongres VIII AAUI 2026. Beberapa program dan target dapat berubah seiring dengan dinamika regulasi dan kondisi industri.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.