Permintaan asuransi perjalanan memang cenderung naik menjelang Lebaran. Tren ini terlihat kembali di tahun 2026, dengan peningkatan signifikan dalam pembelian polis, terutama dari mereka yang berencana mudik. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) mencatat lonjakan permintaan yang mencapai lebih dari 100% year-on-year sepanjang 2025 dan awal 2026.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya proteksi finansial saat bepergian, terutama dalam kondisi yang tak terduga. Ery Widiyatmoko, Direktur Pemasaran Tugu Insurance, menyebut bahwa polis asuransi perjalanan kini bukan lagi sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi risiko selama perjalanan.
Strategi Tugu Insurance Hadapi Lonjakan Permintaan
Menyambut lonjakan permintaan tersebut, Tugu Insurance menyiapkan sejumlah strategi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan penetrasi pasar. Strategi ini dirancang agar sesuai dengan kebiasaan konsumen yang kini lebih mengandalkan teknologi dan layanan digital.
1. Pemanfaatan Multi-Saluran dengan Teknologi
Perusahaan mengintegrasikan berbagai saluran distribusi, baik offline maupun online, untuk memudahkan masyarakat mengakses produk asuransi perjalanan. Dengan pendekatan ini, Tugu Insurance bisa menjangkau lebih banyak calon nasabah, terutama generasi muda yang lebih nyaman dengan transaksi digital.
2. Pengembangan Layanan Digital
Layanan digital terus dikembangkan agar proses pembelian polis menjadi lebih cepat dan mudah. Mulai dari pendaftaran hingga klaim, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang mulus dan efisien.
3. Penguatan Saluran Distribusi Baru
Tugu Insurance juga menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis, termasuk agen perjalanan dan platform digital, untuk memperluas jaringan distribusi produk asuransi perjalanan.
4. Sinergi Strategis Internal
Selaras dengan ekspansi eksternal, perusahaan juga memperkuat sinergi antar divisi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan pelanggan.
Produk Asuransi Perjalanan Tugu: t mudik dan t travella
Salah satu produk unggulan Tugu Insurance yang populer menjelang Lebaran adalah t mudik. Produk ini dirancang khusus untuk melindungi pengguna selama masa perjalanan mudik.
1. Perlindungan atas Risiko Kecelakaan
Polis ini mencakup jaminan untuk risiko meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan selama perjalanan. Selain itu, biaya pengobatan yang timbul akibat kecelakaan juga ditanggung.
2. Perlindungan Barang Bawaan
Kehilangan atau kerusakan barang bawaan selama perjalanan juga menjadi bagian dari cakupan proteksi. Ini memberikan rasa aman tambahan bagi pemilik barang berharga seperti elektronik atau dokumen penting.
3. Perlindungan Tempat Tinggal yang Ditinggalkan
Salah satu fitur unik dari t mudik adalah perlindungan terhadap rumah yang ditinggalkan selama mudik. Jika terjadi kebongkaran atau kebakaran, biaya perbaikan atau kompensasi bisa dicover oleh asuransi ini.
Produk lainnya, t travella, juga mencatatkan pertumbuhan premi yang sangat positif. Sepanjang 2025, kontribusi premi dari produk ini naik hingga 100% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bahkan hingga akhir Februari 2026, pertumbuhan ini masih terus berlanjut.
Data Klaim dan Potensi Pertumbuhan
Dari sisi klaim, Tugu Insurance mencatat bahwa rasio klaim untuk produk asuransi perjalanan hanya sekitar 6% dari total premi yang masuk hingga Februari 2026. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun permintaan tinggi, risiko aktual yang terjadi masih relatif rendah.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Pertumbuhan premi asuransi perjalanan (YoY) | 100% |
| Rasio klaim terhadap premi masuk | 6% |
| Periode data klaim | Sampai Februari 2026 |
Meski kontribusi premi dari segmen asuransi perjalanan masih terbatas dibandingkan lini bisnis utama lainnya, potensinya di masa depan sangat menjanjikan. Ery menyebut bahwa segmen ini memiliki potensi jangka panjang yang strategis, terutama jika terus didukung dengan inovasi dan layanan berkualitas.
Tantangan dan Prospek ke Depan
Daya beli masyarakat masih menjadi tantangan utama dalam pertumbuhan asuransi perjalanan. Meski permintaan tinggi menjelang Lebaran, bukan berarti semua kalangan mampu membeli polis. Namun, dengan strategi distribusi yang lebih luas dan layanan digital yang terus ditingkatkan, Tugu Insurance berharap bisa menjangkau lebih banyak segmen masyarakat.
Selain itu, edukasi mengenai manfaat asuransi perjalanan juga terus digalakkan. Banyak orang masih menganggap produk ini sebagai hal yang opsional. Padahal, dengan proteksi yang tepat, risiko finansial selama perjalanan bisa diminimalkan.
Kesimpulan
Lonjakan permintaan asuransi perjalanan menjelang Lebaran 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya proteksi finansial. Tugu Insurance, dengan produk seperti t mudik dan t travella, berhasil memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kontribusi premi dan memperluas jangkauan pasar.
Dengan strategi yang tepat dan dukungan teknologi, asuransi perjalanan bisa menjadi salah satu pilar pertumbuhan premi Tugu Insurance di masa depan.
Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi hingga Februari 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar dan kebijakan perusahaan.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.







