Ketegangan di kawasan Timur Tengah yang kembali memanas akhir-akhir ini mulai berdampak pada sektor asuransi, khususnya klaim asuransi perjalanan. PT Great Eastern General Insurance (GEGI) mencatat sejumlah pengajuan klaim terkait gangguan perjalanan akibat situasi geopolitik yang tidak menentu. Meski begitu, tidak semua risiko tercakup dalam polis standar, terutama yang berkaitan dengan konflik bersenjata.
Direktur Marketing GEGI, Linggawati Tok, mengungkapkan bahwa klaim yang masuk sejauh ini umumnya terkait penundaan penerbangan dan pembatalan perjalanan. Pengajuan klaim ini dilaporkan langsung oleh agen perjalanan maupun nasabah individual melalui saluran digital resmi perusahaan. Namun, ia juga menegaskan bahwa ada batasan perlindungan yang perlu dipahami oleh nasabah.
Perlindungan Asuransi dan Pengecualian yang Perlu Diketahui
Asuransi perjalanan memang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap risiko tak terduga selama bepergian. Namun, ketika situasi melibatkan konflik bersenjata atau ancaman militer, cakupan perlindungan bisa saja tidak berlaku. Hal ini menjadi penting karena semakin banyak orang yang bepergian ke luar negeri, termasuk ke kawasan rawan konflik.
1. Jenis Klaim yang Masuk Akibat Ketegangan Timur Tengah
Beberapa klaim yang masuk ke GEGI belakangan ini meliputi:
- Penundaan penerbangan karena ketidakstabilan di bandara tertentu
- Pembatalan perjalanan yang dilakukan secara preventif oleh pelancong
Meski terdengar sepele, kedua hal ini bisa menimbulkan kerugian finansial yang tidak sedikit, terutama jika perjalanan sudah terjadwal jauh-jauh hari.
2. Pengecualian dalam Polis Asuransi Perjalanan GEGI
Linggawati menjelaskan bahwa polis asuransi perjalanan GEGI secara eksplisit tidak mencakup risiko berikut:
- Perang, baik yang dinyatakan maupun tidak
- Serangan atau tindakan musuh asing
- Permusuhan atau operasi mirip perang
- Pemberontakan, huru-hara, atau pengerahan massa dalam jumlah besar
- Revolusi atau perebutan kekuasaan secara militer
Hal ini selaras dengan praktik industri asuransi secara global, di mana risiko geopolitik dianggap terlalu besar dan tidak dapat diprediksi secara akurat.
Mengapa Konflik Bersenjata Sering Dikecualikan?
Risiko yang berkaitan dengan konflik bersenjata atau perang termasuk dalam kategori risiko katastrofik. Artinya, dampaknya bisa sangat luas dan biaya klaim yang ditimbulkan bisa sangat tinggi dalam waktu singkat. Hal ini membuat perusahaan asuransi enggan untuk mencakup risiko tersebut dalam polis standar.
Selain itu, sifat dari risiko ini juga sangat sulit untuk dihitung secara aktuaria. Tidak seperti kecelakaan atau sakit yang bisa diprediksi berdasarkan data historis, konflik bersenjata bisa terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga.
3. Manfaat Asuransi Perjalanan yang Tetap Tersedia
Meski ada pengecualian, asuransi perjalanan tetap memberikan manfaat penting, seperti:
- Biaya medis darurat selama perjalanan
- Keterlambatan atau pembatalan perjalanan karena alasan yang tercakup
- Kehilangan atau kerusakan bagasi
- Evakuasi medis
- Pemulangan ke negara asal jika terjadi kondisi darurat
Manfaat ini tetap menjadi inti dari produk asuransi perjalanan, terutama untuk melindungi dari risiko yang bersifat individu dan tidak terduga.
Target Bisnis GEGI di Tengah Ketegangan Global
Meski menghadapi tantangan dari ketegangan geopolitik, GEGI tetap optimis bisa mencapai target bisnisnya. Perusahaan menargetkan pendapatan premi dari asuransi perjalanan sebesar Rp49,8 miliar pada tahun 2026. Target ini didukung oleh kolaborasi dengan mitra afinitas dan pengembangan platform digital yang memudahkan proses pembelian dan klaim.
4. Peran Mitra dan Platform Digital
GEGI mengandalkan mitra afinitas seperti agen perjalanan dan penyedia layanan digital untuk memperluas jangkauan produknya. Dengan platform digital yang sudah berjalan, proses pembelian polis dan pengajuan klaim menjadi lebih mudah dan cepat.
Namun, dalam situasi seperti ini, peran edukasi juga sangat penting. Banyak nasabah yang tidak menyadari bahwa konflik bersenjata tidak termasuk dalam cakupan perlindungan. Oleh karena itu, transparansi informasi menjadi kunci agar ekspektasi nasabah tetap realistis.
Pandangan dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyampaikan bahwa hampir semua polis asuransi perjalanan standar di pasar Indonesia mengecualikan risiko perang dan konflik bersenjata. Ini merupakan standar industri global yang diterapkan untuk menjaga keberlanjutan bisnis asuransi.
Menurutnya, asuransi perjalanan lebih ditujukan untuk melindungi risiko yang bersifat umum dan terduga, seperti kecelakaan, sakit mendadak, atau gangguan logistik perjalanan.
5. Perlindungan yang Umumnya Tersedia dalam Asuransi Perjalanan
Berikut adalah beberapa manfaat yang umumnya tersedia dalam polis asuransi perjalanan:
| Manfaat | Deskripsi |
|---|---|
| Biaya Medis Darurat | Perlindungan untuk pengobatan mendadak selama perjalanan |
| Pembatalan/Penundaan Perjalanan | Ganti rugi atas biaya yang hilang akibat pembatalan atau penundaan |
| Kehilangan Bagasi | Ganti rugi jika bagasi hilang atau rusak selama perjalanan |
| Evakuasi Medis | Biaya evakuasi jika terjadi kondisi medis serius |
| Pemulangan ke Negara Asal | Biaya transportasi jika harus pulang lebih awal karena kondisi darurat |
Tips Memilih Asuransi Perjalanan yang Tepat
Mengingat kompleksitas cakupan perlindungan, penting untuk memahami isi polis sebelum membeli. Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
1. Baca Syarat dan Ketentuan dengan Teliti
Jangan hanya melihat harga atau manfaat utama. Pastikan untuk membaca bagian pengecualian, terutama jika bepergian ke kawasan rawan konflik.
2. Pilih Asuransi dengan Cakupan Luas
Beberapa perusahaan menawarkan perlindungan tambahan untuk risiko tertentu, meski dengan biaya premi yang lebih tinggi.
3. Pastikan Ada Layanan Bantuan 24 Jam
Ini penting jika terjadi keadaan darurat di luar negeri, seperti kecelakaan atau pembatalan mendadak.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan situasi geopolitik serta kebijakan perusahaan asuransi. Sebaiknya selalu memverifikasi langsung dengan penyedia asuransi untuk informasi terkini mengenai cakupan polis dan pengecualian yang berlaku.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.








