Perbankan

Friderica Widyasari Dewi Resmi Menjabat Ketua DK OJK Setelah Lulus Uji Fit and Proper Test

Rista Wulandari
×

Friderica Widyasari Dewi Resmi Menjabat Ketua DK OJK Setelah Lulus Uji Fit and Proper Test

Sebarkan artikel ini
Friderica Widyasari Dewi Resmi Menjabat Ketua DK OJK Setelah Lulus Uji Fit and Proper Test

(OJK) kini memiliki sosok baru di posisi pimpinan tertinggi. Dewi resmi ditetapkan sebagai setelah melewati proses uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi XI . Pengumuman ini menjadi kabar penting di tengah dinamika pengelolaan sektor jasa keuangan nasional.

Penetapan Friderica tak datang begitu saja. Ia sebelumnya sudah dikenal sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Jasa Keuangan, Edukasi, dan . Pengalamannya di internal OJK membuat dirinya dianggap sebagai figur yang paham betul tantangan dan regulasi di sektor ini.

Hasil Fit and Proper Test Dewan Komisioner OJK

Proses seleksi kali ini melibatkan 10 kandidat yang diajukan untuk mengisi lima posisi strategis di Dewan Komisioner OJK. Komisi XI DPR RI melakukan uji kelayakan secara ketat, memastikan setiap kandidat memenuhi standar profesionalisme dan integritas yang dibutuhkan.

internal Komisi XI berlangsung secara musyawarah dan mufakat. Hasilnya, lima nama ditetapkan untuk mengisi posisi penting di tubuh OJK. Berikut adalah hasil lengkap dari fit and proper test tersebut:

  1. Friderica Widyasari Dewi OJK
  2. Hernawan Bekti Sasongko – Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK
  3. Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
  4. Dicky Kartikoyono – Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen
  5. Adi Budiarso – Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto

1. Friderica Widyasari Dewi: Kepemimpinan dengan Jejak Pengalaman

Friderica bukanlah nama baru di lingkungan OJK. Ia sudah lama terlibat dalam berbagai aspek pengawasan, khususnya yang berkaitan dengan perilaku pelaku usaha dan perlindungan konsumen. Pengalamannya memberi bekal yang kuat untuk memimpin dewan komisioner.

Sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica akan memimpin arah kebijakan dan pengawasan sektor jasa keuangan. Tantangan besar yang dihadapi antara lain pengelolaan risiko digitalisasi, perlindungan konsumen, serta pengawasan terhadap produk keuangan inovatif.

2. Hernawan Bekti Sasongko: Siap Mendukung Kepemimpinan Baru

Hernawan Bekti Sasongko ditunjuk sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK. Ia dikenal memiliki latar belakang yang solid di bidang keuangan dan pengawasan. Pengalaman ini menjadi nilai tambah dalam mendukung pelaksanaan program- OJK.

Perannya akan sangat penting dalam menjaga sinergi antar divisi pengawas. Selain itu, ia juga akan membantu Ketua dalam mengambil keputusan strategis terkait pengembangan dan perlindungan sektor jasa keuangan.

3. Hasan Fawzi: Mengawasi Pasar Modal dan Bursa Karbon

Hasan Fawzi ditetapkan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Ini merupakan posisi krusial mengingat dinamika pasar modal yang terus berkembang serta potensi bursa karbon sebagai instrumen baru.

Peran Hasan akan mencakup pengawasan terhadap transparansi pasar, mitigasi risiko sistemik, dan pengembangan regulasi yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan di sektor ini.

4. Dicky Kartikoyono: Fokus pada Edukasi dan Perlindungan Konsumen

Dicky Kartikoyono kembali mengisi posisi penting di OJK sebagai Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen. Ia sebelumnya juga aktif dalam berbagai program edukasi keuangan.

Fokus utamanya adalah memastikan bahwa pelaku usaha menjalankan praktik yang fair dan transparan. Selain itu, ia juga akan memperkuat program edukasi keuangan agar masyarakat lebih sadar akan risiko dan peluang dalam berinvestasi.

5. Adi Budiarso: Mengawasi Dunia Kripto dan Aset Digital

Dunia aset kripto dan digital terus berkembang pesat. Untuk menghadapi dinamika tersebut, Adi Budiarso ditunjuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

Perannya sangat strategis dalam merancang regulasi yang seimbang antara inovasi dan perlindungan. Ia juga akan memastikan bahwa penggunaan teknologi di sektor keuangan tetap aman dan terpercaya.

Perbandingan Kandidat Terpilih

Berikut adalah ringkasan posisi dan latar belakang dari kelima kandidat terpilih:

Nama Posisi Latar Belakang Utama
Friderica Widyasari Dewi Ketua Dewan Komisioner OJK Pengawas Perilaku Pelaku Usaha dan Edukasi Konsumen
Hernawan Bekti Sasongko Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Pengalaman luas di sektor keuangan dan pengawasan
Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Ahli pasar modal dan keuangan derivatif
Dicky Kartikoyono Kepala Eksekutif Pengawasan EPK Spesialis edukasi dan perlindungan konsumen
Adi Budiarso Kepala Eksekutif Pengawas Aset Digital dan Kripto Fokus pada teknologi dan inovasi keuangan digital

Proses Fit and Proper: Langkah Menuju Transparansi

Fit and proper test merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengisian posisi strategis di lembaga negara. Komisi XI DPR RI menjalankan proses ini secara terbuka dan terukur, melibatkan berbagai pertimbangan termasuk integritas, kompetensi, dan rekam jejak kandidat.

Proses ini juga menjadi bagian dari reformasi OJK. Dengan memilih figur-figur yang memiliki pengalaman dan rekam jejak teruji, diharapkan OJK bisa terus bergerak maju dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan.

Tantangan ke Depan

Dengan susunan pimpinan baru, OJK diharapkan bisa lebih responsif terhadap perkembangan sektor keuangan yang dinamis. Khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi, perlindungan konsumen, dan pengawasan aset kripto.

Friderica dan timnya juga akan menghadapi tantangan regulasi lintas sektor. Kolaborasi dengan instansi lain seperti Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi kunci dalam menjaga sinergi kebijakan.

Disclaimer

Hasil dan informasi dalam artikel ini bersifat valid berdasarkan pengumuman resmi dari Komisi XI DPR RI dan OJK per tanggal 11 Maret 2026. Data dan keputusan bisa berubah seiring dengan perkembangan situasi dan kebijakan lebih lanjut.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.