Entertaiment

Trisha JKT48 Ungkap Pengalamannya Bermain Game Resident Evil Requiem yang Menegangkan

Herdi Alif Al Hikam
×

Trisha JKT48 Ungkap Pengalamannya Bermain Game Resident Evil Requiem yang Menegangkan

Sebarkan artikel ini
Trisha JKT48 Ungkap Pengalamannya Bermain Game Resident Evil Requiem yang Menegangkan

Hype seputar Resident Evil Requiem terus meningkat sejak peluncurannya pada 27 Februari 2026. Dalam hitungan lima hari saja, ini sukses terjual hingga 5 juta kopi di seluruh dunia. Angka itu membuktikan bahwa daya tarik franchise Resident Evil masih kuat di kalangan gamer global.

Salah satu yang turut merasakan sensasi teror dan aksi dalam game ini adalah Trisha JKT48. Member generasi ke-12 ini membagikan pengalamannya saat memainkan Resident Evil Requiem lewat siaran langsung di Showroom. Siaran unik ini dilakukan pada waktu sahur, menambah kesan spesial tersendiri bagi penonton yang menyaksikan.

Reaksi Trisha Saat Main Resident Evil Requiem

Trisha tampil sangat ekspresif saat memainkan game ini. Walaupun layar hanya menampilkan wajahnya tanpa menunjukkan langsung adegan gameplay, ekspresinya sudah cukup menceritakan betapa menegangkannya pengalaman tersebut. Ia terlihat kaget, menutup wajah, bahkan sampai tertawa karena efek campuran ketakutan dan keseruan.

Beberapa momen paling ekspresif Trisha terjadi pada menit 5:32, 56:43, 1:12:08, dan 1:25:30 dalam siaran tersebut. Reaksinya yang spontan langsung jadi sorotan penonton, yang merasa terhibur sekaligus ikut merasakan tegangnya suasana dalam game.

Penonton pun dibuat penasaran dengan momen-momen mengejutkan yang dialami Trisha. Padahal, mereka bahkan tidak melihat langsung adegan yang membuatnya terkejut. Ini menunjukkan betapa intensnya pengalaman bermain Resident Evil Requiem, terutama bagi pemain atau yang belum terbiasa dengan genre survival horror.

Gameplay Dual Protagonis yang Menawarkan Pengalaman Berbeda

Resident Evil Requiem menghadirkan dua gaya permainan yang berbeda melalui karakter utamanya, yaitu Leon S. Kennedy dan Grace Ashcroft. Perbedaan ini memberikan nuansa tersendiri dalam setiap bermain.

1. Gaya Bermain Leon Lebih Fokus pada Aksi

Leon, tokoh yang sudah dikenal sejak lama dalam seri Resident Evil, kembali hadir dengan pendekatan yang lebih intens dan aksi. Pemain akan sering terlibat dalam pertempuran langsung melawan musuh.

Senjata menjadi alat utama untuk bertahan hidup. Situasi berbahaya datang , dan pemain harus sigap mengambil keputusan. Leon untuk mereka yang suka tantangan langsung dan gameplay dinamis.

2. Grace Mengedepankan Teror Psikologis

Berbeda dari Leon, Grace menawarkan pengalaman yang lebih dalam dan menegangkan secara psikologis. Di sini, fokus bukan pada pertarungan, melainkan penghindaran dan eksplorasi yang suram.

Pemain harus mengelola rasa takut yang terus meningkat seiring berjalannya cerita. Atmosfer gelap dan tekanan mental menjadi elemen penting dalam gameplay Grace. Ini memberi kesan ketegangan yang lebih dalam dan berkelanjutan.

Perpaduan kedua gaya bermain ini membuat Resident Evil Requiem tidak hanya seru dimainkan, tapi juga menantang secara emosional. Tidak heran jika reaksi Trisha begitu spontan dan ekspresif saat mencoba game ini.

Profil Singkat Trisha JKT48

Nama lengkapnya Jazzlyn Trisha, lahir pada 16 Oktober 2011. Ia merupakan member termuda dari JKT48 generasi 12. Dengan tinggi badan sekitar 164 cm dan golongan darah O, Trisha dikenal aktif di dunia hiburan .

Ia pertama kali diperkenalkan pada acara Jak Japan Matsuri 2023. Sejak saat itu, Trisha terus menunjukkan kegemarannya pada berbagai hal, termasuk game. Keterlibatannya dalam siaran Resident Evil Requiem menunjukkan bahwa ia tidak hanya populer di kalangan penggemar musik, tapi juga memiliki daya tarik di ranah konten digital.

Mengapa Resident Evil Requiem Menjadi Sorotan?

Game ini sukses menarik perhatian karena beberapa . Pertama, nama besar Resident Evil yang telah lama dikenal sebagai salah satu seri survival horror terbaik. Kedua, inovasi dalam gameplay dual protagonis yang menawarkan dua pengalaman berbeda.

Selain itu, cerita yang dalam dan visual yang memukau membuat Resident Evil Requiem terasa segar meskipun masuk dalam seri yang sudah mapan. Hal ini tentu saja memancing rasa penasaran, termasuk bagi para konten seperti Trisha.

Elemen Teror yang Efektif dan Imersif

Resident Evil Requiem tidak hanya mengandalkan jump scare biasa. Tekanan psikologis, suasana gelap, dan narasi yang mendalam membuat pemain benar-benar masuk ke dalam peran karakter.

Tidak semua momen menyeramkan datang dari musuh yang tiba-tiba muncul. Kadang, ketegangan berasal dari ketidakpastian dan rasa takut akan hal yang belum terjadi. Inilah yang membuat pengalaman bermain terasa lebih nyata dan intens.

Penutup

Reaksi Trisha JKT48 saat memainkan Resident Evil Requiem memberi gambaran betapa menegangkan dan seru pengalaman bermain game ini. Ekspresinya yang spontan dan lucu jadi hiburan tersendiri bagi penonton, sekaligus memperkenalkan game ini ke kalangan yang mungkin belum familiar.

Dengan dua gaya permainan yang berbeda dan cerita mendalam, Resident Evil Requiem berhasil menciptakan pengalaman yang tak hanya menakutkan, tapi juga menghibur. Bagi yang belum mencoba, reaksi Trisha bisa jadi sedikit gambaran dari sensasi yang akan dirasakan.

Disclaimer: Data penjualan dan informasi terkait Resident Evil Requiem dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan didasarkan pada kondisi saat publikasi.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.