Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif pada perdagangan Selasa sore, 10 Maret 2026. Setelah berada di zona hijau sejak pagi, IHSG akhirnya ditutup pada level 7.440,913, naik 103,543 poin atau sekitar 1,41 persen. Pergerakan ini menandakan pemulihan setelah tekanan jual yang terjadi pada sesi sebelumnya.
Penguatan IHSG ini terjadi meski kondisi pasar global tengah menunjukkan gejolak. Investor tampaknya mulai mengambil keuntungan dari sentimen positif domestik, terutama terkait masuknya dana asing ke pasar saham Tanah Air. Sebanyak 531 saham mencatatkan kenaikan harga, jauh lebih banyak dibandingkan 182 saham yang melemah dan 104 saham lainnya yang stagnan.
Pergerakan IHSG Hari Ini
Perdagangan IHSG hari ini berlangsung cukup dinamis. Indeks sempat dibuka di level 7.443,046 dan bergerak dalam kisaran antara 7.372 hingga 7.499. Volume perdagangan mencapai 34,200 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,582 triliun. Kapitalisasi pasar tercatat di angka Rp13.369,216 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,968.619 kali.
1. Penguatan Dimulai Sejak Sesi Pagi
IHSG langsung membuka perdagangan di zona hijau. Sentimen positif dari investor lokal dan asing menjadi pendorong utama penguatan ini. Investor tampaknya mulai melihat peluang di tengah koreksi yang terjadi pada sesi sebelumnya.
2. Volume Perdagangan Tinggi
Volume perdagangan yang tinggi menunjukkan bahwa aktivitas beli dan jual cukup intens. Hal ini juga menjadi indikator bahwa investor tidak hanya bermain aman, tapi juga mulai mengambil risiko dengan lebih berani.
3. Mayoritas Saham Menguat
Dari total saham yang diperdagangkan, lebih dari separuhnya mencatatkan kenaikan harga. Ini menunjukkan bahwa bukan hanya sektor tertentu yang menjadi pendorong IHSG, tapi penguatan terjadi secara lebih merata.
Analisis Teknis dan Prediksi IHSG
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan bahwa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hingga ke level 7.500. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pasar masih rawan terhadap koreksi lanjutan.
4. Support dan Resistensi IHSG
Investor perlu memperhatikan beberapa level penting yang bisa menjadi acuan dalam pengambilan keputusan:
- Support: 7.200 – 7.300
- Resistensi: 7.400 – 7.500
Level support ini menjadi zona aman jika terjadi koreksi, sedangkan resistensi menjadi target jika penguatan berlanjut.
5. Sentimen Asing Masih Positif
Pada perdagangan sebelumnya, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp750 miliar. Saham-saham yang paling banyak dibeli antara lain BUMI, PTRO, MDKA, ITMG, dan DEWA. Masuknya dana asing menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan IHSG.
Kondisi Pasar Global
Meskipun pasar Asia sempat melemah secara signifikan pada perdagangan Senin (9/3), bursa Wall Street justru menguat di sesi yang sama. Indeks S&P 500 naik 0,83 persen, Dow Jones naik 0,5 persen, dan Nasdaq melonjak 1,38 persen.
6. Bursa Asia Tercatatkan Penurunan Tajam
Berikut adalah rincian pergerakan indeks utama Asia pada perdagangan Senin (9/3):
| Indeks | Negara | Perubahan (%) |
|---|---|---|
| Nikkei 225 | Jepang | -5,2 |
| Hang Seng | Hong Kong | -1,4 |
| Taiex | Taiwan | -4,4 |
| Kospi | Korea Selatan | -6,0 |
| ASX 200 | Australia | -3,0 |
| FTSE Straits Times | Singapura | -1,9 |
| FTSE Malay KLCI | Malaysia | -2,6 |
Penurunan ini dipicu oleh sentimen geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Investor di kawasan Asia tampaknya masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari sentimen pasar Amerika Serikat.
7. Sentimen Positif dari AS
Presiden Donald Trump memberikan sinyal bahwa kemungkinan konflik dengan Iran akan segera berakhir. Sinyal ini memberikan angin segar bagi investor global, termasuk di pasar saham AS yang akhirnya menguat.
Saham-Saham Penguatan Terbaik
Beberapa saham menjadi pendorong utama penguatan IHSG hari ini. Saham-saham tersebut tidak hanya berasal dari satu sektor tertentu, tapi tersebar di berbagai lini industri.
8. Saham yang Paling Banyak Dibeli Asing
Investor asing kembali menunjukkan minatnya terhadap pasar saham Tanah Air. Saham-saham berikut ini menjadi favorit mereka:
- BUMI
- PTRO
- MDKA
- ITMG
- DEWA
Saham-saham ini dinilai memiliki fundamental yang kuat dan prospek jangka panjang yang menarik.
Kesimpulan
Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan bahwa investor mulai kembali optimis terhadap prospek pasar saham domestik. Meski masih ada potensi koreksi, penguatan yang terjadi saat ini bisa menjadi awal dari tren positif yang lebih panjang.
Namun, investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas yang bisa terjadi kapan saja. Mengingat kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, pengambilan keputusan investasi sebaiknya tetap didasarkan pada analisis yang matang dan manajemen risiko yang baik.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Harap selalu merujuk pada sumber resmi untuk informasi terkini.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













