Bansos Kemensos

Pemerintah Beri THR kepada Jutaan Pensiunan, Dorong Daya Beli Masyarakat Menjelang Idul Fitri

Herdi Alif Al Hikam
×

Pemerintah Beri THR kepada Jutaan Pensiunan, Dorong Daya Beli Masyarakat Menjelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Beri THR kepada Jutaan Pensiunan, Dorong Daya Beli Masyarakat Menjelang Idul Fitri

Kabar baik datang buat jutaan pensiunan di Tanah Air. Menjelang Idul Fitri 2026, pemerintah mengumumkan rencana pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang bakal dinikmati bukan hanya pegawai aktif, tapi juga para pensiunan. Ini tentu jadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih.

THR ini bukan cuma soal nominalnya saja, tapi lebih ke dampaknya terhadap daya beli masyarakat menjelang lebaran. Banyak pensiunan yang selama ini mengandalkan penghasilan tetap dari negara bakal merasakan tambahan anggaran yang bisa dipakai buat belanja kebutuhan lebaran. Dari mulai kebutuhan pokok hingga persiapan arus mudik, THR ini bisa jadi penyelamat.

Pencairan THR Pensiunan Jelang Idul Fitri 2026

Rencana penyaluran THR 2026 ini mencakup berbagai kelompok penerima, termasuk ASN aktif, TNI/Polri, PPPK, dan yang terbaru, para pensiunan. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp55 triliun, dan bakal disalurkan ke sekitar 10,5 juta penerima di seluruh Indonesia.

1. Siapa Saja yang Berhak Terima THR?

THR bukan cuma untuk pegawai aktif. Para pensiunan juga masuk dalam daftar penerima. Ini berlaku buat pensiunan ASN, TNI/Polri, BUMN, bahkan pensiunan dari sektor swasta yang memenuhi syarat tertentu.

2. Kapan Pencairan THR untuk Pensiunan?

Pencairan THR untuk ASN aktif sudah mulai mengalir sejak awal Maret 2026. Untuk pensiunan, penyaluran diperkirakan menyusul dalam beberapa pekan setelahnya. Tepatnya, bakal disesuaikan dengan jadwal yang dirilis oleh Kementerian Keuangan dan KemenPAN RB.

3. Berapa Besaran THR yang Diterima?

THR untuk pensiunan umumnya setara dengan gaji pokok terakhir yang diterima sebelum . Namun, untuk pensiunan yang sudah lama berhenti, besaran ini bisa disesuaikan dengan terbaru dari pemerintah.

Dampak THR terhadap Daya Beli Pensiunan

THR bukan sekadar angka di rekening. Bagi pensiunan, ini bisa jadi penopang utama menjelang hari raya. Terutama di tengah lonjakan harga sembako dan biaya transportasi menjelang lebaran.

Banyak pensiunan yang selama ini mengeluhkan pengeluaran yang terus naik, dari pensiun cenderung statis. THR ini bisa jadi solusi sementara buat menutup kekurangan anggaran .

Isu Kenaikan Gaji Pensiunan yang Masih Mengambang

Selain THR, isu gaji pensiunan juga jadi sorotan. Banyak yang berharap adanya rapel atau penyesuaian gaji menyusul kenaikan inflasi dan harga kebutuhan pokok.

Namun hingga saat ini, belum ada kepastian soal kapan kenaikan itu bakal . Pemerintah memang perlu melalui proses penganggaran dan regulasi yang cukup panjang sebelum menetapkan kebijakan semacam ini.

Perbandingan THR Pensiunan Tahun Ini vs Tahun Lalu

Berikut perkiraan perbandingan tahun 2025 dan 2026:

Tahun Rata-rata THR Pensiunan Jumlah Penerima Total Anggaran
2025 Rp 2,8 Juta 9,8 Juta Rp 45 Triliun
2026 Rp 3,1 Juta 10,5 Juta Rp 55 Triliun

Catatan: bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah.

Tips Mengatur THR agar Lebih Bermanfaat

Menerima THR memang menyenangkan, tapi kalau tidak dikelola dengan baik, bisa habis begitu saja tanpa manfaat maksimal. Berikut beberapa tips mengatur THR agar lebih bermanfaat:

  • Prioritaskan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, dan lauk pauk.
  • Sisihkan untuk tabungan atau cadangan darurat.
  • Hindari pemborosan di tengah euphoria lebaran.

Penutup

THR untuk pensiunan tahun ini memang jadi kabar yang patut disambut baik. Terlepas dari besaran nominalnya, kehadiran THR ini bisa jadi penyelamat di tengah tekanan ekonomi menjelang Idul Fitri. Tapi tetap, bijak dalam mengelola dana tambahan ini jadi kunci agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah. Data nominal dan jadwal pencairan bersifat prakiraan dan belum bersifat final.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.