Fluktuasi harga pangan di pasar tradisional maupun ritel modern menjadi perhatian utama bagi setiap rumah tangga dalam mengatur anggaran belanja harian. Pemantauan berkala terhadap data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi di tingkat pedagang eceran.
Memahami tren harga ini membantu dalam merencanakan kebutuhan dapur secara lebih efisien dan terukur. Berikut adalah rincian data harga komoditas pangan terkini yang dihimpun dari berbagai wilayah di Indonesia.
Update Harga Komoditas Pangan Nasional
Data harga pangan sering kali mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh distribusi, musim panen, hingga biaya operasional logistik. Informasi yang tersaji di bawah ini merupakan gambaran rata-rata harga nasional yang tercatat pada tingkat pedagang eceran per 9 Mei 2026.
Tabel di bawah ini merangkum perbandingan harga untuk berbagai kategori komoditas pokok yang paling sering dicari masyarakat.
| Komoditas | Harga per Satuan (Rp) |
|---|---|
| Cabai Rawit Merah | 65.350 / kg |
| Telur Ayam Ras | 31.150 / kg |
| Bawang Merah | 46.800 / kg |
| Bawang Putih | 39.150 / kg |
| Daging Ayam Ras | 39.100 / kg |
| Gula Pasir Premium | 20.200 / kg |
| Minyak Goreng Curah | 20.650 / liter |
Data tersebut menunjukkan bahwa beberapa komoditas hortikultura seperti cabai masih menempati posisi harga yang cukup tinggi dibandingkan komoditas lainnya. Penyesuaian harga ini tentu berimplikasi langsung pada daya beli masyarakat di pasar.
Variasi Harga Beras Berdasarkan Kualitas
Beras sebagai makanan pokok utama memiliki klasifikasi harga yang sangat beragam tergantung pada kualitas dan jenisnya. Perbedaan harga ini mencerminkan standar mutu yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen di pasar eceran.
Berikut adalah rincian harga beras berdasarkan klasifikasi kualitas yang berlaku saat ini:
1. Kategori Beras Kualitas Bawah
Beras pada kategori ini biasanya menjadi pilihan utama untuk kebutuhan konsumsi harian dengan anggaran yang lebih ekonomis. Harga untuk kualitas bawah I dan II berada di angka Rp14.550 per kg.
2. Kategori Beras Kualitas Medium
Beras medium sering menjadi standar konsumsi rumah tangga karena keseimbangan antara harga dan kualitas fisik beras. Untuk kualitas medium I, harga berada di level Rp16.100 per kg, sedangkan medium II dibanderol Rp15.950 per kg.
3. Kategori Beras Kualitas Super
Beras dengan kualitas super menawarkan tingkat kebersihan dan tekstur yang lebih baik sehingga memiliki harga jual lebih tinggi. Harga beras super I tercatat sebesar Rp17.350 per kg, sementara super II berada di kisaran Rp16.900 per kg.
Memahami klasifikasi ini memudahkan dalam menentukan pilihan belanja sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan kemampuan finansial. Perbedaan harga yang tipis antar kualitas sering kali menjadi pertimbangan utama bagi pembeli saat memilih produk di pasar.
Tren Harga Cabai dan Daging
Selain komoditas pokok seperti beras, sektor hortikultura dan protein hewani juga menunjukkan dinamika harga yang cukup dinamis. Ketersediaan stok di tingkat petani dan kelancaran distribusi menjadi faktor penentu utama dalam pergerakan harga komoditas ini.
Beberapa poin penting mengenai harga cabai dan daging saat ini adalah sebagai berikut:
- Cabai merah besar dijual dengan harga Rp52.400 per kg.
- Cabai merah keriting berada di angka Rp50.300 per kg.
- Cabai rawit hijau tercatat seharga Rp49.400 per kg.
- Daging sapi kualitas I mencapai Rp147.800 per kg.
- Daging sapi kualitas II berada di harga Rp139.250 per kg.
Harga daging sapi yang cenderung stabil di angka tinggi mencerminkan biaya produksi dan pemeliharaan ternak yang cukup besar. Sementara itu, fluktuasi harga cabai sangat bergantung pada kondisi cuaca yang memengaruhi masa panen di berbagai sentra produksi.
Harga Minyak Goreng dan Gula
Komoditas pelengkap seperti minyak goreng dan gula pasir juga tidak luput dari pemantauan harga harian. Kebutuhan akan bahan-bahan ini bersifat esensial bagi industri makanan maupun konsumsi rumah tangga sehari-hari.
Berikut adalah rincian harga untuk produk minyak goreng dan gula pasir:
- Gula pasir kualitas lokal: Rp19.200 per kg.
- Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp23.800 per liter.
- Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp23.000 per liter.
Perbedaan harga antara minyak goreng curah dan kemasan bermerek terletak pada proses pengemasan serta standar kebersihan yang diterapkan. Konsumen memiliki keleluasaan untuk memilih antara produk curah yang lebih terjangkau atau produk kemasan yang menawarkan jaminan kualitas lebih tinggi.
Penting untuk diingat bahwa seluruh data harga yang tercantum di atas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar di masing-masing daerah. Perbedaan harga antar wilayah sangat mungkin terjadi karena pengaruh biaya transportasi dan ketersediaan stok lokal.
Disarankan untuk selalu melakukan pengecekan harga secara berkala melalui kanal resmi seperti PIHPS Nasional agar mendapatkan informasi paling akurat. Mengikuti perkembangan harga pasar adalah langkah bijak dalam menjaga stabilitas keuangan rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













