Ilustrasi. Foto: Dok MI
Sepekan terakhir, beberapa isu ekonomi ramai dibahas masyarakat. Mulai dari kabar kapan gaji ke-13 bagi ASN bakal cair, hingga kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak pinjaman IMF dan Bank Dunia. Tak hanya itu, isu kenaikan harga BBM dan penyaluran bansos juga masuk dalam daftar berita ekonomi paling banyak diperhatikan.
Berikut rangkuman berita ekonomi terpopuler sepekan terakhir, lengkap dengan penjelasan dan informasi terkini yang perlu diketahui.
Gaji ke-13 ASN: Kapan Cair dan Berapa Besarannya?
Gaji ke-13 menjadi salah satu penantian bagi aparatur sipil negara. Tunjangan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada ASN yang telah berkontribusi selama setahun penuh. Namun, kabar terkini menyebut bahwa pencairan baru akan dimulai pertengahan 2026.
Masih belum ada kepastian resmi soal besaran nominal gaji ke-13. Namun, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlahnya biasanya setara dengan gaji pokok ASN yang bersangkutan. Pencairan biasanya dilakukan menjelang akhir tahun atau awal tahun berikutnya.
Kenaikan Harga BBM: Dampak Global yang Menyentuh Dompet
Harga BBM di sejumlah SPBU mengalami kenaikan pada Sabtu, 18 April 2026. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik, khususnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Berikut adalah rincian harga BBM terbaru per 20 April 2026:
| Jenis BBM | Pertamina | Shell | BP | Vivo |
|---|---|---|---|---|
| Pertalite | Rp 12.500 | Rp 12.600 | Rp 12.550 | Rp 12.450 |
| Pertamax | Rp 13.900 | Rp 14.000 | Rp 13.950 | Rp 13.850 |
| Solar | Rp 6.800 | Rp 6.900 | Rp 6.850 | Rp 6.750 |
| Dexlite | Rp 14.200 | Rp 14.300 | Rp 14.250 | Rp 14.150 |
Disclaimer: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan perusahaan dan dinamika pasar.
Purbaya Tolak Pinjaman IMF dan Bank Dunia
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak pinjaman dari IMF dan Bank Dunia menuai berbagai respons. Ia menyatakan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih dalam posisi yang relatif kuat, sehingga tidak perlu terburu-buru mengambil pinjaman dari lembaga internasional tersebut.
Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas APBN dan menghindari ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri. Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang untuk mengelola ekonomi secara mandiri tanpa harus mengorbankan kedaulatan kebijakan fiskal.
1. Evaluasi Kebutuhan Fiskal
Langkah pertama dalam kebijakan ini adalah evaluasi kebutuhan fiskal nasional. Purbaya menegaskan bahwa APBN masih mampu menopang berbagai program prioritas negara.
2. Analisis Risiko Pinjaman Luar Negeri
Langkah kedua adalah menganalisis risiko jangka panjang dari pinjaman luar negeri. Ia menilai bahwa meskipun pinjaman tersebut bisa menutup kebutuhan sementara, dampaknya bisa membebani generasi mendatang.
3. Penguatan Pendanaan Domestik
Langkah ketiga adalah fokus pada penguatan pendanaan domestik. Pemerintah terus mendorong peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan efisiensi belanja negara.
Bansos PKH dan Desil 3: Siapa Saja yang Berhak?
Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Pencairan dimulai setelah 10 April 2026 dan bisa dicek langsung melalui aplikasi atau situs resmi Kemensos.
1. Siapkan Data Diri dan NIK
Langkah pertama untuk mengecek bansos adalah menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data diri lengkap seperti nama, tanggal lahir, dan alamat sesuai KTP.
2. Akses Situs atau Aplikasi Resmi
Langkah kedua adalah mengakses situs resmi Kemensos atau mengunduh aplikasi Cek Bansos di smartphone. Masukkan NIK dan ikuti petunjuk selanjutnya.
3. Cek Status dan Jenis Bansos
Langkah ketiga adalah mengecek status penerimaan bansos. Jika terdaftar, akan muncul jenis bansos yang diterima, seperti PKH, BPNT, atau PIP.
Masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga 3 secara otomatis berpeluang besar menerima bantuan ini. Desil 3 sendiri merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan yang masih tergolong rendah, namun bukan yang paling bawah.
Perbandingan Bansos Berdasarkan Desil
| Desil | Kriteria Kesejahteraan | Jenis Bansos yang Diterima |
|---|---|---|
| 1 | Sangat Rendah | PKH, BPNT, PIP, Subsidi Listrik |
| 2 | Rendah | PKH, BPNT, PIP |
| 3 | Sedang-Rendah | BPNT, Subsidi Listrik |
| 4 | Sedang | Subsidi Listrik |
Disclaimer: Kriteria dan jenis bansos dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah.
Penutup
Isu ekonomi terkini menunjukkan bahwa pemerintah tengah berupaya menjaga stabilitas keuangan negara tanpa mengorbankan kesejahteraan rakyat. Mulai dari penundaan gaji ke-13 ASN hingga penolakan pinjaman luar negeri, semua langkah diambil dengan pertimbangan matang.
Bagi masyarakat, tetap memperhatikan perkembangan resmi dari instansi terkait agar tidak mudah terjebak informasi hoaks. Cek informasi bansos, harga BBM, dan kebijakan ekonomi lainnya secara berkala untuk tetap update dan terhindar dari dampak negatif perubahan ekonomi.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













