Perbankan

Permata Bank (BNLI) Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat di Tahun 2026 Meski Inklusi Keuangan Nasional Baru Capai 67 Persen

Danang Ismail
×

Permata Bank (BNLI) Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat di Tahun 2026 Meski Inklusi Keuangan Nasional Baru Capai 67 Persen

Sebarkan artikel ini
Permata Bank (BNLI) Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Syariah untuk Masyarakat di Tahun 2026 Meski Inklusi Keuangan Nasional Baru Capai 67 Persen

Permata Bank terus memperluas layanan syariahnya sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keuangan di . Meski pertumbuhan aset syariah mencapai Rp3.100 triliun di akhir 2025, angka inklusi masih terbilang rendah, yakni sekitar ,41 persen. Angka ini jauh di bawah rata-rata inklusi keuangan nasional, yang menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum terjangkau oleh layanan .

Salah satu upaya Permata Bank adalah melalui Unit Usaha Syariah (UUS) yang menawarkan berbagai solusi finansial berbasis prinsip syariah. Layanan ini tidak hanya ditujukan untuk kalangan tertentu, tetapi dirancang agar bisa dinikmati oleh semua kalangan, dari muda hingga tua. Dengan semangat “Syariah untuk Semua”, bank ini ingin menjadikan prinsip syariah sebagai pilihan inklusif yang sejalan dengan nilai-nilai amanah, keadilan, dan keberkahan.

Perluasan Layanan Syariah Permata Bank

Permata Bank memperkenalkan sejumlah layanan syariah yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial di berbagai fase kehidupan. Salah satunya adalah pembiayaan berbasis emas yang memungkinkan nasabah memiliki aset sejak awal masa pembiayaan. Produk ini menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan dan kepastian dalam berinvestasi.

Selain itu, layanan digital juga menjadi bagian penting dari pengembangan UUS Permata Bank. Nasabah bisa mengakses berbagai fitur perbankan syariah melalui aplikasi mobile banking, mulai dari pengelolaan tabungan hingga pengajuan pembiayaan. Integrasi ini memudahkan pengguna untuk mengelola keuangan secara mandiri dan transparan.

1. Pembiayaan Emas Syariah

Permata Bank menawarkan fasilitas pembiayaan emas yang memungkinkan nasabah langsung memiliki emas sejak awal masa pembiayaan. Produk ini dirancang untuk memberikan manfaat investasi sekaligus aksesibilitas finansial yang lebih luas.

Keunggulan dari layanan ini adalah cicilan yang fleksibel dan sesuai dengan prinsip syariah. Nasabah tidak hanya mendapatkan emas sebagai aset, tetapi juga bisa menggunakannya sebagai investasi jangka panjang yang relatif stabil.

2. Tabungan dan Investasi Digital

Melalui aplikasi mobile banking, nasabah bisa mengelola tabungan dan investasi syariah secara mandiri. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi, cek saldo, hingga mengajukan produk pembiayaan tanpa harus datang ke cabang.

Bank juga menyediakan berbagai edukasi yang membantu nasabah memahami prinsip syariah dan manfaat investasi. Ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat.

3. Solusi Pembiayaan untuk Kebutuhan Ibadah

Permata Bank menyediakan produk pembiayaan khusus untuk kebutuhan ibadah seperti haji dan umrah. Produk ini dirancang agar masyarakat bisa merencanakan keuangan dengan lebih baik dan mempersiapkan dana secara bertahap.

Dengan sistem cicilan yang transparan, nasabah bisa mengumpulkan dana secara konsisten tanpa merasa terbebani. Ini menjadi solusi praktis bagi keluarga yang ingin menjalankan ibadah dengan tenang dan terencana.

Peran Brand Ambassador dalam Mendorong Literasi Keuangan

Permata Bank juga melibatkan brand ambassador untuk menyebarkan pesan pentingnya literasi keuangan syariah. Morgan Oey, salah satu brand ambassador, menekankan bahwa sejak dini sangat penting untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat.

Menurutnya, layanan syariah bukanlah hal yang rumit atau eksklusif. Ia melihat bahwa produk syariah justru relevan untuk generasi muda karena mendorong pengelolaan keuangan yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

Atiqah Hasiholan, brand ambassador lainnya, menambahkan bahwa perencanaan keuangan memberikan rasa tenang tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk masa depan. Ia juga menekankan pentingnya persiapan finansial dalam menjalankan ibadah, seperti haji dan umrah.

Tantangan dan Peluang Inklusi Keuangan Syariah

Meski pertumbuhan industri keuangan syariah terus meningkat, tantangan dalam hal literasi dan inklusi masih menjadi kendala utama. Data OJK menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 43,42 persen. Ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami prinsip dan manfaat dari produk syariah.

Namun, hal ini juga membuka peluang besar bagi bank seperti Permata untuk terus mengembangkan layanan yang lebih inklusif dan mudah diakses. Dengan pendekatan digital dan edukasi yang tepat sasaran, bisa terus meningkat.

Perbandingan Produk Pembiayaan Syariah Permata Bank

Produk Fitur Utama Tenor Keunggulan
Pembiayaan Emas Cicilan fleksibel, langsung miliki emas 12–60 bulan Investasi stabil sejak awal pembiayaan
Tabungan Syariah Akses digital, bebas riba Mudah dikelola via mobile banking
Pembiayaan Ibadah Cicilan terencana, transparan Sesuai kebutuhan Persiapan dana haji/umrah bertahap

Tips Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah

  1. Ikuti Edukasi dari Bank
    Banyak bank, termasuk Permata, menyediakan materi edukasi digital yang bisa diakses kapan saja. Manfaatkan fitur ini untuk memahami prinsip dasar syariah.

  2. Mulai dengan Produk Sederhana
    Coba produk seperti tabungan syariah atau cicilan emas untuk memahami bagaimana sistem syariah bekerja dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Gunakan Aplikasi Mobile Banking
    Akses layanan syariah secara digital untuk mempermudah pengelolaan keuangan dan memantau transaksi secara real time.

  4. Rencanakan Keuangan Jangka Panjang
    Gunakan produk pembiayaan syariah untuk tujuan jangka panjang seperti ibadah atau investasi, agar lebih terencana dan tenang.

Permata Bank terus berkomitmen untuk memperluas akses layanan syariah yang inklusif dan mudah dimengerti. Dengan dukungan teknologi dan pendekatan yang humanis, bank ini ingin menjadikan prinsip syariah sebagai pilihan finansial yang relevan untuk semua kalangan.

Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi hingga April 2026. Informasi lebih lanjut dapat berubah seiring perkembangan kebijakan dan regulasi yang berlaku.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.