Nasional

Terminal Peti Kemas Jambi Alami Pertumbuhan Positif 15 Persen di Tahun 2026 Meski Distribusi Barang Terus Meningkat

Herdi Alif Al Hikam
×

Terminal Peti Kemas Jambi Alami Pertumbuhan Positif 15 Persen di Tahun 2026 Meski Distribusi Barang Terus Meningkat

Sebarkan artikel ini
Terminal Peti Kemas Jambi Alami Pertumbuhan Positif 15 Persen di Tahun 2026 Meski Distribusi Barang Terus Meningkat

Terminal Peti Kemas Jambi mencatatkan pertumbuhan positif menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Lonjakan aktivitas di wilayah tersebut mencerminkan semakin tingginya distribusi barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri menjelang momen besar.

Data operasional menunjukkan bahwa volume throughput mencapai 2.775 TEUs pada Maret 2026. Angka ini naik 22, persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencatat 2.265 TEUs. Peningkatan ini menjadi cerminan dari semakin dinamisnya mobilitas logistik di Jambi.

Faktor Pendorong Pertumbuhan Aktivitas Logistik

Pertumbuhan yang terjadi tidak lepas dari beberapa faktor utama. Mulai dari kondisi perdagangan luar negeri hingga peningkatan kebutuhan distribusi barang menjelang Lebaran. Semua elemen ini saling terhubung dan memperkuat peran IPC Terminal Petikemas sebagai pusat distribusi strategis.

1. Kondisi Perdagangan Luar Negeri yang Solid

Pada Januari 2026, nilai ekspor Provinsi Jambi tercatat sebesar $152,92 juta. Angka ini jauh melampaui impor yang hanya sebesar US$11,16 juta, sehingga menghasilkan surplus perdagangan yang cukup signifikan. Struktur ekspor yang didominasi komoditas seperti turunan kelapa sawit, karet, dan produk kehutanan menjadi pendorong utama aktivitas logistik.

2. Distribusi Barang Domestik yang Meningkat

Lonjakan throughput tidak hanya berasal dari ekspor. Volume petikemas domestik juga mengalami peningkatan, terutama dari distribusi komoditas seperti semen. Hal ini sejalan dengan semakin masifnya pembangunan infrastruktur di wilayah Jambi. Selain itu, pengiriman kebutuhan pokok seperti beras, tepung, serta produk dan minuman juga meningkat seiring permintaan menjelang Lebaran.

3. Permintaan Impor untuk Industri

Di sisi impor, aktivitas tetap menunjukkan tren positif. Mesin dan peralatan industri menjadi komoditas utama yang masuk ke terminal. Ini menunjukkan bahwa aktivitas produksi dan pembangunan di daerah ini tetap berjalan dengan baik. Kondisi ini pun mendorong kebutuhan akan logistik yang efisien dan andal.

Strategi IPC Terminal Petikemas Jambi Menghadapi Lonjakan Aktivitas

Untuk menjaga konsistensi di tengah lonjakan permintaan, IPC TPK Area Jambi telah mengambil beberapa strategis. Langkah-langkah ini dirancang untuk memastikan seluruh proses operasional berjalan lancar dan sesuai standar layanan yang tinggi.

1. Optimalisasi Peralatan Bongkar Muat

Terminal terus melakukan optimalisasi peralatan bongkar muat untuk mempercepat proses handling peti kemas. Dengan peralatan yang lebih efisien, waktu tunggu bisa ditekan dan throughput harian pun meningkat.

2. Peningkatan Kompetensi SDM

Sumber daya manusia menjadi salah satu elemen kunci dalam menjaga layanan. Oleh karena itu, pihak terminal melakukan peningkatan kompetensi secara berkala melalui pelatihan teknis dan simulasi operasional.

3. Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan

Kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri, pengirim, dan pemerintah daerah, turut memperkuat efisiensi operasional. Sinergi ini memastikan bahwa setiap proses logistik berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

Perbandingan Volume Throughput Terminal Peti Kemas Jambi

Berikut adalah perbandingan volume throughput pada Maret 2025 dan Maret 2026 untuk memberikan gambaran pertumbuhan yang terjadi:

Tahun Volume Throughput (TEUs) Kenaikan (%)
2025 2.265
2026 2.775 22,5%

Disclaimer: Data di atas bersifat estimasi berdasarkan laporan operasional internal dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi aktual di lapangan.

Peran Terminal Petikemas sebagai Enabler Pertumbuhan Ekonomi

Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyatakan bahwa terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat bongkar muat. Terminal juga menjadi enabler pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kesiapan layanan yang terus ditingkatkan, terminal berperan dalam memperkuat daya saing ekonomi lokal maupun nasional.

Pandangan ini sejalan dengan kenyataan bahwa sektor logistik kini menjadi tulang punggung distribusi barang. Terlebih di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar nasional seperti Idulfitri. Terminal Peti Kemas Jambi, dengan pertumbuhan positifnya, membuktikan bahwa infrastruktur logistik yang baik dapat mendorong secara keseluruhan.

Tren Logistik Jambi ke Depan

Dengan pertumbuhan yang konsisten, tren logistik di Jambi ke depan terlihat cukup menjanjikan. Terlebih jika melihat komitmen IPC TPK dalam menjaga kualitas layanan dan efisiensi operasional. Dengan infrastruktur yang terus dikembangkan dan SDM yang kompeten, terminal ini berpotensi menjadi salah satu pusat distribusi utama di Sumatera.

Momen menjelang Lebaran 2026 menjadi ujian sekaligus peluang bagi terminal untuk menunjukkan kapabilitasnya. Dengan catatan positif yang telah diraih, prospek ke depannya pun terlihat cerah.

Peningkatan arus peti kemas ini menjadi indikator kuat bahwa sektor logistik memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi barang menjelang momentum hari besar nasional.

Tags: industri logistik, pelindo

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.