Permintaan rumah memang sedang tidak sepanas dulu. Di kuartal I-2026, KB Bank mencatat perlambatan penyaluran KPR. Tren ini tidak terlepas dari melemahnya daya beli masyarakat yang terus tertekan oleh berbagai faktor ekonomi.
Bank yang berfokus pada layanan keuangan untuk masyarakat Korea di Indonesia ini mengakui bahwa pertumbuhan KPR-nya terbilang moderat. Meskipun begitu, pihak manajemen tetap optimis akan adanya pemulihan di kuartal berikutnya.
Penyebab Melambatnya Penyaluran KPR
Perlambatan penyaluran KPR KB Bank di awal tahun ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa faktor utama yang menyebabkannya.
1. Tekanan Daya Beli Masyarakat
Salah satu penyebab utama adalah melemahnya kemampuan masyarakat dalam membeli rumah. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan suku bunga acuan Bank Indonesia membuat masyarakat lebih hati-hati dalam mengajukan kredit.
2. Dominasi Pasar Sekunder
Permintaan KPR masih didominasi oleh pasar sekunder, seperti pembelian rumah bekas, take over, dan refinancing. Dari ketiganya, take over menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 71% dari total portofolio KPR.
3. Persaingan Semakin Ketat
Semakin banyaknya bank yang menawarkan produk KPR serupa membuat persaingan semakin ketat. KB Bank harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasarnya.
Strategi KB Bank Menghadapi Tantangan
Meski menghadapi tantangan, KB Bank tidak tinggal diam. Ada beberapa langkah strategis yang diambil untuk menjaga kesehatan portofolio dan meningkatkan daya saing.
1. Penguatan Proses Underwriting
KB Bank akan lebih selektif dalam menyalurkan KPR. Salah satu caranya adalah dengan memperkuat proses underwriting untuk meminimalkan risiko kredit bermasalah.
2. Kolaborasi dengan Mitra Strategis
Bank ini juga berencana mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti agen properti, pengembang, fintech, serta jaringan referral internal dan eksternal. Tujuannya adalah untuk memperluas sumber aplikasi kredit.
3. Peningkatan Kualitas Layanan
Dengan semakin ketatnya persaingan, KB Bank melihat ini sebagai peluang untuk meningkatkan nilai penawaran dan kualitas layanan bagi nasabah.
Target Kredit KB Bank di 2026
KB Bank menargetkan pertumbuhan kredit secara keseluruhan sebesar 12% hingga 15% pada tahun 2026. Untuk segmen KPR, target pertumbuhan ditetapkan sekitar 6% hingga 8% sepanjang tahun ini.
| Jenis Kredit | Target Pertumbuhan Tahun 2026 |
|---|---|
| Kredit Secara Keseluruhan | 12% – 15% |
| KPR | 6% – 8% |
Catatan: Target ini dapat berubah tergantung pada dinamika ekonomi makro dan kondisi pasar keuangan secara umum.
Perbandingan Portofolio KPR KB Bank
Portofolio KPR KB Bank saat ini masih didominasi oleh produk sekunder. Berikut adalah rincian komposisinya:
| Jenis KPR | Porsi (%) |
|---|---|
| Take Over | 71% |
| Pembelian Rumah Bekas | 18% |
| Refinancing | 11% |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa take over menjadi andalan utama dalam portofolio KPR KB Bank. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan rumah baru belum sepenuhnya pulih.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Tantangan yang dihadapi KB Bank memang nyata. Namun, bank ini juga melihat peluang di tengah kondisi tersebut. Dengan meningkatnya jumlah bank yang menawarkan produk KPR, KB Bank punya ruang untuk meningkatkan kualitas layanan dan menarik lebih banyak nasabah.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga diharapkan bisa membuka peluang baru dalam menyalurkan kredit. Apalagi dengan jaringan referral yang luas, potensi aplikasi kredit bisa meningkat secara signifikan.
Kesimpulan
Meskipun penyaluran KPR KB Bank melambat di kuartal I-2026, situasi ini tidak serta merta menandakan penurunan kinerja jangka panjang. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang luas, bank ini masih punya peluang untuk tumbuh di tengah tantangan.
Disclaimer: Data dan target yang disebutkan dalam artikel ini bersifat prediktif dan dapat berubah tergantung pada perkembangan ekonomi makro serta kebijakan internal perusahaan.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













