Finansial

Harga Saham Bank Besar Naik pada Penutupan Perdagangan Minggu Ini, Simak Prediksi Terkini dari Para Ahli untuk Tahun 2026

Danang Ismail
×

Harga Saham Bank Besar Naik pada Penutupan Perdagangan Minggu Ini, Simak Prediksi Terkini dari Para Ahli untuk Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Harga Saham Bank Besar Naik pada Penutupan Perdagangan Minggu Ini, Simak Prediksi Terkini dari Para Ahli untuk Tahun 2026

Saham big banks kembali menunjukkan performa positif menjelang akhir pekan ini. Di tengah modal yang terus berubah, saham- besar seperti BBRI, BBCA, BBNI, dan BMRI berhasil menguat. Pergerakan ini tidak lepas dari sentimen nilai tukar rupiah serta aktivitas asing yang mulai menunjukkan tanda-tanda akumulasi kembali.

Pekan ini, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatatkan kenaikan tertinggi di antara big banks lainnya. Sahamnya ditutup di level Rp 3.390 per saham, naik 2,11% dibandingkan pekan sebelumnya. BBCA menyusul dengan kenaikan 1,90%, ditutup di harga Rp 6.700. BBNI naik 0,81% ke level Rp 3.730, sementara BMRI naik tipis 0,43% ke Rp 4.670.

Faktor Pendorong Kenaikan Saham Big Banks

1. Tekanan Jual Asing yang Mereda

Salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan saham big banks adalah meredanya bersih dari investor asing. Pada perdagangan Jumat (10/4/2026), hampir seluruh big banks mencatat net buy dari asing, kecuali BBRI. Saham BBCA menjadi yang paling banyak dibeli, dengan nilai transaksi mencapai Rp 302 miliar.

2. Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Pergerakan nilai tukar rupiah juga turut mendukung penguatan saham big banks. Sebelumnya, tekanan terhadap rupiah sempat membuat harga saham big banks terkoreksi cukup dalam. Namun, dengan langkah-langkah Bank Indonesia dalam menjaga , investor asing mulai kembali optimistis terhadap pasar keuangan domestik.

Prediksi Analis Terhadap Saham Big Banks

1. Potensi Rebound Jika Rupiah Menguat

Senior Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, memperkirakan bahwa jika rupiah berhasil menguat kembali, saham big banks berpotensi mengalami rebound. Ia menilai bahwa pelemahan rupiah ke level Rp 17.100 per dolar seharusnya menjadi sinyal bagi BI untuk melakukan intervensi secara agresif.

2. Pengaruh Kebijakan Bank Indonesia

Langkah BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor asing. Jika BI dinilai cepat dan tanggap mengatasi pelemahan rupiah, investor asing akan mulai kembali mengakumulasi saham big banks.

Perbandingan Kenaikan Saham Big Banks Pekan Ini

Berikut adalah rincian kenaikan harga saham big banks selama sepekan terakhir:

Saham Harga Penutupan (Rp) Kenaikan Mingguan (%)
BBRI 3.390 2,11%
BBCA 6.700 1,90%
BBNI 3.730 0,81%
BMRI 4.670 0,43%

Catatan: Data bersifat simulatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.

Rekomendasi Investasi Saham Big Banks

1. Evaluasi Fundamental Emiten

Sebelum membeli saham big banks, penting untuk mengevaluasi kondisi fundamental emiten. Perhatikan laba bersih, , serta rasio keuangan seperti ROE dan NIM.

2. Perhatikan Sentimen Makroekonomi

Sentimen makroekonomi seperti kebijakan suku bunga BI, stabilitas nilai tukar, dan kondisi global sangat berpengaruh terhadap kinerja saham big banks. Investor perlu memantau perkembangan ini secara berkala.

3. Diversifikasi Portofolio

Meski big banks memiliki likuiditas tinggi, tetap disarankan untuk tidak memusatkan investasi hanya pada satu sektor. Diversifikasi portofolio dapat mengurangi risiko dan meningkatkan potensi return jangka panjang.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

1. Volatilitas Nilai Tukar

Nilai tukar rupiah yang fluktuatif bisa berdampak langsung pada kinerja big banks, terutama yang memiliki eksposur valas tinggi.

2. Perubahan Kebijakan Moneter

Perubahan kebijakan suku bunga atau dari BI dapat memengaruhi margin bunga dan profitabilitas bank.

3. Sentimen Investor Asing

Aktivitas jual-beli investor asing yang berlebihan dapat memicu volatilitas harga saham dalam jangka pendek.

Penutup

Penguatan saham big banks di akhir pekan ini menunjukkan bahwa investor mulai kembali percaya terhadap sektor perbankan. Namun, tetap perlu diingat bahwa investasi saham memiliki risiko. Evaluasi terhadap dan fundamental emiten sangat penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini bersifat simulatif dan hanya untuk tujuan edukasi. Nilai saham dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan faktor eksternal lainnya.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.