Pertamina kembali mencatatkan pencapaian gemilang dalam ajang Anugerah PROPER 2026. Perusahaan berhasil membawa pulang 14 penghargaan PROPER Emas dan 108 PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup. Raihan ini menjadikan Pertamina sebagai salah satu perusahaan dengan kontribusi lingkungan terbesar di Tanah Air.
Tak tanggung-tanggung, 14 penghargaan PROPER Emas yang diraih oleh Pertamina menyumbang sekitar 35 persen dari total 39 penghargaan Emas tingkat nasional. Sementara itu, dari total 243 PROPER Hijau nasional, Pertamina menyabet 108 di antaranya atau sekitar 44 persen. Angka ini menunjukkan bahwa komitmen lingkungan bukan sekadar retorika, tapi sudah menjadi bagian dari operasional sehari-hari.
Prestasi Lingkungan yang Menggema
Pencapaian ini tidak datang begitu saja. Butuh strategi jangka panjang, komitmen tinggi, dan sinergi lintas unit untuk mewujudkan visi bisnis yang ramah lingkungan. Di tengah tantangan transisi energi global, Pertamina membuktikan bahwa perusahaan energi bisa menjadi ujung tombak perubahan hijau.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, turut menerima penghargaan Green Leadership sebagai apresiasi atas kepemimpinan dalam pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan bisnis. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah strategis yang diambil Pertamina selama ini memberi dampak nyata.
Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyebut PROPER kini bukan sekadar alat ukur kepatuhan, tapi telah menjadi motor transformasi perusahaan. Ia menilai PROPER mendorong inovasi, efisiensi, dan kontribusi langsung kepada masyarakat.
1. Strategi Beyond Energy sebagai Fondasi Utama
Langkah-langkah konkret yang diambil Pertamina tidak lepas dari strategi jangka panjang yang dikenal dengan istilah "Beyond Energy". Ini adalah komitmen untuk tidak hanya bergerak di bidang energi konvensional, tetapi juga menjadi pelopor transisi energi hijau dan ekonomi sirkular.
Melalui strategi ini, Pertamina berupaya membangun sinergi antara pertumbuhan bisnis dan pelestarian lingkungan. Tujuannya jelas: menciptakan ketahanan energi nasional yang selaras dengan kelestarian alam.
2. Dekarbonisasi yang Naik Kelas
Salah satu pencapaian penting yang diraih adalah peningkatan dekarbonisasi sebesar tiga kali lipat. Ini sesuai dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup dalam Surat Keputusan Nomor 129 tahun 2025. Di sisi lain, Pertamina juga berhasil meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan hingga dua kali lipat.
Peningkatan ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada efisiensi energi, tetapi juga mempercepat adopsi sumber energi bersih. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar menuju target Net Zero Emission 2060.
3. Inovasi Sosial yang Menyentuh Masyarakat
Selain pencapaian lingkungan, Pertamina juga terus menggelar inovasi sosial di berbagai lini operasi. Inisiatif ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satunya adalah program Desa Energi Berdikari (DEB) yang kini telah tersebar di 252 desa di seluruh Indonesia.
Program DEB mengintegrasikan energi terbarukan dengan ekonomi sirkular. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam pemanfaatan sumber energi lokal seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya, instalasi metana, dan biogas. Hasilnya, usaha masyarakat berkembang, dan ketahanan ekonomi lokal semakin kuat.
4. Pelestarian Lingkungan yang Berkelanjutan
Di bidang lingkungan, Pertamina telah melakukan konservasi terhadap 248 spesies fauna dan 300 spesies flora. Perusahaan juga menanam sebanyak 9 juta pohon dan mengelola sampah di 151 lokasi program. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya peduli pada bisnis, tapi juga pada masa depan planet ini.
5. Dampak Ekonomi yang Dirasakan Langsung
Pertamina juga membantu pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan ekonomi. Melalui berbagai program, perusahaan telah meningkatkan omzet nilai cipta ekonomi hingga Rp500 miliar per tahun. Manfaat ini dirasakan oleh lebih dari 140 ribu orang di berbagai wilayah Indonesia.
Capaian PROPER 2026 dalam Angka
Berikut adalah rincian capaian PROPER 2026 yang diraih oleh Pertamina:
| Kategori | Jumlah Raihan | Persentase Nasional |
|---|---|---|
| PROPER Emas | 14 | 35% |
| PROPER Hijau | 108 | 44% |
| Total Nasional | 282 | – |
Menuju Visi Indonesia Emas 2045
Langkah-langkah yang diambil Pertamina hari ini adalah fondasi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Dengan semangat kebersamaan, Pertamina menjadi katalisator dalam mewujudkan visi Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Melalui filosofi Beyond Energy, Pertamina membuktikan bahwa kemajuan bisnis dan kelestarian alam bisa berjalan seiring. Transisi energi bukan lagi pilihan, tapi tanggung jawab moral yang diemban dengan keyakinan penuh.
Komitmen Jangka Panjang Menuju Keberlanjutan
Pertamina terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Semua upaya ini dilakukan dengan menerapkan prinsip-prinsip ESG di seluruh lini bisnis dan operasi. Koordinasi dengan berbagai pihak terus digalakkan agar hasilnya bisa dirasakan secara luas.
Dengan pencapaian PROPER 2026, Pertamina sekali lagi membuktikan bahwa perusahaan energi nasional bisa menjadi pemimpin dalam transisi energi hijau. Langkah-langkah strategis terus diambil untuk mempercepat transformasi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan informasi resmi yang dirilis pada April 2026. Informasi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan kebijakan dan kondisi lapangan.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













