PT Mitra Stania Prima (MSP), anak usaha Arsari Tambang, kembali mencatatkan prestasi di ranah pengelolaan lingkungan. Perusahaan ini dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Proper Emas dan Green PROPER Leadership oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dua penghargaan bergengsi ini menjadi apresiasi atas komitmen MSP dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di area operasional smelter.
Langkah strategis MSP tidak hanya berhenti di pencapaian saat ini. Perusahaan menargetkan penerapan 100 persen energi terbarukan di fasilitas smelting pada tahun depan. Sebuah ambisi yang menunjukkan keseriusan dalam mendukung transisi energi hijau dan menjaga kelestarian lingkungan.
Komitmen Kuat Terhadap Lingkungan
Pencapaian Proper Emas yang diraih MSP bukan datang begitu saja. Ini merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen tinggi terhadap prinsip pengelolaan lingkungan yang baik. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki kinerja luar biasa dalam aspek pengelolaan limbah, emisi, serta dampak lingkungan lainnya.
Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa perubahan yang dirasakan masyarakat setempat cukup signifikan. Kualitas udara di sekitar lokasi operasional MSP terus membaik. Ini adalah salah satu dampak nyata dari upaya perusahaan dalam mencapai target net zero emission.
1. Peningkatan Kualitas Udara
Salah satu pencapaian utama MSP adalah penurunan emisi gas rumah kaca. Langkah-langkah yang diambil antara lain:
- Optimasi sistem kontrol debu
- Pemasangan scrubber di cerobong industri
- Peralihan ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan
2. Pengelolaan Limbah yang Efektif
Selain emisi, pengelolaan limbah juga menjadi fokus utama. MSP menerapkan sistem daur ulang internal dan kolaborasi dengan mitra pengolah limbah terpercaya. Hal ini memastikan limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan.
Roadmap Menuju 100% Renewable Energy
Target besar MSP ke depan adalah penerapan energi terbarukan secara penuh di smelter. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan operasional yang ramah lingkungan.
1. Evaluasi Infrastruktur Energi Saat Ini
Sebelum pindah ke energi terbarukan sepenuhnya, MSP melakukan audit menyeluruh terhadap sistem energi yang digunakan saat ini. Tujuannya untuk memetakan potensi dan tantangan dalam proses transisi.
2. Integrasi Teknologi Solar dan Biomassa
MSP berencana memanfaatkan panel surya dan biomassa sebagai sumber energi utama. Kedua sumber ini dipilih karena tersedia melimpah di sekitar lokasi operasional serta memiliki jejak karbon yang rendah.
3. Kolaborasi dengan Penyedia Energi Hijau
Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan penyedia energi terbarukan untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan. Ini penting mengingat kebutuhan energi smelter yang cukup tinggi.
4. Uji Coba Skala Pilot
Sebelum implementasi penuh, MSP akan menjalani tahap uji coba skala kecil. Proses ini dilakukan untuk memastikan efisiensi teknologi dan minim risiko gangguan terhadap produksi.
Ekspansi Komitmen ke Sektor Hulu
Capaian di sektor hilir tidak membuat MSP berpuas diri. Perusahaan juga bergerak ke arah hulu, yaitu aktivitas pertambangan. Unit tambang MSP telah meraih Proper Hijau, dan kini sedang berusaha naik ke level Emas.
1. Elektrifikasi Alat Berat
Langkah konkret yang diambil adalah mengganti alat berat konvensional dengan versi elektrik. Alat berat nol emisi ini akan mengurangi penggunaan BBM serta emisi CO2.
2. Pemanfaatan Teknologi Nol Emisi
Seluruh proses produksi tambang direncanakan akan menggunakan teknologi ramah lingkungan. Mulai dari eksplorasi hingga pengangkutan material.
3. Peningkatan Kapasitas SDM
Pelatihan dan edukasi menjadi fokus utama agar seluruh karyawan memahami pentingnya menjaga lingkungan. MSP percaya bahwa SDM yang sadar lingkungan adalah kunci keberhasilan program ini.
Integritas sebagai Fondasi Utama
Menurut Aryo, semua pencapaian ini tidak lepas dari prinsip integritas yang dijunjung tinggi oleh MSP. Bukan sekadar demi penghargaan, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Integritas ini tercermin dalam setiap keputusan strategis yang diambil. Mulai dari pemilihan teknologi, pengadaan energi, hingga pengelolaan limbah. Semua dilakukan dengan prinsip keberlanjutan dan kehati-hatian.
Tabel Perbandingan Capaian Lingkungan MSP
| Aspek | Sebelum 2024 | Target 2026 |
|---|---|---|
| Penggunaan Energi Terbarukan | 40% | 100% |
| Emisi CO2 | 5 ton/tahun | <1 ton/tahun |
| Status Proper | Hijau | Emas |
| Jenis Alat Berat | Diesel | Listrik/Hibrida |
| Pengelolaan Limbah | Daur ulang parsial | Daur ulang penuh |
Disclaimer
Data dan target yang disebutkan dalam artikel ini bersifat prediktif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada regulasi, kondisi pasar, serta faktor eksternal lainnya. Informasi ini dimaksudkan sebagai gambaran umum rencana dan pencapaian perusahaan MSP.
Langkah MSP menuju 100 persen energi terbarukan menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan. Bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga investasi masa depan yang bertanggung jawab. Dengan visi jangka panjang dan eksekusi yang konsisten, MSP membuktikan bahwa bisnis bisa berjalan menguntungkan sekaligus ramah lingkungan.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













