Perbankan

BCA Siapkan Dana dan Dorong Mahasiswa Wujudkan Desa Wisata Mandiri Tahun 2026

Danang Ismail
×

BCA Siapkan Dana dan Dorong Mahasiswa Wujudkan Desa Wisata Mandiri Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
BCA Siapkan Dana dan Dorong Mahasiswa Wujudkan Desa Wisata Mandiri Tahun 2026

BCA kembali menggelar program Genera-Z Berbakti sebagai wujud komitmen dalam mendukung pengembangan melalui kontribusi nyata mahasiswa. Program ini memberi kesempatan bagi kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengusulkan ide inovatif yang dapat diimplementasikan langsung di lokasi-lokasi desa wisata binaan Bakti BCA.

Tak hanya sekadar kegiatan , Genera-Z Berbakti hadir sebagai sarana nyata untuk mendorong antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Melalui program ini, BCA ingin menumbuhkan nilai kepemimpinan, kreativitas, serta kepedulian sosial pada yang akan menjadi pemimpin masa depan.

Program Genera-Z Berbakti: Mendorong Inovasi Mahasiswa untuk Desa Wisata

Program ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2025 dan sukses melibatkan empat perguruan tinggi terpilih. Masing-masing tim pemenang menjalani program pengabdian selama satu bulan di desa wisata binaan, lengkap dengan pendampingan serta pendanaan dari BCA.

Tahun ini, Genera-Z Berbakti kembali hadir dengan format yang lebih terstruktur. Empat kelompok mahasiswa akan dipilih sebagai pemenang. Mereka akan mendapatkan pendanaan, pelatihan, dan pendampingan selama menjalankan program pengabdian selama satu bulan di lokasi desa wisata yang telah ditentukan.

Selain itu, satu kelompok terbaik akan mendapatkan apresiasi tambahan berupa dukungan hingga ratusan juta rupiah serta sertifikat resmi dari BCA. Ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi terbaik dalam pengembangan desa wisata.

1. Syarat dan Ketentuan Umum Peserta

Sebelum mengajukan proposal, penting untuk memahami dan ketentuan yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan administrasi. Berikut adalah syarat utama yang harus dipenuhi oleh setiap kelompok peserta:

  1. Setiap kelompok terdiri dari 10 hingga 12 mahasiswa dari berbagai program studi atau fakultas.
  2. Calon peserta wajib berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kemendikti Saintek, , atau lembaga negara lainnya.
  3. Peserta dapat memilih maksimal dua isu dalam proposal yang diajukan.
  4. Program terbuka bagi mahasiswa tingkat Diploma III, Sarjana Terapan, atau Sarjana.

2. Isu yang Dapat Dipilih dalam Proposal

Genera-Z Berbakti memberi keleluasaan kepada peserta untuk memilih isu yang relevan dengan pengembangan desa wisata. Berikut adalah isu-isu yang dapat diangkat dalam proposal:

  1. Pariwisata Berkelanjutan
  2. Pengembangan UMKM
  3. Pendidikan
  4. Lingkungan
  5. Budaya

Pemilihan isu ini menjadi dasar dalam penyusunan rencana kerja yang akan dijalankan selama program berlangsung. Kreativitas dan relevansi isu sangat menentukan nilai tambah proposal.

Lokasi Desa Wisata yang Tersedia

Peserta dapat memilih salah satu dari empat desa wisata berikut sebagai lokasi pelaksanaan program:

  • Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung
  • Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat
  • Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah
  • Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon, Sulawesi Utara

Setiap lokasi memiliki karakteristik unik yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program pengabdian. Pemilihan lokasi juga harus disesuaikan dengan isu yang diangkat dalam proposal.

3. Tahapan Pelaksanaan Program

Genera-Z Berbakti memiliki rangkaian kegiatan yang terstruktur untuk memastikan program berjalan efektif dan efisien. Berikut adalah tahapan utama dalam pelaksanaan program:

  1. Pendaftaran: Dibuka hingga 24 April 2026.
  2. Pengumuman Finalis: 30 April 2026.
  3. Penjurian Finalis: 16-17 Mei 2026.
  4. Pengumuman Pemenang: Setelah penjurian selesai.
  5. Bootcamp dan Pelepasan: Pekan pertama Juli 2026.
  6. Pelaksanaan Program: 1 Juli hingga 6 Agustus 2026.
  7. Laporan dan Presentasi Akhir: Pekan kedua Agustus 2026.

Setiap tahapan dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik bagi peserta serta memastikan dampak nyata bagi masyarakat desa wisata.

4. Tips Menyusun Proposal yang Menarik

Menyusun proposal yang baik dan menarik adalah kunci utama untuk lolos seleksi. Berikut beberapa yang bisa diikuti:

  1. Klarifikasi Isu: Jelaskan dengan jelas isu yang diangkat dan relevansinya dengan lokasi desa wisata.
  2. Solusi Inovatif: Usulkan solusi yang kreatif, berbasis teknologi, dan dapat diimplementasikan secara nyata.
  3. Kolaborasi Lintas Disiplin: Manfaatkan keberagaman keahlian anggota kelompok untuk memperkaya isi proposal.
  4. Rencana Kerja yang Realistis: Sertakan timeline dan anggaran yang jelas serta sesuai dengan durasi program.
  5. Dampak Jangka Panjang: Tunjukkan bagaimana program ini dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Proposal yang baik bukan hanya menarik secara isi, tapi juga mudah dipahami dan memiliki nilai implementasi tinggi.

Jadwal Lengkap Program Genera-Z Berbakti 2026

Berikut adalah jadwal lengkap pelaksanaan program Genera-Z Berbakti 2026:

Tahapan Tanggal
Pendaftaran dibuka 1 April 2026
Batas akhir pendaftaran 24 April 2026
Pengumuman finalis 30 April 2026
Penjurian finalis 16-17 Mei 2026
Pengumuman pemenang Mei 2026
Bootcamp dan pelepasan Pekan pertama Juli 2026
Pelaksanaan program 1 Juli – 6 Agustus 2026
Laporan dan presentasi akhir Pekan kedua Agustus 2026

Jadwal ini penting untuk diperhatikan agar setiap kelompok dapat mempersiapkan diri dengan baik dan tidak melewatkan tahapan penting.

Dukungan yang Diberikan BCA kepada Peserta

BCA tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga berbagai bentuk dukungan lainnya untuk memastikan program berjalan sukses. Dukungan tersebut meliputi:

  • Pendampingan dari tim profesional BCA dan mitra desa wisata
  • Pelatihan khusus sebelum pelaksanaan program
  • Akses ke jaringan mitra pengembang desa wisata
  • Sertifikat resmi bagi kelompok pemenang
  • Apresiasi tambahan berupa dana pendukung untuk kelompok terbaik

Dengan dukungan ini, diharapkan peserta dapat lebih maksimal dalam menjalankan program dan menciptakan dampak nyata di lokasi.

Data Statistik Program Tahun Lalu

Pada tahun pertama pelaksanaan, Genera-Z Berbakti berhasil menarik minat lebih dari 250 perguruan tinggi dari berbagai wilayah, baik dalam maupun luar negeri. Empat perguruan tinggi terpilih yang berhasil menjalankan program antara lain:

Perguruan Tinggi Lokasi Desa Wisata
Universitas Indonesia (UI) Desa Wisata Situs Gunung Padang
Universitas Lampung (UNILA) Desa Wisata Kreatif Terong
Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Desa Wisata Kakaskasen Dua
Universitas Gadjah Mada (UGM) Desa Wisata Patakbanteng

Keempat tim ini berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan desa wisata masing-masing, baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun pelestarian budaya.

Mengapa Genera-Z Berbakti Layak Diikuti?

Program ini bukan sekadar ajang pengabdian masyarakat. Ini adalah kesempatan langka bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, membangun jejaring, dan memberikan dampak nyata. Selain itu, pengalaman ini juga bisa menjadi portofolio berharga dalam dunia kerja di masa depan.

Dengan pendampingan profesional dan dukungan dana dari BCA, peserta bisa fokus pada implementasi ide tanpa khawatir soal logistik atau pendanaan. Inilah yang membuat program ini berbeda dari kegiatan KKN biasa.

Kesimpulan

Genera-Z Berbakti 2026 adalah ajang berharga bagi mahasiswa yang ingin berkontribusi langsung dalam pengembangan desa wisata. Dengan dukungan dari BCA, baik dari segi pendanaan maupun pendampingan, program ini menawarkan pengalaman nyata dalam menciptakan dampak sosial positif.

Bagi mahasiswa yang tertarik, penting untuk segera menyiapkan proposal terbaik dan memanfaatkan kesempatan ini sebelum batas waktu berakhir.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk informasi resmi dan terbaru, silakan kunjungi situs resmi BCA di bca.id/generazberbakti.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.