Sejak beberapa waktu lalu, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan kini memiliki kemudahan baru dalam berbelanja. Mereka bisa menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran di berbagai tempat, terutama di area wisata dan pusat perbelanjaan populer. Ini merupakan langkah nyata dalam memperlancar transaksi digital lintas negara, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi wisatawan untuk menikmati pengalaman belanja yang praktis dan aman.
QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard sendiri sudah dikenal luas di Indonesia sebagai alat pembayaran digital yang terintegrasi. Kini, sistem ini mulai diterima di berbagai negara, termasuk Korea Selatan, sebagai bagian dari upaya globalisasi ekosistem pembayaran non-tunai. Bagi para pelancong, ini berarti tidak perlu lagi repot menukarkan uang terlalu banyak atau membawa kartu kredit yang mungkin terkena biaya tambahan.
Bagaimana QRIS Bisa Digunakan di Korea Selatan?
Penggunaan QRIS di luar negeri bukan berarti langsung bisa digunakan begitu saja. Ada beberapa langkah dan syarat yang perlu dipenuhi agar pembayaran ini berjalan lancar. Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Pastikan Dompet Digital Mendukung Fitur Internasional
Tidak semua e-wallet di Indonesia bisa digunakan untuk transaksi di luar negeri. Pengguna perlu memastikan bahwa aplikasi yang digunakan sudah mendukung transaksi internasional dan bekerja sama dengan penyedia layanan pembayaran di Korea Selatan. Beberapa dompet digital yang sudah bekerja sama dengan mitra internasional antara lain DANA, OVO, dan LinkAja.
2. Aktifkan Fitur Roaming atau International Payment
Setelah memastikan aplikasi mendukung transaksi internasional, pengguna perlu mengaktifkan fitur khusus seperti "roaming payment" atau "international payment" di pengaturan aplikasi. Fitur ini biasanya terletak di menu pengaturan atau keamanan, dan bisa diaktifkan dengan mudah.
3. Pastikan Saldo Cukup dan Ada Koneksi Internet
Sebelum berangkat, pastikan saldo dalam dompet digital mencukupi. Selain itu, koneksi internet yang stabil juga diperlukan saat melakukan pembayaran agar proses scan QRIS berjalan mulus. Jika berada di area dengan sinyal lemah, sebaiknya hindari transaksi digital untuk menghindari kegagalan pembayaran.
Tempat-Tempat yang Mendukung QRIS di Korea Selatan
Tidak semua toko atau restoran di Korea Selatan menerima QRIS, tapi beberapa area wisata dan pusat perbelanjaan besar sudah mulai mengadopsi sistem ini. Berikut adalah beberapa tempat populer yang bisa jadi referensi:
Myeongdong dan Hongdae
Kedua area ini sangat populer di kalangan wisatawan, terutama anak muda. Di sini, banyak toko fashion, restoran, dan kafe yang sudah mulai menerima pembayaran QRIS melalui kerja sama dengan mitra lokal.
Duty Free Shop di Bandara Incheon
Bandara Incheon, sebagai gerbang utama wisatawan ke Korea Selatan, juga telah memfasilitasi pembayaran QRIS di beberapa toko duty free. Ini sangat membantu wisatawan yang ingin belanja produk impor dengan harga lebih murah.
Restoran dan Kafe di Itaewon
Itaewon dikenal sebagai kawasan yang ramah terhadap wisatawan internasional. Banyak restoran dan kafe di sini sudah menyediakan QRIS sebagai pilihan pembayaran, terutama yang memiliki pelanggan internasional tetap.
Keuntungan Menggunakan QRIS saat Wisata ke Korea Selatan
Menggunakan QRIS saat berwisata ke luar negeri memiliki sejumlah keuntungan yang membuat perjalanan lebih praktis dan hemat.
Pertama, tidak perlu membawa terlalu banyak uang tunai. Ini mengurangi risiko kehilangan uang atau terkena biaya penukaran yang mahal. Kedua, proses transaksi lebih cepat karena tidak perlu menunggu kartu diproses atau uang dikembalikan.
Selain itu, pengguna juga bisa melihat riwayat transaksi secara real time di aplikasi dompet digital mereka. Ini memudahkan dalam pengelolaan pengeluaran selama perjalanan.
Kendala dan Hal yang Perlu Diwaspadai
Meski praktis, penggunaan QRIS di luar negeri juga memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan tempat yang menerima pembayaran ini. Tidak semua pedagang di Korea Selatan siap menerima QRIS, terutama di area yang kurang sering dikunjungi wisatawan internasional.
Selain itu, ada potensi biaya tambahan yang mungkin muncul, seperti biaya transaksi internasional atau kurs yang berbeda dari nilai asli barang. Pengguna disarankan untuk mengecek kebijakan biaya dari dompet digital yang digunakan sebelum berangkat.
Tips Aman saat Menggunakan QRIS di Luar Negeri
Untuk memastikan pengalaman berbelanja tetap aman dan nyaman, ada beberapa tips yang bisa diikuti:
- Selalu pastikan koneksi internet aman dan gunakan jaringan pribadi atau hotspot tepercaya.
- Hindari menggunakan QRIS di tempat yang tidak dikenal atau minim pencahayaan.
- Simpan salinan riwayat transaksi sebagai bukti jika terjadi kendala.
- Jika memungkinkan, gunakan kartu cadangan atau uang tunai sebagai alternatif.
Perbandingan Biaya Transaksi QRIS di Luar Negeri
Berikut adalah estimasi biaya transaksi yang mungkin dikenakan saat menggunakan QRIS di Korea Selatan berdasarkan beberapa dompet digital populer:
| Dompet Digital | Biaya Transaksi Internasional | Catatan Tambahan |
|---|---|---|
| DANA | 0.7% per transaksi | Berlaku untuk merchant mitra |
| OVO | 1% per transaksi | Dikenakan jika melebihi batas bulanan |
| LinkAja | 0.5% per transaksi | Hanya berlaku untuk transaksi di merchant tertentu |
Disclaimer: Biaya dan kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan untuk mengecek informasi terbaru di aplikasi masing-masing.
Kesimpulan
QRIS kini menjadi salah satu solusi pembayaran digital yang semakin mendunia. Bagi wisatawan Indonesia, kehadiran fitur ini di Korea Selatan membuka kemudahan baru dalam berbelanja dan bertransaksi. Meski masih dalam tahap pengembangan, penggunaan QRIS secara bertahap mulai diterima di berbagai lokasi strategis.
Dengan persiapan yang tepat dan pemahaman terhadap cara kerja sistem ini, perjalanan ke luar negeri bisa jadi lebih ringan dan praktis. Jadi, selain kamera dan pakaian, jangan lupa juga bawa dompet digital yang siap digunakan secara internasional.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













