Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu resmi menjalin kerja sama yang diharapkan bisa memperkuat etika penyelenggaraan pemilu di Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, tapi langkah konkret untuk menjaga integritas demokrasi di tingkat lokal.
Kemitraan ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua DKPP Heddy Lugito dan Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir. Acara berlangsung di Gedung Rektorat UIN Datokarama dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan DKPP serta pejabat kampus.
Ruang Lingkup Kerja Sama yang Luas
Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang, terutama dalam rangka mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Fokusnya bukan hanya pada pendidikan dan pengajaran, tapi juga pada penelitian, pengabdian masyarakat, dan peningkatan integritas penyelenggaraan pemilu.
1. Riset dan Penelitian Bersama
Salah satu poin penting dalam MoU ini adalah kolaborasi dalam bidang riset dan penelitian. UIN Datokarama akan bekerja sama dengan DKPP untuk menghasilkan kajian ilmiah terkait penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
2. Forum Ilmiah dan Seminar
Kampus dan lembaga negara ini akan menggelar forum ilmiah secara berkala. Tujuannya untuk membuka ruang diskusi akademis sekaligus edukasi masyarakat tentang pentingnya etika dalam pemilu.
3. Program Magang dan Praktik Kerja
Mahasiswa diberi kesempatan untuk magang di DKPP. Ini adalah langkah nyata untuk membekali generasi muda dengan pemahaman langsung tentang tata kelola demokrasi yang baik.
4. Narasumber dan Pengajar Tamu
DKPP akan mengirimkan pejabatnya sebagai narasumber di berbagai kegiatan akademik di UIN Datokarama. Sebaliknya, akademisi juga bisa berkontribusi di forum-forum DKPP.
5. Pemanfaatan Sarana dan Prasarana
Kerja sama ini juga mencakup pemanfaatan fasilitas pendukung, baik dari kampus maupun lembaga pengawas pemilu, untuk kegiatan edukasi dan pelatihan.
Sinergi untuk Menguatkan Demokrasi
Kolaborasi ini hadir sebagai jawaban atas tantangan demokrasi yang semakin kompleks. Di tengah maraknya hoaks politik dan polarisasi masyarakat, penting untuk melibatkan dunia pendidikan dalam menjaga etika penyelenggaraan pemilu.
UIN Datokarama, sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, dinilai memiliki peran strategis. Kampus ini tidak hanya mencetak lulusan profesional, tapi juga warga negara yang sadar akan pentingnya integritas dalam berdemokrasi.
Peran Kampus dalam Mengedukasi Masyarakat
Rektor UIN Datokarama, Profesor Lukman Thahir, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dalam mengedukasi masyarakat. Terutama soal pentingnya menjaga etika politik agar tidak tercemar oleh praktik-praktik yang merusak demokrasi.
Kampus, menurutnya, harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur demokrasi. Kolaborasi dengan DKPP ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.
Manfaat Jangka Panjang
Kerja sama ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tapi juga dampak jangka panjang. Dengan melibatkan mahasiswa dan akademisi, diharapkan akan lahir generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga etika dalam berpolitik.
Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang untuk pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan demokrasi saat ini. Kajian tentang penyelenggaraan pemilu bisa menjadi bagian dari pembelajaran akademik yang lebih mendalam.
Tantangan dan Harapan
Tentu saja, kolaborasi ini tidak akan berjalan mulus tanpa tantangan. Perbedaan budaya organisasi antara lembaga negara dan perguruan tinggi bisa menjadi hambatan. Namun, dengan niat baik dan komunikasi yang terbuka, semua itu bisa diatasi.
Yang jelas, kolaborasi ini membuka peluang besar untuk membangun sistem pemilu yang lebih transparan dan akuntabel. Terutama di wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki dinamika politik yang cukup kompleks.
Tabel Perbandingan Sebelum dan Sesudah Kolaborasi
| Aspek | Sebelum Kolaborasi | Setelah Kolaborasi |
|---|---|---|
| Keterlibatan Akademisi | Terbatas | Aktif dalam forum dan riset |
| Edukasi Masyarakat | Minim fokus | Terprogram dan terjadwal |
| Riset Pemilu | Kurang terkoordinasi | Terintegrasi dengan DKPP |
| Keterlibatan Mahasiswa | Tidak ada saluran resmi | Bisa magang dan belajar langsung |
| Penyelenggaraan Pemilu | Didominasi birokrasi | Lebih transparan dan akuntabel |
Kesimpulan
Kerja sama antara DKPP dan UIN Datokarama adalah langkah strategis dalam memperkuat sistem demokrasi di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini tidak hanya soal tanda tangan, tapi tentang komitmen bersama untuk menjaga etika penyelenggaraan pemilu.
Dengan melibatkan dunia pendidikan, diharapkan akan lahir generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur demokrasi. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat valid hingga April 2026. Perubahan kebijakan atau dinamika organisasi ke depannya bisa memengaruhi pelaksanaan kerja sama ini.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













