Perbankan

Maybank Indonesia Dorong Pertumbuhan Green Financing dengan Capaian Menjanjikan pada 2026

Herdi Alif Al Hikam
×

Maybank Indonesia Dorong Pertumbuhan Green Financing dengan Capaian Menjanjikan pada 2026

Sebarkan artikel ini
Maybank Indonesia Dorong Pertumbuhan Green Financing dengan Capaian Menjanjikan pada 2026

Pada tahun 2025, Maybank Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan dalam penyaluran pembiayaan berkelanjutan. Capaian ini menunjukkan kuat bank dalam mendukung transisi ekonomi rendah karbon di Air. Mobilisasi dana mencapai Rp8,24 triliun, naik 92,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini sejalan dengan Maybank Group dalam mempercepat pengembangan keuangan berkelanjutan. Sejak 2021 hingga akhir 2025, total dana yang telah disalurkan mencapai Rp17,31 triliun. Angka ini mencerminkan konkret dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan nasional dan global.

Fokus Utama pada Sektor Hijau

Maybank Indonesia menempatkan transportasi ramah lingkungan sebagai pilar utama dalam strategi pembiayaan hijaunya. Pada tahun 2025, sektor ini menyumbang hingga Rp4,6 triliun dari total penyaluran. Lonjakan ini terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap kendaraan listrik dan hibrida.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyampaikan bahwa peningkatan ini merupakan bagian dari komitmen bank dalam mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik nasional. Tidak hanya kendaraan itu sendiri, Maybank juga mendukung rantai nilai pendukungnya, termasuk infrastruktur dan terkait.

1. Pembiayaan Kendaraan Listrik dan Hibrida

Maybank Finance (MIF) dan WOM Finance menjadi garda depan dalam memberikan solusi pembiayaan kendaraan listrik. Produk yang ditawarkan mencakup baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Ini menjadi salah satu langkah konkret untuk mendorong adopsi kendaraan berkelanjutan di kalangan masyarakat.

2. Pengembangan Infrastruktur Pendukung

Selain pembiayaan kendaraan, Maybank juga menyalurkan dana untuk pengembangan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian listrik. Ini menjadi bagian penting dalam mempercepat transisi ekosistem transportasi hijau di Indonesia.

Diversifikasi Sektor Pembiayaan Berkelanjutan

Tidak hanya transportasi, Maybank Indonesia juga menyalurkan dana ke sektor-sektor lain yang mendukung transisi energi dan pengelolaan . Diversifikasi ini menunjukkan bahwa bank tidak hanya fokus pada satu sektor, tapi berkomitmen untuk membangun ekonomi berkelanjutan secara menyeluruh.

3. Energi Terbarukan

Pada tahun 2025, Maybank menyalurkan dana sebesar Rp315 miliar untuk proyek-proyek energi terbarukan. Ini mencakup investasi pada pembangkit listrik berbasis tenaga surya dan angin, yang menjadi bagian dari upaya pengurangan emisi karbon nasional.

4. Pengelolaan Lahan dan Sumber Daya Alam

Maybank juga menyalurkan dana sebesar Rp500 miliar untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan secara berkelanjutan. Ini termasuk proyek restorasi lahan gambut dan pengembangan pertanian berbasis lingkungan.

Instrumen Keuangan Berkelanjutan

Selain pembiayaan langsung, Maybank Indonesia juga aktif menggunakan instrumen keuangan berkelanjutan. Ini mencakup berbagai produk yang dirancang untuk menarik investor yang peduli terhadap dampak lingkungan.

5. Green Bonds dan Sukuk

Pada tahun 2025, Maybank menerbitkan Green Bonds dan Sukuk senilai Rp1,5 triliun. Dana ini dialokasikan untuk proyek-proyek hijau yang sesuai dengan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan global. Emiten ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas untuk proyek-proyek ramah lingkungan.

6. Sustainability-Linked Financing

Selain itu, Maybank juga memperluas penggunaan Sustainability-Linked Financing mencapai Rp1,1 triliun. Instrumen ini memberikan insentif bagi perusahaan yang memiliki target kinerja lingkungan yang jelas. Ini menjadi cara efektif untuk mendorong korporasi bergerak ke arah yang lebih berkelanjutan.

Perbandingan Capaian Pembiayaan Berkelanjutan Maybank Indonesia (2021–2025)

Tahun Total Pembiayaan (Rp triliun) Kenaikan YoY (%)
2021 1,2
2022 2,5 108,3
2023 3,8 52,0
2024 4,3 13,2
2025 8,24 92,9

Catatan: Data di atas merupakan hasil akumulasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan internal dan regulasi yang berlaku.

Tantangan dan Prospek Ke Depan

Meskipun pencapaian pada 2025 sangat positif, tantangan tetap ada. Regulasi yang terus berkembang, permintaan pasar yang dinamis, dan kebutuhan adaptasi teknologi menjadi tantangan tersendiri. Namun, Maybank Indonesia tampak siap menghadapi ini dengan terus memperbarui strategi dan pendekatannya.

7. Penguatan Kerja Sama Strategis

Maybank terus memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan organisasi internasional. Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam mempercepat realisasi proyek-proyek berkelanjutan.

8. Edukasi dan Literasi Keuangan Hijau

Bank juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat dan mengenai manfaat dan cara mengakses pembiayaan berkelanjutan. Ini menjadi langkah penting dalam memperluas basis pengguna layanan keuangan hijau.

Penutup

Akselerasi pembiayaan berkelanjutan yang dicatat Maybank Indonesia pada 2025 menunjukkan bahwa bank tidak hanya fokus pada profit, tapi juga dampak lingkungan. Dengan pendekatan yang dan strategis, Maybank menjadi salah satu aktor penting dalam transisi ekonomi rendah karbon di Indonesia.

Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat akumulatif dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kebijakan internal dan regulasi yang berlaku.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.