BTN terus menunjukkan performa solid di ranah digital banking lewat pengembangan superapp bale by BTN. Aplikasi ini bukan sekadar platform transaksi biasa, tapi sudah menjadi bagian dari ekosistem finansial yang menyeluruh. Dari jumlah pengguna hingga nilai transaksi, bale by BTN mencatatkan pertumbuhan yang cukup impresif sepanjang 2025.
Peningkatan ini sejalan dengan visi BTN untuk terus bertransformasi dan lebih dekat dengan kebutuhan nasabah sehari-hari. Tidak hanya sebagai bank penyedia pinjaman, BTN ingin hadir sebagai mitra finansial yang aktif mendampingi nasabah dalam berbagai aspek kehidupan.
Pertumbuhan Pengguna dan Transaksi yang Menjanjikan
Dalam setahun terakhir, jumlah pengguna bale by BTN melonjak dari 1,8 juta menjadi lebih dari 3,6 juta, atau naik hingga 102 persen. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin tertarik dengan layanan digital yang praktis dan terintegrasi.
- Peningkatan jumlah pengguna mencerminkan adopsi yang tinggi terhadap layanan digital BTN.
- Transaksi aktif juga meningkat dari 1,2 miliar menjadi lebih dari 2,2 miliar transaksi, naik sekitar 79 persen secara tahunan.
Tidak hanya jumlah transaksi, nilai transaksi pun naik dari Rp80 triliun pada 2024 menjadi lebih dari Rp101 triliun di 2025, atau tumbuh 25 persen year-on-year. Ini menunjukkan bahwa pengguna tidak hanya aktif, tapi juga melakukan transaksi bernilai tinggi melalui platform ini.
Kontribusi terhadap Dana Murah dan Saldo Nasabah
Salah satu dampak nyata dari keberhasilan bale by BTN adalah kontribusinya terhadap penghimpunan dana murah. Dana Pihak Ketiga (DPK) retail yang dikumpulkan melalui bale naik dari Rp17 triliun menjadi Rp21,63 triliun pada 2025.
Nasabah pengguna bale juga memiliki rata-rata saldo yang jauh lebih tinggi dibandingkan non-user, yaitu sekitar 6,4 kali lipat. Ini menjadikan bale sebagai salah satu pendorong utama peningkatan CASA (Current Account and Savings Account) BTN.
- Saldo rata-rata nasabah bale lebih tinggi, menunjukkan loyalitas dan intensitas penggunaan.
- Peningkatan DPK retail melalui bale memperkuat posisi likuiditas bank.
Ekosistem bale by BTN yang Semakin Luas
BTN tidak hanya mengembangkan aplikasi sebagai alat transaksi. Melalui bale by BTN, bank ini membangun ekosistem digital yang saling terhubung dan mendukung berbagai kebutuhan pengguna.
Beberapa layanan yang sudah terintegrasi dalam ekosistem bale antara lain:
- bale Properti: Platform untuk transaksi properti.
- bale Merchant: Solusi pembayaran dan promosi untuk pelaku usaha.
- bale Bisnis: Dukungan finansial dan layanan khusus UMKM.
- bale Agen: Jaringan agen digital yang membantu masyarakat di daerah.
- bale Community: Ruang interaksi dan edukasi keuangan.
- Integrasi layanan dalam satu platform memudahkan pengguna mengakses berbagai kebutuhan finansial.
- Pengembangan ekosistem ini memperkuat posisi BTN sebagai bank digital yang komprehensif.
bale Wisata, Solusi Perjalanan Nasabah
BTN juga meluncurkan bale Wisata, sebuah layanan yang memungkinkan pengguna memesan tiket transportasi, destinasi wisata, dan akomodasi hotel dalam satu platform. Ini adalah langkah strategis untuk menjangkau segmen nasabah yang lebih luas, terutama generasi muda dan traveler.
- Kemudahan akses dalam satu aplikasi membuat perjalanan lebih praktis.
- Pengalaman terintegrasi memperkuat daya tarik bale sebagai superapp.
Target dan Rencana Pengembangan ke Depan
Memasuki tahun 2026, BTN menargetkan jumlah pengguna bale by BTN mencapai lebih dari 6 juta user. Untuk mencapai target ini, BTN akan mengembangkan lebih dari 68 fitur baru serta melakukan penyempurnaan layanan agar pengalaman pengguna semakin baik.
Selain itu, BTN juga akan memperkuat program akuisisi dan engagement melalui berbagai kolaborasi, termasuk:
- Kerja sama dengan merchant dan pelaku industri lifestyle.
- Penyelenggaraan event nasional seperti Indonesia Coffee Expo 2026 melalui inisiatif bale Ngopi.
- Pengembangan fitur baru akan meningkatkan fungsionalitas aplikasi.
- Program engagement seperti event dan kolaborasi memperkuat keterlibatan pengguna.
Tabel Perkembangan bale by BTN (2024–2025)
| Indikator | 2024 | 2025 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Jumlah Pengguna | 1,8 juta | 3,6 juta | 102% |
| Jumlah Transaksi | 1,2 miliar | 2,2 miliar | 79% |
| Nilai Transaksi | Rp80 triliun | Rp101 triliun | 25% |
| DPK Retail via bale | Rp17 triliun | Rp21,63 triliun | 27,2% |
Disclaimer
Data dan target yang disebutkan dalam artikel ini bersifat sesuai dengan informasi resmi BTN per Maret 2026. Angka dan rencana ke depan dapat berubah seiring dengan dinamika pasar dan strategi perusahaan.
BTN terus membuktikan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, tapi kebutuhan untuk tetap relevan dan memberi nilai lebih bagi nasabah. Dengan bale by BTN, bank ini tidak hanya bertransformasi sebagai lembaga keuangan, tapi juga sebagai ekosistem digital yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













