Finansial

BNI Sekuritas Resmi Jadi Mitra Distribusi SR024 dengan Periode Penawaran Sampai 15 April Mendatang

Rista Wulandari
×

BNI Sekuritas Resmi Jadi Mitra Distribusi SR024 dengan Periode Penawaran Sampai 15 April Mendatang

Sebarkan artikel ini
BNI Sekuritas Resmi Jadi Mitra Distribusi SR024 dengan Periode Penawaran Sampai 15 April Mendatang

BNI Sekuritas resmi menjadi mitra distribusi Sukuk Negara Ritel seri SR024 yang ditawarkan hingga 15 April 2026. Produk ini hadir sebagai alternatif investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, menarik bagi kalangan investor yang mencari instrumen halal dan aman.

Sukuk SR024 tersedia dalam dua pilihan tenor, yaitu tahun dan 5 tahun. Investor bisa memilih sesuai dengan keuangan dan toleransi risiko masing-masing. Dengan imbal hasil tetap dan jaminan pemerintah, produk ini menawarkan kepastian yang menarik di tengah ketidakpastian pasar.

Detail Penawaran SR024

1. Periode Penawaran dan Tenor

Penawaran Sukuk Ritel SR024 dimulai pada 6 hingga 15 April 2026. Ada dua seri yang ditawarkan:

  • SR024-T3: Jatuh tempo 10 Oktober 2029 ()
  • SR024-T5: Jatuh tempo 10 Oktober 2031 (tenor 5 tahun)

2. Imbal Hasil dan Pembayaran Kupon

Imbal hasil yang ditawarkan cukup kompetitif:

  • SR024-T3: 5,55% per tahun
  • SR024-T5: 5,90% per tahun

Kupon pertama akan dibayarkan pada 10 Mei 2026. Selanjutnya, pembayaran dilakukan setiap tanggal 10 .

3. Nilai Minimum dan Maksimum Investasi

Investasi bisa dimulai dari Rp1 juta. Namun, ada batas maksimum yang berbeda untuk masing-masing seri:

  • SR024-T3: Maksimal Rp5 miliar
  • SR024-T5: Maksimal Rp10 miliar

Cara Beli SR024 via BNI Sekuritas

Investor bisa membeli Sukuk Ritel ini langsung melalui aplikasi New BIONS by BNI Sekuritas. Prosesnya cukup mudah dan praktis.

1. Buka Aplikasi New BIONS

Pastikan aplikasi sudah terinstal dan akun sudah aktif.

2. Pilih Menu Pendapatan Tetap

Masuk ke bagian "Fixed Income" dan pilih SBN (Surat Berharga Negara).

3. Ikuti Panduan IPO

Pilih menu IPO, lalu klik "Register" atau "Daftar".

4. Konfirmasi Syarat dan Ketentuan

Centang kotak persetujuan dan klik "Setuju" untuk melanjutkan pembelian.

Keunggulan Investasi SR024

Produk ini menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya layak masuk ke . Pertama, imbal hasil tetap memberikan kepastian pendapatan. Kedua, risiko sangat rendah karena dijamin oleh negara.

Selain itu, SR024 juga bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Ini memberikan fleksibilitas bagi investor yang ingin menjual sebelum jatuh tempo.

Target Investor

SR024 cocok untuk investor konservatif yang ingin menempatkan dana dengan risiko rendah namun imbal hasil lebih tinggi dari deposito. Produk ini juga ideal untuk investor syariah yang mencari instrumen halal.

Pertimbangan Sebelum Investasi

Sebelum membeli, penting untuk memahami dan tujuan investasi. Meski aman, Sukuk Ritel ini tidak sepenuhnya bebas risiko likuiditas. Investor juga perlu memperhatikan tenor dan kebutuhan dana jangka panjang.

Perbandingan SR024 dengan Instrumen Lain

Instrumen Investasi Imbal Hasil (Per Tahun) Jangka Waktu Risiko
SR024-T3 5,55% 3 tahun Rendah
SR024-T5 5,90% 5 tahun Rendah
Deposito 5,00% – 5,50% 1 – 12 bulan Rendah
Reksa Dana Pasar Uang 4,50% – 5,00% Fleksibel Rendah – Sedang

Disclaimer

Data dan informasi terkait Sukuk Ritel SR024 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah dan kondisi pasar. Sebaiknya selalu informasi resmi dari BNI Sekuritas atau Kementerian Keuangan untuk pembaruan terkini.

Investasi selalu melibatkan risiko. Sebelum memutuskan, pastikan untuk memahami kondisi dan konsultasi dengan ahli keuangan jika diperlukan.

Penutup

SR024 hadir sebagai instrumen yang menyeimbangkan antara keamanan, imbal hasil, dan fleksibilitas. Dengan proses pembelian yang mudah melalui aplikasi New BIONS, investor bisa langsung memanfaatkan peluang ini selama masa penawaran masih berlangsung hingga 15 April 2026.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.