Ilustrasi emas Antam. Foto: dok Istimewa.
Harga emas Antam terpantau stagnan di hari perdagangan Selasa, 24 Maret 2026. Meski begitu, harga buyback-nya justru anjlok hingga Rp80 ribu. Sementara itu, harga minyak dunia juga terjun bebas setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap infrastruktur Iran. Kabar ini jelas memberi angin lega bagi pasar yang sempat cemas akan eskalasi konflik.
Berita ekonomi lainnya juga menarik perhatian, mulai dari harga emas Pegadaian yang turun signifikan, hingga lonjakan harga perak murni Antam. Dengan situasi seperti ini, investor dan masyarakat kembali memperhatikan pergerakan logam mulia dan komoditas energi secara lebih serius.
Harga Emas Antam dan Perak Hari Ini
Pergerakan harga emas Antam hari ini tidak menunjukkan perubahan berarti. Namun, di balik angka yang terlihat tenang, ada gejolak di segmen buyback yang justru melemah cukup dalam. Sementara itu, harga perak justru melonjak, menunjukkan bahwa tidak semua logam mulia bergerak sejalan.
1. Harga Emas Antam Stagnan, Tapi Buyback Anjlok
Harga emas batangan Antam yang dijual di Butik Emas Antam tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Namun, harga buyback-nya mengalami penurunan tajam hingga Rp80 ribu. Ini bisa menjadi perhatian bagi pemilik emas batangan yang ingin menjual kembali investasinya.
2. Harga Emas Pegadaian Turun Signifikan
Berbeda dengan Antam, harga emas di Pegadaian mengalami penurunan di hampir semua jenis produknya. Penurunan ini bisa dipicu oleh pergerakan harga emas dunia yang belum stabil, serta sentimen pasar yang masih terpengaruh oleh ketidakpastian geopolitik.
3. Harga Perak Antam Naik Tajam
Harga perak murni Antam mencatatkan kenaikan ke level Rp44.450 per gram. Lonjakan ini menunjukkan bahwa investor mungkin mulai melirik perak sebagai alternatif investasi yang lebih murah namun tetap menjanjikan.
Harga Emas dan Minyak Dunia
Sementara di pasar global, harga emas dunia mulai pulih meski masih berada di bawah tekanan. Di sisi lain, harga minyak dunia justru anjlok setelah Presiden AS menunda rencana serangan terhadap Iran. Kabar ini memberi dampak besar pada ekspektasi inflasi dan kebijakan moneter global.
1. Emas Dunia Mulai Pulih, tapi Masih Tertekan
Harga emas dunia sempat terkoreksi tajam karena sentimen hawkish dari bank sentral. Namun, harapan de-escalasi konflik Timur Tengah memberi sedikit optimisme. Meski begitu, ekspektasi kenaikan suku bunga masih menjadi beban di pasar logam mulia ini.
2. Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah Kabar dari Trump
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa AS dan Iran telah melakukan pembicaraan yang produktif. Ia juga menunda rencana serangan terhadap infrastruktur listrik Iran. Kabar ini langsung membuat harga minyak berjangka anjlok di perdagangan Senin waktu setempat.
Perbandingan Harga Emas dan Perak Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas dan perak dari Antam dan Pegadaian pada Selasa, 24 Maret 2026:
| Jenis Investasi | Harga Jual (Rp/gram) | Harga Buyback (Rp/gram) |
|---|---|---|
| Emas Antam | 1.200.000 | 1.120.000 |
| Emas Pegadaian | 1.190.000 | 1.110.000 |
| Perak Antam | 44.450 | 42.000 |
Catatan: Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga
Pergerakan harga emas, perak, dan minyak dunia tidak pernah berdiri sendiri. Ada beberapa faktor besar yang memengaruhi tren harga di pasar global dan lokal.
1. Sentimen Geopolitik
Ketegangan di Timur Tengah selalu jadi pemicu volatilitas pasar. Namun, kabar baik dari Presiden Trump membuat investor sedikit lega dan tidak lagi memborong emas sebagai safe haven.
2. Kebijakan Moneter Global
Bank sentral dunia, terutama The Fed, masih dianggap akan menaikkan suku bunga. Hal ini membuat emas yang tidak memberikan yield jadi kurang menarik.
3. Permintaan Investasi dan Konsumsi
Permintaan emas di Indonesia masih cukup tinggi, terutama menjelang musim haji dan liburan. Namun, harga buyback yang anjlok bisa membuat investor ragu untuk menjual.
Tips untuk Investor Emas dan Minyak
Investasi logam mulia dan energi memang menjanjikan, tapi juga penuh risiko. Berikut beberapa tips yang bisa jadi pertimbangan:
- Jangan terlalu fokus pada harga jual saja, perhatikan juga harga buyback.
- Selalu cek sentimen geopolitik karena bisa memengaruhi harga dalam waktu singkat.
- Diversifikasi portofolio agar tidak terlalu terpapar pada satu jenis aset saja.
- Gunakan data historis untuk melihat pola pergerakan harga.
Penutup
Harga emas Antam yang stagnan namun buyback-nya anjlok, serta harga minyak dunia yang terjun bebas, menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase ketidakpastian. Investor perlu waspada dan terus memantau perkembangan baik di pasar lokal maupun global agar bisa mengambil keputusan yang tepat.
Disclaimer: Data harga dan kondisi pasar dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan sebagai saran investasi.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













