Finansial

Saham Bank Besar Mengalami Pemulihan pada Sesi Perdagangan Selasa 17 Maret 2026

Herdi Alif Al Hikam
×

Saham Bank Besar Mengalami Pemulihan pada Sesi Perdagangan Selasa 17 Maret 2026

Sebarkan artikel ini
Saham Bank Besar Mengalami Pemulihan pada Sesi Perdagangan Selasa 17 Maret 2026

Setelah beberapa pekan terpuruk, saham big banks akhirnya menunjukkan tanda-tanda pemulihan di perdagangan Selasa (17/3/2026). Tiga dari empat saham bank besar mencatatkan , memberikan angin segar di tengah ketidakpastian pasar yang masih tinggi. Pergerakan ini tidak datang dari nowhere—ada sejumlah faktor fundamental dan teknis yang mulai mengubah sentimen investor.

Perbankan besar seperti BNI (BBNI), Mandiri (BMRI), dan BCA (BBCA) menjadi pendorong utama penguatan ini. Meski begitu, BRI () masih berada di zona netral, menunggu momentum lebih kuat untuk ikut bergerak. Kenaikan ini terjadi setelah sejumlah langkah strategis diambil oleh emiten-emiten ini, termasuk program buyback yang mulai menunjukkan positif.

Apa yang Terjadi di Perdagangan Selasa?

Perdagangan Selasa (17/3) menjadi titik balik penting bagi sebagian besar saham perbankan besar. Investor mulai kembali memandang positif terhadap sektor ini, terutama setelah beberapa bank mengumumkan langkah-langkah antisipatif seperti .

1. BBNI Naik 1,62% Usai Buyback Diumumkan

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi salah satu penguat terbesar di antara big banks. Sahamnya ditutup di level Rp 4.390 per saham, naik 1,62% dari sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan ekspektasi pasar setelah bank tersebut mengumumkan rencana buyback beberapa pekan lalu.

2. BMRI Naik Tipis di Rp 4.730

Bank Mandiri (BMRI) juga ikut menghijau, meski kenaikannya terbilang moderat. Sahamnya ditutup di Rp 4.730, naik 0,64%. Sebelumnya, saham ini sempat menyentuh level Rp 4.780 di pertengahan sesi, menunjukkan bahwa ada minat beli yang cukup kuat dari investor institusional.

3. BBCA Naik 0,37%, Stabil Sepanjang Hari

Bank Central Asia (BBCA) ditutup di harga Rp 6.775, naik 0,37%. Meski tidak terlalu signifikan, pergerakan saham ini tetap stabil sepanjang hari, menunjukkan bahwa investor tidak terlalu panik meski masih dalam kondisi koreksi pasar.

4. BBRI Tetap di Level Rp 3.480

Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) masih berada di posisi stagnan. Sahamnya ditutup di level yang sama dengan perdagangan sebelumnya, yaitu Rp 3.480. Meski belum bergerak, ini bisa menjadi peluang bagi investor jangka panjang yang melihat valuasi BBRI masih menarik.

Apa yang Mendorong Pemulihan Saham Big Banks?

Pemulihan ini tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor yang mulai mengubah arah pergerakan saham big banks, baik dari sisi makro maupun mikro. Berikut penjabarannya:

1. Buyback Saham Jadi Sentimen Positif

Langkah buyback yang dilakukan oleh beberapa big banks menjadi katalis utama penguatan. Buyback tidak hanya mengurangi jumlah saham beredar, tapi juga menunjukkan bahwa percaya pada valuasi perusahaan saat ini. Investor pun melihatnya sebagai sinyal kuat untuk kembali masuk pasar.

2. Fundamental Perbankan Masih Kuat

Meski pasar sempat pesimistis, fundamental perbankan besar masih terjaga. Rasio kesehatan bank, yang stabil, dan pertumbuhan kredit yang terkendali menjadi alasan kuat mengapa investor kembali tertarik. Apalagi, saat ini banyak analis menilai bahwa saham bank sedang dalam posisi undervalued.

3. Momentum Lebaran Dorong Akumulasi Saham

2026, banyak investor mulai menggunakan dana THR untuk akumulasi saham. Saham perbankan, dengan yield yang menarik dan likuiditas tinggi, menjadi pilihan utama. Ini juga sejalan dengan tren historis bahwa sektor biasanya lebih aktif menjelang libur panjang.

Rekomendasi Analis untuk Saham Big Banks

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, memberikan pandangan optimistis terhadap sektor perbankan. Menurutnya, meskipun sempat tertekan, big banks tetap memiliki daya tarik jangka panjang. Ia juga memberikan target harga sebagai referensi bagi investor.

Target Harga Saham Big Banks

Saham Target Harga (Rp)
BBCA 10.200
BMRI 7.200
BBNI 5.800
BBRI 6.000

Investor jangka panjang disarankan untuk mempertimbangkan penahanan saham hingga mencapai target tersebut. Namun, tetap perlu waspada terhadap volatilitas pasar yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Perbandingan Kinerja Saham Big Banks

Untuk melihat lebih jelas bagaimana kinerja masing-masing bank, berikut adalah perbandingan harga penutupan dan persentase kenaikan pada Selasa (17/3/2026):

Saham Harga Penutupan (Rp) Kenaikan (%)
BBNI 4.390 1,62%
BMRI 4.730 0,64%
BBCA 6.775 0,37%
BBRI 3.480 0,00%

Dari tabel di atas, terlihat bahwa BBNI menjadi yang paling agresif naik, sementara BBRI masih menunggu momentum lebih kuat.

Apa Kata Ahli Soal Prospek Saham Big Banks?

Menurut Muhammad Wafi, investor tidak perlu terlalu khawatir dengan fluktuasi jangka pendek. Ia menilai bahwa sektor perbankan masih memiliki potensi untuk tumbuh, terutama dengan adanya dorongan dari aktivitas ekonomi menjelang Lebaran dan konsumsi masyarakat.

“Kenaikan volume akibat tingginya konsumsi masyarakat dan perputaran uang THR dapat menjadi katalis penguat saham di momen Lebaran,” ujar Wafi.

Disclaimer

Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada dinamika pasar. Target harga dan rekomendasi bersifat subjektif dan merupakan pandangan dari analis terkait. Investasi selalu melibatkan risiko, termasuk risiko kehilangan modal. Harap lakukan analisis mandiri atau konsultasi dengan profesional sebelum membuat keputusan investasi.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.