Nasional

Apakah Tunjangan Hari Raya Hanya Dikenal di Indonesia? Simak Sejarah dan Praktiknya di Negara Lain

Herdi Alif Al Hikam
×

Apakah Tunjangan Hari Raya Hanya Dikenal di Indonesia? Simak Sejarah dan Praktiknya di Negara Lain

Sebarkan artikel ini
Apakah Tunjangan Hari Raya Hanya Dikenal di Indonesia? Simak Sejarah dan Praktiknya di Negara Lain

Tradisi Tunjangan Hari Raya (THR) memang identik dengan perayaan Idulfitri di Indonesia. Tapi, jangan salah, konsep memberi tunjangan tambahan kepada pekerja menjelang momen besar ternyata bukan hanya milik Tanah Air. Banyak negara di dunia juga punya serupa, meski bentuk dan penamaannya berbeda.

Menariknya, sistem ini bukan sekadar tradisi budaya semata. Dalam banyak kasus, tunjangan ini juga diatur secara hukum dan menjadi bagian dari sistem ketenagakerjaan. Jadi, THR bukan hanya ada di Indonesia, tapi juga versi-versi lokalnya tersebar di berbagai belahan dunia.

Konsep THR dan Tradisi Bonus Tahunan di Dunia

Di Indonesia, THR mulai diperkenalkan saat Kabinet Soekiman Wirjosandjojo pada tahun 1950-an. Awalnya, tunjangan ini hanya untuk pegawai negeri sipil (ASN) sebagai bentuk apresiasi menjelang Idulfitri. Seiring waktu, THR menjadi hak semua pekerja, termasuk swasta, dan diatur dalam peraturan ketenagakerjaan.

Namun, memberi bonus atau tunjangan akhir tahun bukanlah hal asing di negara lain. Banyak negara memiliki sistem serupa, meski tidak selalu terkait dengan perayaan . Umumnya, tunjangan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja tahunan dan untuk membantu masyarakat saat liburan akhir tahun.

Setiap negara punya caranya sendiri dalam memberikan tunjangan ini. Ada yang wajib, ada yang opsional, dan ada juga yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi atau budaya lokal. Yang jelas, tujuannya sama: meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Negara-Negara dengan Tunjangan Mirip THR

Berikut ini beberapa negara yang memiliki tunjangan atau bonus tahunan serupa dengan THR. Meski tidak selalu terkait dengan Idulfitri, bentuknya cukup mirip dalam hal penambahan penghasilan menjelang momen penting.

1. Filipina: 13th Month Pay

Di Filipina, setiap berhak atas "13th Month Pay". Ini adalah tunjangan wajib yang setara dengan gaji satu bulan penuh, yang biasanya dibayarkan sebelum Desember.

Tunjangan ini berlaku untuk semua pekerja, baik di sektor publik maupun swasta. Besarnya tunjangan ini dihitung dari total gaji selama setahun, kemudian dibagi 12 bulan.

Detail Tunjangan Keterangan
Nama Tunjangan 13th Month Pay
Waktu Sebelum Desember
Penerima Semua karyawan tetap
Dasar Perhitungan Total gaji tahunan dibagi 12
Hukum Wajib berdasarkan Presidential Decree No. 851

2. Brasil: Décimo Terceiro Salário

Brasil juga punya sistem serupa bernama "Décimo Terceiro Salário" atau gaji ke-13. Tunjangan ini wajib diberikan kepada semua pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Pembayaran dilakukan dalam dua tahap. Setengah dibayarkan sebelum Juli, dan sisanya sebelum Desember. Besarnya tunjangan ini adalah satu bulan gaji penuh.

Detail Tunjangan Keterangan
Nama Tunjangan Décimo Terceiro Salário
Waktu Pembayaran Juli (50%) dan Desember (50%)
Penerima Semua pekerja formal dan informal
Dasar Perhitungan Gaji penuh satu bulan
Status Hukum Diatur dalam CLT (Consolidação das Leis do Trabalho)

3. Prancis: Prime de Noël

Di Prancis, tunjangan akhir tahun dikenal sebagai "Prime de Noël" atau bonus Natal. Namun, tunjangan ini tidak wajib dan biasanya diberikan kepada kelompok pekerja berpenghasilan rendah.

Pemerintah Prancis memberikan subsidi untuk tunjangan ini, terutama kepada pekerja yang terdaftar dalam program bantuan sosial. Besarnya bervariasi, tapi biasanya sekitar 150 hingga 200 euro.

Detail Tunjangan Keterangan
Nama Tunjangan Prime de Noël
Waktu Pembayaran Desember
Penerima Pekerja berpenghasilan rendah
Dasar Perhitungan Bantuan pemerintah
Status Hukum Tidak wajib, bersifat subsidi

4. Jerman: Weihnachtsgeld

Di Jerman, banyak perusahaan memberikan "Weihnachtsgeld" atau gaji Natal. Ini bukan tunjangan wajib secara hukum, tapi sudah menjadi tradisi di banyak perusahaan besar.

Biasanya, tunjangan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi akhir tahun. Besarnya bervariasi, tergantung kebijakan perusahaan dan kinerja karyawan.

Detail Tunjangan Keterangan
Nama Tunjangan Weihnachtsgeld
Waktu Pembayaran November atau Desember
Penerima Karyawan perusahaan tertentu
Dasar Perhitungan Kebijakan internal perusahaan
Status Hukum Tidak wajib

5. Italia: Tredicesima

Italia memiliki "Tredicesima", yaitu gaji ke-13 yang dibayarkan setiap Desember. Sama seperti di Brasil, tunjangan ini dihitung dari total gaji tahunan dibagi dua belas.

Namun, tidak semua pekerja mendapatkannya. Biasanya hanya untuk pekerja dengan kontrak tetap dan sudah bekerja selama setahun penuh.

Detail Tunjangan Keterangan
Nama Tunjangan Tredicesima
Waktu Pembayaran Desember
Penerima Pekerja kontrak tetap
Dasar Perhitungan Gaji tahunan dibagi 12
Status Hukum Diatur dalam

Perbedaan THR dengan Tunjangan di Negara Lain

Meski terdengar mirip, THR di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri. Pertama, THR sangat terkait dengan Idulfitri dan nilai-nilai keagamaan serta sosial. Kedua, THR di Indonesia diatur secara hukum dan wajib dibayarkan oleh semua perusahaan.

Di negara lain, tunjangan semacam ini lebih bersifat opsional atau hanya untuk kelompok tertentu. Ada juga yang terkait dengan Natal atau Tahun Baru, bukan Idulfitri.

Mengapa THR Masih Relevan?

THR bukan hanya soal uang. Ini juga simbol penghargaan dan kepedulian terhadap kesejahteraan pekerja. Di tengah , THR menjadi salah satu bentuk dukungan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, THR juga berdampak positif pada aktivitas ekonomi menjelang . Banyak sektor mengalami lonjakan karena THR yang masuk ke kantong pekerja.

Disclaimer

Data dan informasi tentang tunjangan di berbagai negara bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah setempat. Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia hingga Mei 2025 dan dimaksudkan untuk tujuan edukasi serta perbandingan kebijakan ketenagakerjaan secara global.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.