Perbankan

Nilai Tukar Dolar AS di Bank BCA, BRI, Mandiri, dan BNI pada 4 Maret 2025 Saat Rupiah Melemah

Retno Ayuningrum
×

Nilai Tukar Dolar AS di Bank BCA, BRI, Mandiri, dan BNI pada 4 Maret 2025 Saat Rupiah Melemah

Sebarkan artikel ini
Nilai Tukar Dolar AS di Bank BCA, BRI, Mandiri, dan BNI pada 4 Maret 2025 Saat Rupiah Melemah

Rupiah kembali terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 4 . Pagi ini, nilai tukarnya dibuka di level Rp16.916 per dolar AS, melemah sekitar 44 poin basis dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan dari eskalasi ketegangan geopolitik global serta sentimen investor yang masih waspada.

Tak hanya rupiah, sejumlah mata uang Asia juga mengalami depresiasi. Dolar Singapura, Peso Filipina, hingga Rupee India tercatat melemah. Meski begitu, ada pengecualian seperti Won dan Yen Jepang yang justru menguat. Dinamika ini menunjukkan bahwa pasar sedang mencerna berbagai isu global, terutama terkait ketidakpastian akibat konflik di .

Kondisi Rupiah dan Dolar AS Hari Ini

Rupiah yang tertekan pagi ini mencerminkan dominasi dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dolar terus menjadi mata uang safe haven pilihan investor ketika situasi global memanas. Kenaikan harga minyak akibat serangan Israel ke Lebanon dan balasan Iran ke energi Teluk Persia semakin memperkuat tekanan pada mata uang-mata uang berkembang, termasuk rupiah.

Indeks dolar AS pun menguat ke level 99,19, naik 0,14%. Penguatan ini diperkuat oleh ekspektasi bahwa The Fed mungkin akan tetap agresif dalam kebijakan suku bunga. Investor pun menahan diri dan lebih memilih dolar sebagai yang lebih aman.

Di sisi domestik, Badan Pusat Statistik mencatat surplus neraca dagang sebesar US$0,95 miliar pada Januari 2026. Ini merupakan surplus ke-69 berturut-turut. Namun, defisit di sektor migas masih menjadi penghambat, mencatatkan defisit US$2,27 miliar karena impor minyak mentah dan BBM.

Kurs Dolar AS di Empat Bank Besar Indonesia

Berikut adalah rincian kurs dolar AS hari ini di empat besar Indonesia: BCA, , Mandiri, dan BNI. Kurs yang ditampilkan adalah berdasarkan e-rate, TT counter, dan bank notes. Perlu dicatat bahwa kurs ini bisa berbeda antarbank dan berlaku pada waktu tertentu saja.

1. Kurs Dolar AS di BCA Hari Ini

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menetapkan kurs dolar AS pagi ini sebagai berikut:

  • E-rate: Beli Rp16.901, Jual Rp16.921
  • TT Counter: Beli Rp16.745, Jual Rp17.045
  • Bank Notes: Beli Rp16.745, Jual Rp17.045

BCA yang dikenal sebagai bank swasta terbesar di Indonesia menawarkan selisih yang cukup ketat antara kurs beli dan jual pada e-rate. Namun, untuk transaksi tunai, selisihnya cukup signifikan.

2. Kurs Dolar AS di BRI Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan kurs berikut:

  • E-rate: Beli Rp16.898, Jual Rp16.925
  • TT Counter: Beli Rp16.820, Jual Rp17.020

BRI sebagai bank pelat merah tetap menjaga konsistensi dalam penawaran kurs. E-rate-nya relatif kompetitif, meski selisih dengan TT counter cukup lebar.

3. Kurs Dolar AS di Bank Mandiri Hari Ini

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyajikan beberapa jenis kurs:

  • Special Rate: Beli Rp16.920, Jual Rp16.950
  • TT Counter: Beli Rp16.650, Jual Rp16.950
  • Bank Notes: Beli Rp16.720, Jual Rp17.020

Bank dengan logo pita emas ini menawarkan harga jual yang sama untuk special rate dan TT counter, tetapi harga beli yang sangat berbeda. Ini bisa menjadi pertimbangan penting bagi nasabah yang ingin menukar uang.

4. Kurs Dolar AS di BNI Hari Ini

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menetapkan:

  • Special Rate: Beli Rp16.899, Jual Rp16.919
  • TT Counter & Bank Notes: Beli Rp16.705, Jual Rp17.005

BNI menawarkan e-rate yang cukup kompetitif. Namun, untuk transaksi tunai, selisih antara beli dan jual cukup besar, mirip dengan bank lainnya.

Faktor yang Mempengaruhi Kurs Dolar AS Hari Ini

1. Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah

Konflik antara Israel dan Iran kembali memanas. Serangan Israel ke Lebanon dan balasan Iran ke infrastruktur energi Teluk Persia memicu . Lonjakan ini berpotensi mendorong global dan memperkuat dolar AS sebagai safe haven.

2. Ekspektasi Kebijakan The Fed

Pernyataan dari pejabat The Fed akan terus menjadi sorotan pasar. Jika nada mereka hawkish atau agresif, dolar bisa semakin menguat. Sebaliknya, jika lebih dovish, rupiah dan mata uang lain bisa mendapat ruang untuk menguat.

3. Data Neraca Dagang Indonesia

Meski neraca dagang surplus, defisit di sektor migas masih menjadi beban. Impor minyak mentah dan BBM terus menggerogoti surplus tersebut. Ini bisa memperlebar tekanan pada rupiah jika harga minyak global terus tinggi.

Tips Memantau Kurs Dolar AS

1. Cek Kurs Secara Berkala

Kurs bisa berubah dalam hitungan jam, bahkan menit. Untuk transaksi besar, selalu cek kurs terbaru dari beberapa bank agar mendapat harga .

2. Pilih Jenis Kurs yang Sesuai

E-rate biasanya lebih menguntungkan untuk transaksi elektronik, sedangkan TT counter atau bank notes cocok untuk transaksi tunai. Pahami perbedaannya agar tidak rugi.

3. Hindari Waktu Sibuk

Kurs bisa lebih fluktuatif saat jam sibuk atau jelang akhir pekan. Jika tidak mendesak, tunda transaksi hingga situasi lebih stabil.

Tabel Perbandingan Kurs Dolar AS di Empat Bank Besar

Bank E-Rate Beli E-Rate Jual TT Counter Beli TT Counter Jual Bank Notes Beli Bank Notes Jual
BCA Rp16.901 Rp16.921 Rp16.745 Rp17.045 Rp16.745 Rp17.045
BRI Rp16.898 Rp16.925 Rp16.820 Rp17.020
Mandiri Rp16.920 Rp16.950 Rp16.650 Rp16.950 Rp16.720 Rp17.020
BNI Rp16.899 Rp16.919 Rp16.705 Rp17.005 Rp16.705 Rp17.005

Disclaimer

Data kurs di atas bersifat mengambang dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Harga yang tercantum adalah berdasarkan update terakhir dari masing-masing bank pada pagi hari Rabu, 4 Maret 2026. Untuk informasi lebih akurat dan terkini, disarankan untuk langsung menghubungi bank terkait atau mengakses situs resmi mereka.

Nilai tukar rupiah yang masih tertekan menunjukkan bahwa tekanan global belum selesai. Sentimen investor, kebijakan moneter global, dan isu geopolitik akan terus menjadi pendorong utama pergerakan kurs. Memantau secara berkala dan bijak memilih waktu transaksi bisa menjadi kunci untuk menghindari kerugian.

Retno Ayuningrum
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.