Perbankan

BTN Siap Gelar RUPST 2026 dengan Susunan Acara dan Waktu yang Telah Ditentukan, Termasuk Perubahan dalam Struktur Kepengurusan

Herdi Alif Al Hikam
×

BTN Siap Gelar RUPST 2026 dengan Susunan Acara dan Waktu yang Telah Ditentukan, Termasuk Perubahan dalam Struktur Kepengurusan

Sebarkan artikel ini
BTN Siap Gelar RUPST 2026 dengan Susunan Acara dan Waktu yang Telah Ditentukan, Termasuk Perubahan dalam Struktur Kepengurusan

Rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) tahun 2026 akhirnya mulai terbuka. Informasi terbaru menyebutkan bahwa acara besar tahunan ini akan digelar pada 23 2026 mendatang. Salah satu topik utama yang bakal dibahas adalah perubahan dalam susunan pengurus perseroan.

Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama BTN, mengungkapkan bahwa ada dua pejabat di internal BTN yang masa jabatannya akan berakhir menjelang RUPST 2026. Meski begitu, ia belum membeberkan secara rinci siapa saja nama-nama yang dimaksud. Kabar ini tentu saja menarik perhatian, mengingat perubahan pengurus bisa membawa dampak signifikan terhadap arah strategi perusahaan ke depannya.

Agenda Utama RUPST BTN 2026

RUPST tahun ini tidak hanya membahas soal pergantian pengurus. Ada sejumlah agenda penting lainnya yang juga masuk dalam daftar pembahasan. Dengan begitu, agenda ini menjadi momen penting bagi pemegang saham untuk memahami kondisi terkini dan rencana ke depan BTN.

1. Penyampaian Laporan Tahunan 2025

Laporan tahunan menjadi salah satu agenda utama yang wajib disampaikan dalam RUPST. Laporan ini mencakup BTN selama tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pemegang saham akan mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pencapaian, tantangan, dan strategi BTN selama periode tersebut.

2. Persetujuan Penggunaan Laba Bersih 2025

BTN berencana mengusulkan pembagian dividen sebesar 30% dari bersih tahun buku 2025. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 25%. Kenaikan ini bisa menjadi sinyal positif bagi investor yang menunggu return dari mereka di .

3. Pembahasan Remunerasi dan RKAP 2026

Agenda ketiga membahas soal rencana remunerasi atau tunjangan bagi pengurus serta rencana dan anggaran perusahaan (RKAP) untuk tahun 2026. RKAP ini akan menjadi dasar arah operasional dan strategi BTN ke depannya.

4. Pengukuhan Perubahan Susunan Pengurus

Agenda terakhir yang tidak kalah penting adalah pengukuhan perubahan susunan pengurus. Perubahan ini akan menjadi bentuk formal dari pergantian jabatan yang terjadi di internal BTN menjelang RUPST.

Perubahan di Dewan Komisaris BTN

Sebelumnya, BTN telah mengumumkan bahwa tidak lagi menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris sejak 25 Februari 2026. Keputusan ini diambil karena Dwi Ary Purnomo telah resmi menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Kerugian Jasa Raharja.

Perubahan ini tidak terlepas dari aturan yang berlaku. Berdasarkan UU No.16/2025 dan POJK No.17/2023, dewan komisaris dilarang merangkap jabatan sebagai anggota direksi di BUMN atau lembaga keuangan lainnya. Karena itu, masa jabatannya di BTN secara otomatis berakhir.

Dalam peraturan Menteri BUMN No.PER-/MBU/03/2023, disebutkan bahwa jika terjadi perangkapan jabatan, maka jabatan tersebut harus segera diakhiri. Dengan begitu, pengakhiran masa jabatan Dwi Ary Purnomo akan secara resmi disahkan melalui RUPST 2026 mendatang.

Perbandingan Rencana Dividen BTN Tahun 2024 dan 2025

Berikut adalah perbandingan rencana pembagian dividen BTN dalam dua tahun terakhir:

Tahun Rencana Dividen Dibandingkan Tahun Sebelumnya
2024 25% dari laba bersih
2025 30% dari laba bersih Naik 5% poin

Kenaikan pembagian dividen ini menunjukkan bahwa BTN optimis terhadap kinerja keuangannya di tahun 2025. Investor pun bisa mengharapkan return yang lebih besar dari investasi mereka di saham BBTN.

Jadwal Penting Menjelang RUPST 2026

Menjelang pelaksanaan RUPST 2026, ada beberapa jadwal penting yang perlu diperhatikan oleh para pemegang saham:

Tanggal Kegiatan
25 Februari 2026 Berakhirnya jabatan Dwi Ary Purnomo sebagai Anggota Dewan Komisaris
23 April 2026 Pelaksanaan RUPST BTN 2026

Tanggal-tanggal ini menjadi penanda penting dalam perjalanan korporasi BTN menjelang tahun 2026.

Apa yang Diharapkan dari RUPST 2026?

RUPST 2026 bukan hanya soal formalitas. Ini adalah momen penting bagi BTN untuk menyampaikan visi dan arah barunya, terutama dengan adanya pergantian pengurus. Investor dan pemangku kepentingan lainnya tentu menantikan pengumuman resmi terkait strategi jangka panjang perusahaan.

Perubahan di level manajemen bisa menjadi katalisator bagi transformasi bisnis yang lebih baik. Apalagi di tengah dinamika sektor perbankan yang terus berkembang, adaptasi dan inovasi menjadi kunci utama.

Disclaimer

Informasi yang disampaikan dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku. Data dan tanggal yang disebutkan merupakan hasil dari pengumuman resmi BTN dan sumber terpercaya lainnya hingga tanggal publikasi artikel ini. Pembaca disarankan untuk selalu mengacu pada pengumuman resmi dari BTN atau Bursa Efek Indonesia untuk informasi terbaru dan akurat.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.