Finansial

Unitlink Tipe Ini Punya Potensi Untung Sampai 2026 Meski Pasar Sedang Naik Turun

Retno Ayuningrum
×

Unitlink Tipe Ini Punya Potensi Untung Sampai 2026 Meski Pasar Sedang Naik Turun

Sebarkan artikel ini
Unitlink Tipe Ini Punya Potensi Untung Sampai 2026 Meski Pasar Sedang Naik Turun

Indonesia akhir-akhir ini kerap diguncang oleh berbagai gejolak global maupun domestik. Volatilitas yang tinggi membuat banyak investor mulai waspada dalam memilih instrumen investasi. Di tengah situasi seperti ini, unitlink jenis tertentu justru mulai menunjukkan potensi cuan sampai akhir 2026. Terutama unitlink berbasis pendapatan tetap dan uang yang dinilai lebih stabil dibandingkan produk saham.

Menurut analis PT Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, koreksi tajam di pasar saham tidak serta merta membuat semua jenis unitlink ikut terpuruk. Justru, beberapa kategori unitlink masih bisa mencatatkan return positif, terutama yang memiliki eksposur rendah terhadap fluktuasi pasar saham. Ini memberikan peluang bagi investor untuk tetap mendapat hasil meskipun kondisi makro belum sepenuhnya kondusif.

Potensi Unitlink di Tengah Ketidakpastian Global

Investasi di tengah ketegangan geopolitik seperti konflik Iran-Israel-AS memang bukan perkara mudah. Namun, bukan berarti tidak ada celah keuntungan. Yang penting adalah memilih jenis unitlink yang tepat. Berdasarkan data terkini, beberapa kategori unitlink masih bisa bertahan bahkan tumbuh di tengah tekanan pasar.

Salah satu alasannya adalah diversifikasi portofolio yang dimiliki oleh unitlink tersebut. Misalnya, unitlink pendapatan tetap yang umumnya menampung obligasi dan surat berharga lainnya dengan risiko rendah. Meskipun return-nya tidak sebesar unitlink saham, namun lebih aman dan stabil dalam jangka pendek.

1. Unitlink Pendapatan Tetap Masih Jadi Andalan

Unitlink pendapatan tetap menjadi salah satu jenis unitlink yang masih menunjukkan performa positif di tengah tekanan pasar. Sejauh tahun 2026, rata-rata return unitlink ini mencatat angka positif sebesar 0,74%. Angka ini terlihat kecil, tapi sangat berbeda dengan kategori lain yang justru minus.

Faktor utama yang mendukung kinerja unitlink ini adalah adanya kupon bunga dari obligasi yang dipegang. Meskipun sempat terkoreksi, pendapatan dari kupon tetap memberikan cushion bagi nilai investasi.

2. Unitlink Pasar Uang Turut Menopang Stabilitas

Selain unitlink pendapatan tetap, unitlink pasar uang juga menjadi pilihan aman. Instrumen ini biasanya menampung deposito, sertifikat deposito, dan surat utang jangka pendek lainnya. Likuiditas tinggi dan risiko rendah membuatnya cocok sebagai instrumen investasi jangka pendek.

Dalam kondisi pasar yang tidak menentu, unitlink pasar uang bisa menjadi safe haven bagi investor yang ingin tetap mengalokasikan dana tanpa harus khawatir terkena volatilitas besar.

Kinerja Unitlink Saham Masih Tertekan

Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, unitlink saham masih menghadapi tantangan besar. Sejak awal tahun hingga Maret 2026, rata-rata return unitlink saham terkontraksi sebesar 7,11%. Angka ini lebih buruk dibandingkan IHSG yang turun sekitar 14,41% dalam periode yang sama.

3. Penyebab Pelemahan Unitlink Saham

Penurunan kinerja unitlink saham tidak lepas dari gejolak global, terutama konflik di . Lonjakan harga minyak mentah akibat ketegangan ini memicu inflasi dan tekanan terhadap sektor energi serta manufaktur di pasar saham lokal.

Namun, menariknya, meskipun unitlink saham terkoreksi, kinerjanya masih lebih baik daripada indeks acuan. Ini menunjukkan bahwa manajer investasi telah melakukan hedging atau strategi dengan baik.

4. Strategi Investasi Jangka Panjang Masih Menguntungkan

Bagi investor yang punya horizon jangka panjang, unitlink saham bisa menjadi pilihan menarik saat ini. Pasalnya, harga saham sedang dalam fase murah relatif. Jika kondisi pasar membaik di masa depan, investor bisa mendapat yang signifikan.

Investasi atau dollar cost averaging juga bisa menjadi solusi agar tidak terjebak timing yang berisiko tinggi.

Perbandingan Performa Unitlink Berdasarkan Jenis

Performa unitlink sangat bervariasi tergantung pada jenis dan alokasi asetnya. Berikut adalah rekapitulasi rata-rata return unitlink sepanjang Januari hingga Maret 2026:

Jenis Unitlink Rata-rata Return (%)
Unitlink Pendapatan Tetap +0,74%
Unitlink Pasar Uang +0,21%
Unitlink Campuran -4,43%
Unitlink Saham -7,11%

Dari tabel di atas, terlihat bahwa hanya dua jenis unitlink yang mencatatkan return positif. Sementara dua jenis lainnya mengalami kontraksi. Namun, besarnya minus tidak serta merta membuat unitlink saham tidak layak dipertimbangkan. Semua kembali pada tujuan dan horizon investasi tiap individu.

Tips Memilih Unitlink yang Tepat di 2026

Memilih unitlink bukan soal mengikuti tren atau rekomendasi orang lain. Investor harus menyesuaikan produk dengan profil risiko dan tujuan finansial pribadi. Apalagi di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian ini, pemilihan instrumen yang tepat akan sangat menentukan hasil investasi.

5. Kenali Profil Risiko Pribadi

Sebelum membeli unitlink, penting untuk mengetahui seberapa besar risiko yang siap ditanggung. Investor konservatif mungkin lebih cocok dengan unitlink pasar uang atau pendapatan tetap. Sedangkan investor moderat bisa mempertimbangkan unitlink campuran.

6. Cek Track Record Manajer Investasi

Manajer investasi memiliki peran penting dalam menentukan kinerja unitlink. Oleh karena itu, cek track record dan reputasi MI sebelum memutuskan investasi. MI yang konsisten memberikan return positif dalam berbagai kondisi pasar layak dijadikan pertimbangan.

7. Perhatikan Biaya dan Fee

Setiap unitlink memiliki struktur biaya yang berbeda-beda. Ada yang mengenakan biaya front end load, back end load, atau biaya switching. Pastikan untuk memahami komponen biaya ini agar tidak menggerogoti keuntungan investasi di masa depan.

Disclaimer

Data dan informasi dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Hasil masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Sebaiknya konsultasikan dengan financial planner atau ahli investasi sebelum mengambil keputusan investasi.

Retno Ayuningrum
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.