PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) mencatatkan pencapaian penting di tahun 2025. Laba bersih bank digital yang berfokus pada ritel dan UMKM ini mencapai Rp 249,6 miliar, naik 16,1% secara tahunan (yoy). Angka ini merupakan rekor tertinggi sepanjang perjalanan emiten berkode saham AMAR.
Pertumbuhan laba ini sejalan dengan ekspansi kredit yang mencapai 35,7% year-on-year. Total penyaluran kredit Amar Bank hingga akhir 2025 mencapai Rp 3,98 triliun. Lebih dari separuhnya disalurkan untuk mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kinerja Amar Bank di Tahun 2025
Tahun 2025 menjadi tahun yang istimewa bagi Amar Bank. Selain laba bersih yang naik, portofolio kredit juga menunjukkan pertumbuhan yang sehat. Fokus utama bank ini tetap pada layanan digital yang dirancang untuk nasabah ritel dan pelaku UMKM.
Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian, menyebut bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen bank dalam menjaga kualitas aset sambil terus memperluas jangkauan layanan. Kenaikan kredit didorong oleh platform pinjaman digital "Tunaiku by Amar Bank".
1. Laba Bersih Tembus Rp 249,6 Miliar
Laba bersih Amar Bank mencapai Rp 249,6 miliar pada akhir 2025. Ini merupakan lonjakan 16,1% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi operasional dan penyaluran kredit yang terus meningkat.
2. Kredit Tumbuh 35,7% Menjadi Rp 3,98 Triliun
Portofolio kredit Amar Bank tumbuh 35,7% secara tahunan menjadi Rp 3,98 triliun. Lebih dari 50% dari total kredit disalurkan untuk UMKM, menunjukkan bahwa bank ini benar-benar menjalankan misinya sebagai penopang ekonomi kecil.
3. NPL Turun Jadi 0,83%
Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Amar Bank turun menjadi 0,83% di akhir 2025. Angka ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan NPL sebesar 1,07%. Penurunan ini menunjukkan pengelolaan risiko yang semakin baik.
4. Simpanan Nasabah Naik Dua Kali Lipat
Selain kredit, simpanan nasabah juga mengalami lonjakan. Dalam setahun, jumlah dana pihak ketiga (DPK) tumbuh hingga dua kali lipat. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap Amar Bank semakin meningkat.
Faktor Penopang Kinerja Positif
Kinerja Amar Bank di tahun 2025 tidak datang begitu saja. Ada beberapa faktor yang mendukung pencapaian ini. Mulai dari strategi digital hingga fokus pada segmen yang tepat.
1. Ekspansi Layanan Digital
Platform digital seperti "Tunaiku by Amar Bank" menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan kredit. Aplikasi ini memudahkan nasabah dalam mengajukan pinjaman secara cepat dan transparan.
2. Fokus pada UMKM
Lebih dari separuh portofolio kredit disalurkan untuk UMKM. Amar Bank memahami bahwa segmen ini memiliki potensi besar dan membutuhkan akses ke perbankan yang mudah dan terjangkau.
3. Manajemen Risiko yang Ketat
Penurunan NPL menjadi 0,83% menunjukkan bahwa bank ini menerapkan manajemen risiko yang ketat. Evaluasi calon nasabah dilakukan secara cermat untuk meminimalkan risiko kredit macet.
4. Likuiditas Terjaga
Amar Bank juga menjaga likuiditas yang kuat. Ini penting untuk memastikan bahwa bank tetap bisa memenuhi kebutuhan penyaluran kredit dan penarikan dana nasabah secara lancar.
Rencana Amar Bank ke Tahun 2026
Dengan pencapaian di tahun 2025, Amar Bank punya fondasi kuat untuk melangkah ke tahun 2026. Langkah-langkah strategis sudah disiapkan untuk memperkuat posisi di pasar perbankan digital.
1. Perkuat Produk dan Layanan Digital
Amar Bank akan terus mengembangkan produk dan layanan digital. Ini termasuk penyempurnaan fitur aplikasi dan peningkatan pengalaman pengguna agar lebih mudah dan cepat.
2. Terus Fokus pada UMKM
Bank ini akan terus memperkuat dukungan terhadap UMKM. Program pinjaman yang terjangkau dan proses yang cepat akan terus ditingkatkan untuk mendorong inklusi keuangan.
3. Tingkatkan Efisiensi Operasional
Efisiensi operasional akan terus ditingkatkan untuk menjaga rentabilitas. Ini mencakup otomatisasi proses dan optimalisasi teknologi dalam layanan perbankan.
4. Perluas Jaringan Nasabah
Amar Bank juga berencana memperluas jaringan nasabah. Ini dilakukan melalui kampanye digital dan kolaborasi dengan mitra strategis untuk menjangkau lebih banyak calon pengguna.
Perbandingan Kinerja Amar Bank dengan Bank Lain di Tahun 2025
| Bank | Laba Bersih 2025 | Pertumbuhan Kredit |
|---|---|---|
| Amar Bank | Rp 249,6 miliar | 35,7% |
| Bank Mandiri | Rp 8,9 triliun | – |
| Bank BJB | Rp 1,58 triliun | – |
| Bank Jateng | Rp 1,06 triliun | – |
| Bank OCBC NISP | Rp 3,82 triliun | – |
Catatan: Data laba bersih berdasarkan laporan tahunan masing-masing bank. Pertumbuhan kredit hanya tersedia untuk Amar Bank.
Penutup
Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Amar Bank. Dengan laba bersih tertinggi dan pertumbuhan kredit yang sehat, bank ini menunjukkan bahwa model bisnis digitalnya berjalan dengan baik. Fokus pada UMKM dan layanan digital menjadi kunci kesuksesan.
Meski demikian, dunia perbankan selalu penuh dinamika. Perubahan regulasi, kondisi ekonomi makro, dan persaingan yang ketat bisa memengaruhi kinerja ke depannya. Amar Bank harus terus adaptif dan inovatif agar tetap relevan.
Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat terbuka dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan laporan resmi dari emiten dan otoritas terkait.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













