Bank Danamon resmi menjadi salah satu bank mitra distribusi sukuk ritel seri SR024 yang baru saja diterbitkan oleh pemerintah. Peluncuran produk investasi ini disambut hangat oleh sebagian kalangan investor, terutama karena penawaran imbal hasil yang kompetitif. Dalam perkembangannya, Bank Danamon optimistis bahwa penjualan SR024 akan melampaui capaian dari seri sebelumnya, yaitu ORI029.
Langkah strategis ini didasari oleh antusiasme awal nasabah serta situasi geopolitik global yang cenderung tidak menentu. Di tengah ketidakpastian tersebut, instrumen investasi berbasis syariah seperti sukuk menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari portofolio yang lebih stabil.
Respons Positif dari Nasabah
- Sejak periode penawaran dimulai pada 6 Maret 2026, banyak nasabah yang tertarik dengan imbal hasil yang ditawarkan oleh SR024.
- Imbal hasil sebesar 5,55% untuk tenor tiga tahun dan 5,90% untuk tenor lima tahun dianggap cukup menarik di tengah fluktuasi pasar saat ini.
Investor juga memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimalkan dana THR menjelang Idul Fitri 2026. Tren ini memberikan sinyal kuat bahwa minat masyarakat terhadap instrumen investasi pemerintah masih tinggi, terlebih lagi jika dibandingkan dengan alternatif investasi lain yang risikonya lebih besar.
Performa Penjualan ORI029
Sebelum membahas potensi SR024, penting untuk melihat bagaimana performa sukuk sebelumnya, yaitu ORI029. Selama masa penawaran, Bank Danamon mencatat total penjualan sebesar Rp 14,44 triliun dari 42.612 investor.
Secara rinci:
- Investor milenial mendominasi jumlah pembelian hingga mencapai 46,82%.
- Namun, nilai investasi terbesar berasal dari generasi X dengan kontribusi sebesar 31,93%.
Dari segi profesi, pegawai swasta menjadi investor terbanyak secara jumlah, sementara wiraswasta menyumbang dana terbesar. Perempuan juga menunjukkan peran dominan, baik dalam jumlah transaksi maupun nominal investasi. Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya literasi finansial dan partisipasi perempuan dalam investasi ritel pemerintah.
Meski demikian, penjualan ORI029 secara nasional hanya mencapai sekitar Rp 14,48 triliun atau 57,9% dari target awal Rp 25 triliun. Angka ini menjadi catatan penting bagi peluncuran SR024, yang diharapkan bisa melewati batas tersebut.
Proyeksi Penjualan SR024
- Bank Danamon memproyeksikan bahwa penjualan SR024 akan lebih baik dibandingkan ORI029.
- Salah satu faktor utama adalah situasi geopolitik global yang sedang tidak stabil, membuat investor lebih memilih instrumen investasi yang aman dan rendah volatilitas.
SR024 dirancang sebagai alternatif investasi syariah yang memberikan keamanan dan stabilitas. Dengan skema pembayaran kupon bulanan, investor bisa mendapatkan return secara rutin, menjadikannya cocok untuk portofolio jangka menengah hingga panjang.
Pembayaran kupon perdana dijadwalkan pada 10 Mei 2026 dengan skema short coupon. Setelah itu, kupon akan dibayarkan setiap bulan pada tanggal 10, mengikuti hari kerja atau sistem operasional Bank Indonesia.
Perbandingan Sukuk SR024 dan ORI029
| Aspek | SR024 | ORI029 |
|---|---|---|
| Tenor | 3 tahun (5,55%) dan 5 tahun (5,90%) | 3 tahun (5,25%) dan 5 tahun (5,60%) |
| Target Penjualan Nasional | Belum ditetapkan secara pasti | Rp 25 triliun |
| Capaian Penjualan Nasional | Belum selesai masa penawaran | Rp 14,48 triliun (57,9%) |
| Investor Dominan | Milenial (jumlah), Generasi X (nominal) | Milenial (jumlah), Generasi X (nominal) |
| Preferensi Gender | Perempuan dominan | Perempuan dominan |
Strategi Bank Danamon dalam Mendukung Penjualan
Bank Danamon mengambil beberapa langkah strategis untuk memastikan penjualan SR024 berjalan optimal:
- Memanfaatkan jaringan cabang yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
- Memberikan edukasi keuangan kepada nasabah melalui berbagai platform digital.
- Menyediakan layanan konsultasi investasi yang mudah diakses oleh calon investor.
- Menggunakan data historis dari penjualan ORI029 untuk menargetkan segmentasi investor yang tepat.
Strategi ini tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat investasi syariah.
Potensi Risiko dan Pertimbangan Investasi
Meskipun prospeknya cerah, investor tetap perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membeli SR024:
- Sukuk ini tidak sepenuhnya bebas risiko, meskipun dijamin oleh pemerintah.
- Fluktuasi nilai tukar dan suku bunga bisa mempengaruhi daya beli di masa depan.
- Investor harus memahami struktur pembayaran kupon dan jadwal jatuh temponya.
Selain itu, investor juga perlu memastikan bahwa produk ini sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi mereka.
Kesimpulan
Dengan kombinasi antara imbal hasil yang kompetitif, stabilitas instrumen syariah, dan strategi distribusi yang efektif, SR024 memiliki potensi besar untuk melampaui pencapaian ORI029. Bank Danamon optimistis bahwa partisipasi masyarakat akan terus meningkat, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Bagi investor yang ingin mulai membangun portofolio yang lebih aman, SR024 bisa menjadi pilihan menarik. Namun, seperti semua bentuk investasi, penting untuk melakukan evaluasi mandiri dan mempertimbangkan arahan dari konsultan keuangan profesional.
Disclaimer: Data dan informasi dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan pasar dan kebijakan pemerintah. Pembaca disarankan untuk selalu memverifikasi informasi terbaru sebelum membuat keputusan investasi.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













