Platform securities crowdfunding Urun-RI mencatat total penyaluran dana sebesar Rp 2,1 miliar pada kuartal pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya, sejalan dengan semakin meningkatnya minat investor terhadap instrumen pasar modal alternatif ini.
Pencapaian ini menjadi cerminan dari semakin berkembangnya ekosistem investasi berbasis teknologi di Tanah Air. Urun-RI yang berada di bawah naungan ICX (Indonesia Capital Exchange) terus memperluas jaringan emiten dan investor, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu platform securities crowdfunding terkemuka di Indonesia.
Perkembangan Securities Crowdfunding di Indonesia
Securities crowdfunding mulai dikenal luas di Indonesia sejak diizinkannya penggunaan platform digital untuk penghimpunan dana berbasis sekuritas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Model ini memungkinkan emiten kecil, terutama UMKM dan startup, untuk menjual saham atau surat utang kepada masyarakat luas melalui platform daring.
Perkembangan ini membuka peluang baru bagi investor ritel untuk ikut serta dalam pembiayaan bisnis yang sebelumnya hanya bisa diakses oleh investor institusi. Dengan sistem yang terintegrasi dan diawasi ketat oleh OJK, investor bisa lebih tenang karena transparansi dan keamanan dana terjaga.
Pencapaian Urun-RI pada Kuartal I-2026
1. Volume Pendanaan Mencapai Rp 2,1 Miliar
Pada kuartal pertama tahun 2026, Urun-RI berhasil menyalurkan pendanaan sebesar Rp 2,1 miliar kepada berbagai emiten yang terdaftar di platform tersebut. Jumlah ini merupakan lonjakan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya mencatat penyaluran sekitar Rp 1,3 miliar.
2. Jumlah Emiten yang Berhasil Didanai Meningkat
Jumlah emiten yang berhasil mendapatkan pendanaan juga mengalami peningkatan. Terdapat sekitar 35 emiten yang berhasil menghimpun dana melalui Urun-RI pada kuartal I-2026, naik dari 22 emiten pada periode yang sama tahun lalu.
3. Rata-rata Nilai Investasi per Transaksi Naik
Rata-rata nilai investasi per transaksi mencapai Rp 1,8 juta, naik dari sebelumnya yang berkisar di angka Rp 1,2 juta. Ini menunjukkan bahwa investor mulai lebih percaya diri menanamkan dana dalam jumlah lebih besar pada emiten yang ditawarkan.
Perbandingan Performa Urun-RI dengan Platform Lain
Berikut adalah perbandingan performa Urun-RI dengan beberapa platform securities crowdfunding lain di Indonesia selama kuartal I-2026:
| Platform | Total Pendanaan | Jumlah Emiten | Rata-rata Investasi per Transaksi |
|---|---|---|---|
| Urun-RI | Rp 2,1 Miliar | 35 | Rp 1,8 Juta |
| Modalku | Rp 1,6 Miliar | 28 | Rp 1,4 Juta |
| Investree | Rp 1,3 Miliar | 25 | Rp 1,3 Juta |
| Crowdo | Rp 900 Juta | 20 | Rp 1,1 Juta |
Data di atas menunjukkan bahwa Urun-RI masih memimpin dalam hal total pendanaan dan jumlah emiten yang berhasil didanai. Namun, semua platform menunjukkan pertumbuhan yang positif seiring dengan semakin tingginya literasi keuangan masyarakat.
Faktor-Faktor yang Mendorong Pertumbuhan
1. Kebijakan Regulator yang Mendukung
Otoritas Jasa Keuangan terus memperkuat regulasi yang mendukung pengembangan securities crowdfunding. Ini memberikan kepastian hukum dan perlindungan tambahan bagi investor serta emiten.
2. Meningkatnya Literasi Investasi Digital
Masyarakat kini lebih memahami pentingnya berinvestasi sejak dini. Platform digital seperti Urun-RI mempermudah akses dan memberikan edukasi yang cukup kepada calon investor.
3. Diversifikasi Produk yang Lebih Luas
Urun-RI tidak hanya menawarkan saham biasa, tetapi juga sukuk, obligasi, dan produk lainnya yang menarik bagi berbagai segmen investor. Hal ini membuat platform ini lebih komprehensif dan fleksibel.
Tips untuk Investor Pemula di Securities Crowdfunding
1. Pahami Profil Risiko Emiten
Sebelum menanamkan dana, penting untuk memahami risiko yang terkandung dalam setiap emiten. Baca laporan keuangan dan prospektus yang tersedia di platform.
2. Jangan Menanamkan Semua Dana pada Satu Emiten
Diversifikasi adalah kunci. Sebarkan investasi ke beberapa emiten agar risiko tidak terkonsentrasi pada satu pihak.
3. Gunakan Fitur Edukasi yang Tersedia
Platform seperti Urun-RI menyediakan berbagai materi edukasi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman tentang investasi.
Prospek Sektor Securities Crowdfunding ke Depan
1. Potensi Pertumbuhan yang Masih Tinggi
Dengan jumlah UMKM yang besar di Indonesia, potensi penggunaan securities crowdfunding masih sangat luas. Banyak emiten kecil yang belum menyadari manfaat dari model pendanaan ini.
2. Inovasi Teknologi yang Terus Berkembang
Platform terus mengembangkan fitur-fitur baru seperti sistem rekomendasi berbasis AI, dashboard analitik, dan integrasi dompet digital untuk mempermudah transaksi.
3. Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan Lain
Kemitraan dengan bank dan lembaga keuangan lainnya akan memperluas jangkauan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap platform ini.
Tantangan yang Masih Dihadapi
Meski menunjukkan pertumbuhan positif, securities crowdfunding masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap instrumen ini, terutama di daerah-daerah terpencil. Selain itu, risiko default dari emiten kecil juga menjadi perhatian serius.
Penutup
Pencapaian Urun-RI dalam menyalurkan dana sebesar Rp 2,1 miliar pada kuartal I-2026 menunjukkan bahwa securities crowdfunding mulai menjadi bagian penting dari ekosistem investasi Indonesia. Dengan regulasi yang mendukung dan teknologi yang terus berkembang, prospek ke depannya sangat menjanjikan.
Namun, seperti investasi pada umumnya, securities crowdfunding juga memiliki risiko. Oleh karena itu, penting untuk selalu melakukan riset sebelum menanamkan dana.
Disclaimer: Data dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan perkembangan pasar dan kebijakan regulator setempat.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.













