Penyaluran pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid oleh PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan pertumbuhan luar biasa pada tahun 2025. Angka yang dihimpun menunjukkan bahwa total pembiayaan kendaraan ramah lingkungan ini mencapai Rp2,49 triliun. Artinya, dalam satu tahun saja, pertumbuhannya mencapai 99% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Peningkatan ini bukan kejutan. MUF sendiri menyebut bahwa tren permintaan kendaraan listrik terus naik. Minat konsumen yang meningkat sejalan dengan kebijakan pemerintah dan semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik di pasar menjadikan sektor ini sebagai salah satu fokus utama perusahaan.
Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan Listrik di 2025
1. Peningkatan Signifikan dalam Satu Tahun
Pada tahun 2025, MUF mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid sebesar Rp2,49 triliun. Angka ini merupakan lonjakan hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Dari total penyaluran pembiayaan kendaraan MUF yang mencapai Rp24,2 triliun, sekitar 10% berasal dari kendaraan listrik dan hybrid.
2. Kenaikan yang Konsisten
Pertumbuhan ini bukan fenomena sesaat. Dapot Parasian Sinaga, Plt Direktur Utama MUF, menyebut bahwa kenaikan pembiayaan kendaraan listrik masih terus berlanjut selama 2 hingga 3 tahun terakhir. Setiap tahunnya, pertumbuhan tetap berada di kisaran dobel digit.
3. Sejalan dengan Tren Pasar
Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. Faktor ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pembiayaan. Semakin banyaknya model kendaraan listrik yang tersedia, ditambah insentif pemerintah, membuat konsumen lebih tertarik untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Strategi MUF untuk Dukung Pertumbuhan Pembiayaan
1. Sinergi dengan Dealer dan Mitra Strategis
MUF tidak berjalan sendirian. Perusahaan terus memperkuat kolaborasi dengan dealer serta mitra strategis, terutama dalam ekosistem Mandiri Group. Sinergi ini membantu MUF menjangkau pasar lebih luas dan memberikan layanan yang lebih baik kepada konsumen.
2. Produk Pembiayaan yang Lebih Kompetitif
Selain itu, MUF juga terus mengembangkan produk pembiayaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen. Baik itu dalam hal skema pembayaran, jangka waktu, maupun suku bunga, MUF berupaya agar produknya tetap kompetitif di pasar.
3. Optimalisasi Layanan Digital
Di era digital, MUF tidak mau ketinggalan. Layanan digital terus dioptimalkan agar proses pengajuan dan pencairan pembiayaan bisa lebih cepat dan mudah. Ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi konsumen yang menginginkan efisiensi waktu dan kemudahan akses.
Fokus MUF di Tahun 2026 dan Ke Depannya
1. Menyalurkan Pembiayaan untuk Semua Segmen Kendaraan
Tahun 2026 menjadi tahun yang penting bagi MUF. Perusahaan akan terus menyalurkan pembiayaan untuk semua jenis kendaraan, baik mobil maupun motor, baru atau bekas. Termasuk juga pembiayaan dana tunai dan kendaraan listrik yang semakin diminati.
2. Terus Dorong Pertumbuhan di Sektor Kendaraan Listrik
MUF menyadari bahwa kendaraan listrik adalah masa depan. Oleh karena itu, perusahaan akan terus mengembangkan strategi untuk mendukung pertumbuhan pembiayaan di segmen ini. Potensi masih sangat besar, terutama dengan semakin banyaknya produsen yang merilis produk baru.
3. Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan
Layanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. MUF berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik secara langsung maupun digital. Tujuannya agar konsumen merasa nyaman dan puas dengan pengalaman mereka menggunakan layanan MUF.
Data Penyaluran Pembiayaan Kendaraan MUF 2025
| Kategori | Nilai Penyaluran | Persentase dari Total |
|---|---|---|
| Kendaraan Listrik & Hybrid | Rp2,49 triliun | 10% |
| Total Penyaluran Kendaraan | Rp24,2 triliun | 100% |
| Pertumbuhan YoY | – | 11,6% |
Disclaimer: Data di atas bersifat estimasi berdasarkan informasi yang dirilis oleh MUF per 2025. Angka dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan kebijakan perusahaan.
Potensi dan Tantangan di Tahun Mendatang
Pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik memang menjanjikan. Namun, MUF juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah persaingan yang semakin ketat di sektor pembiayaan kendaraan. Banyak perusahaan pembiayaan dan leasing yang ikut meramaikan pasar.
Selain itu, kebijakan pemerintah terkait insentif kendaraan listrik juga menjadi faktor penting. Jika insentif berkurang, bisa berdampak pada minat konsumen dan pada akhirnya memengaruhi volume pembiayaan.
Namun, MUF optimis. Dengan strategi yang tepat dan komitmen kuat terhadap inovasi, perusahaan siap menghadapi tantangan tersebut. Apalagi, dukungan dari ekosistem Mandiri Group memberikan keunggulan tersendiri dalam hal jangkauan dan layanan.
Kesimpulan
MUF berhasil mencatatkan pertumbuhan dobel digit dalam pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid di tahun 2025. Angka Rp2,49 triliun menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan semakin tinggi. Dengan strategi yang terus disempurnakan, MUF berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam mendukung transisi ke kendaraan listrik di Indonesia.
Tantangan memang ada, tapi begitu juga peluangnya. Di tengah perubahan cepat di industri otomotif, MUF tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan mendukung kebutuhan konsumen secara berkelanjutan.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













