PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) kembali memperkuat posisinya di industri perbankan nasional lewat serangkaian keputusan penting dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Salah satu sorotan utama adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp 4,07 triliun, yang merupakan 60% dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 6,78 triliun.
Dividen ini akan cair dalam waktu maksimal 30 hari kalender setelah RUPST. Sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. Keputusan ini mencerminkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu, serta komitmen CIMB Niaga dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada para pemegang saham.
Rombakan Jajaran Direksi dan Dewan Pengawas
Selain pembagian dividen, RUPST juga membahas sejumlah pergantian dan pengangkatan ulang di jajaran dewan komisaris, dewan pengawas syariah, hingga direksi. Perubahan ini diharapkan bisa memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung strategi jangka panjang bank.
1. Pengangkatan Ulang Dewan Komisaris
Pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris. Ia ditemani oleh dua komisaris independen, yakni Sri Widowati dan Farina J. Situmorang. Kehadiran mereka diharapkan bisa menjaga independensi dan kredibilitas pengawasan terhadap kinerja manajemen.
2. Dewan Pengawas Syariah Diperbarui
Di sisi dewan pengawas syariah, M. Quraish Shihab kembali dipercaya sebagai Ketua DPS. Ia didampingi oleh Yulizar Djamaluddin Sanrego sebagai anggota. Sementara itu, Hamim Ilyas diangkat sebagai anggota baru menggantikan Fathurrahman Djamil yang telah selesai masa jabatannya.
3. Penunjukan Direktur Baru
RUPST juga menyetujui penunjukan Budiman Tanjung sebagai anggota direksi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga. Pengalaman luasnya di bidang digital banking diharapkan bisa mempercepat transformasi digital bank.
Strategi Forward30 Jadi Fondasi Pertumbuhan
Fransiska Oei, Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, menyatakan bahwa kinerja positif bank sepanjang 2025 menjadi dasar kuat bagi pembagian dividen besar-besaran tersebut. Ia menegaskan bahwa strategi Forward30 terus memberikan dampak nyata terhadap kinerja operasional dan finansial bank.
Strategi Forward30 sendiri merupakan rencana jangka panjang CIMB Niaga untuk memperkuat bisnis inti, mempercepat transformasi digital, dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan pendekatan ini, bank berharap bisa terus bersaing di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Buyback Saham dan Pembaruan Anggaran Dasar
RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) maksimal 220.000 saham senilai Rp 480 juta. Saham-saham ini akan dialokasikan untuk program remunerasi berbasis saham bagi manajemen, khususnya yang termasuk dalam kategori Material Risk Taker (MRT).
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pembaruan rencana aksi pemulihan (recovery plan) serta perubahan anggaran dasar perseroan. Langkah ini dilakukan sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan tata kelola perusahaan tetap sesuai dengan standar industri.
Auditor dan Pelaksanaan RUPST
Jimmy Pangestu dan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (PwC) kembali dipercaya sebagai auditor laporan keuangan tahun buku 2026. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa kualitas audit yang dilakukan selama ini dianggap memenuhi standar profesional.
RUPST 2026 sendiri digelar secara hybrid, baik secara fisik di Graha CIMB Niaga Jakarta maupun secara elektronik melalui platform eASY.KSEI. Format ini memungkinkan partisipasi lebih luas dari para pemegang saham, terutama yang berada di luar Jakarta.
Data Dividen dan Laba CIMB Niaga 2025
Berikut adalah rincian kinerja keuangan CIMB Niaga pada tahun buku 2025:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Laba Bersih 2025 | Rp 6,78 triliun |
| Dividen Tunai (60% dari laba) | Rp 4,07 triliun |
| Sisa Laba Ditahan | Rp 2,71 triliun |
Disclaimer
Data dan keputusan yang disebutkan dalam artikel ini bersifat valid berdasarkan hasil RUPST 2026 dan keterangan resmi CIMB Niaga. Namun, informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan regulasi dan kebijakan korporasi yang berlaku.
Penutup
Dengan pembagian dividen besar-besaran dan rombakan jajaran manajemen, CIMB Niaga menunjukkan komitmennya dalam menjaga kinerja serta tata kelola perusahaan. Langkah-langkah strategis yang diambil, termasuk buyback saham dan pembaruan anggaran dasar, menjadi bagian dari upaya bank untuk tetap kompetitif dan memberikan nilai terbaik bagi para pemegang saham.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













