Perusahaan asuransi digital PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) terus menggenjot pertumbuhan premi di tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan bisnis asuransi yang kian ketat. Fokus utama YOII kini beralih pada pengembangan produk yang relevan dengan gaya hidup modern dan pemanfaatan teknologi mutakhir seperti Artificial Intelligence (AI).
Corporate Secretary YOII, Rahmat Dwiyanto, menjelaskan bahwa pendekatan terhadap gaya hidup masyarakat saat ini menjadi kunci dalam pengembangan produk. Pendekatan ini membuat produk asuransi lebih mudah dipahami dan langsung terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Dengan begitu, minat masyarakat untuk beralih ke asuransi pun meningkat.
Sejalan dengan strategi tersebut, YOII telah meluncurkan sejumlah produk yang menarik, seperti travel insurance, asuransi flight delay, hingga asuransi reschedule by airlines. Selain itu, produk yang terkait dengan tren olahraga seperti asuransi padel juga mulai dikembangkan untuk menarik kalangan milenial dan generasi Z.
Pemanfaatan Teknologi AI dan Platform Digital
Peran teknologi, khususnya AI, menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan YOII. Teknologi ini tidak hanya digunakan untuk efisiensi operasional, tetapi juga dalam pengembangan produk dan layanan pelanggan yang lebih personal dan cepat.
Dengan AI, YOII bisa memprediksi risiko secara lebih akurat, memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, hingga mempercepat proses klaim. Ini tentu meningkatkan kepuasan pelanggan dan membuat proses asuransi terasa lebih ringan.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai platform digital juga menjadi strategi penting. Distribusi produk melalui platform online memungkinkan YOII menjangkau lebih banyak calon nasabah, terutama yang lebih nyaman bertransaksi secara digital.
Kinerja Premi YOII di Awal 2026
Berdasarkan laporan keuangan resmi, YOII mencatat pendapatan premi sebesar Rp 83,61 miliar per Februari 2026. Angka ini naik 28,91% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp 64,86 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan mulai membuahkan hasil.
1. Strategi Produk yang Relevan dengan Gaya Hidup
YOII tidak hanya menyediakan produk asuransi biasa. Perusahaan mengembangkan solusi yang sesuai dengan aktivitas sehari-hari masyarakat modern. Misalnya:
- Travel insurance untuk pelancong digital
- Asuransi flight delay untuk traveler yang sering terkena keterlambatan penerbangan
- Asuransi reschedule by airlines untuk fleksibilitas jadwal perjalanan
- Asuransi padel dan olahraga lainnya yang sedang tren
2. Integrasi AI dalam Layanan dan Operasional
Pemanfaatan AI dilakukan di berbagai lini, seperti:
- Analisis risiko berbasis data untuk pengembangan produk
- Chatbot layanan pelanggan 24/7
- Sistem klaim yang lebih cepat dan transparan
- Rekomendasi produk personal berdasarkan perilaku pengguna
3. Kolaborasi dengan Platform Digital
YOII menjalin kerja sama dengan berbagai platform digital untuk memperluas distribusi. Ini termasuk:
- Marketplace gaya hidup
- Aplikasi perjalanan
- Platform e-commerce
- Media sosial dan aplikasi finansial digital
Tabel Perbandingan Pertumbuhan Premi YOII
Berikut adalah perbandingan pendapatan premi YOII antara Februari 2025 dan Februari 2026:
| Periode | Pendapatan Premi (Rp) | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|
| Februari 2025 | 64,86 miliar | – |
| Februari 2026 | 83,61 miliar | 28,91% |
Catatan: Data bersifat sementara dan dapat berubah sesuai laporan resmi perusahaan.
Potensi Dampak bagi Masyarakat dan Bisnis
Penggunaan AI dan produk gaya hidup oleh YOII bukan hanya menguntungkan perusahaan. Masyarakat juga mendapatkan manfaat berupa:
- Perlindungan yang lebih sesuai dengan gaya hidup aktif
- Proses klaim yang lebih cepat dan transparan
- Akses mudah ke produk asuransi melalui platform digital
- Solusi asuransi yang lebih personal dan fleksibel
Tantangan dan Prospek Ke Depan
Meskipun pertumbuhan premi terus positif, YOII tetap menghadapi tantangan. Persaingan di sektor asuransi digital makin ketat, dan regulasi yang berubah perlu terus diikuti. Namun, dengan pemanfaatan AI dan produk inovatif, YOII memiliki peluang besar untuk terus berkembang.
YOII juga terus mengevaluasi kebutuhan pasar dan menyesuaikan produknya. Ini termasuk memperluas cakupan perlindungan dan meningkatkan layanan pelanggan berbasis teknologi.
Penutup
Langkah YOII dalam menggenjot premi 2026 dengan produk gaya hidup dan teknologi AI menunjukkan arah baru dalam bisnis asuransi di Indonesia. Pendekatan yang lebih personal dan digital membuat asuransi bukan lagi hal yang asing, melainkan bagian dari gaya hidup modern.
Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan laporan resmi dari PT Asuransi Digital Bersama Tbk.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













