Finansial

BSI Dukung Penuh Revisi RBB OJK 2026, Siapkan Pendanaan Lebih Besar untuk Program MBG, Koperasi, dan Perumahan

Fadhly Ramadan
×

BSI Dukung Penuh Revisi RBB OJK 2026, Siapkan Pendanaan Lebih Besar untuk Program MBG, Koperasi, dan Perumahan

Sebarkan artikel ini
BSI Dukung Penuh Revisi RBB OJK 2026, Siapkan Pendanaan Lebih Besar untuk Program MBG, Koperasi, dan Perumahan

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menyambut baik rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merevisi aturan Rencana Bisnis Bank (). Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong peran bank lebih aktif dalam mendukung program-program strategis nasional. Salah satunya adalah penyaluran pembiayaan ke sektor-sektor prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Tiga Juta Rumah, serta Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Revisi RBB yang akan tertuang dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) ini diharapkan bisa memberikan fleksibilitas lebih besar bagi bank dalam menyalurkan . BSI, sebagai salah satu bank pelaksana program pemerintah, menyatakan siap mempercepat penyaluran pembiayaan ke ketiga program tersebut. Sejauh ini, bank syariah terbesar di Indonesia ini sudah menunjukkan komitmennya melalui sejumlah realisasi pendanaan yang cukup signifikan.

Program Prioritas yang Didukung BSI

BSI tidak hanya menyatakan dukungan secara retorika. Bank ini sudah menunjukkan komitmen nyata melalui angka-angka riil penyaluran pembiayaan. Hingga , BSI telah menyalurkan dana untuk berbagai program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pembiayaan infrastruktur, koperasi, dan perumahan.

1. Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi -anak di sekolah dasar. BSI turut berperan dalam mendanai pembangunan dapur SPPG (Satu Porsi Pangan Gizi) yang menjadi bagian dari program ini.

Hingga Februari 2026, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 194,50 miliar untuk pembangunan 145 dapur SPPG. Selain itu, BSI juga menyediakan 1.520 Mitra BGN (Badan Gizi Nasional) untuk memperlancar penyaluran dana dan transparansi penggunaannya.

2. Penyaluran KUR Syariah untuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Program KDKMP menjadi wadah pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan. Tujuannya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat melalui koperasi yang sehat dan mandiri. BSI turut mendukung program ini dengan menyalurkan (KUR) syariah.

Hingga Februari 2026, total penyaluran KUR syariah BSI untuk program ini mencapai Rp 1,65 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa BSI benar-benar serius dalam mendukung penguatan ekosistem koperasi di Indonesia.

3. Dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah

Program Tiga Juta Rumah merupakan salah satu program infrastruktur perumahan yang digagas pemerintah. Tujuannya adalah menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. BSI turut mendukung program ini melalui penyaluran pembiayaan perumahan.

Sejauh ini, BSI telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 259 miliar untuk program ini. Angka ini terus bertumbuh seiring dengan kebutuhan masyarakat akan hunian yang terjangkau dan sesuai dengan prinsip syariah.

Kinerja BSI yang Solid di Awal 2026

Peningkatan penyaluran pembiayaan ini tidak terlepas dari kinerja BSI yang solid sepanjang awal tahun 2026. Bank ini mencatat sebesar 14,32% (year-on-year), dengan total pembiayaan mencapai Rp 323 triliun.

Wisnu Sunandar, Corporate Secretary BSI, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh fungsi intermediasi yang baik. Artinya, BSI mampu menyeimbangkan antara penghimpunan dana dan penyaluran pembiayaan secara efektif dan efisien.

Peran BSI dalam Ekosistem Keuangan Nasional

BSI tidak hanya berperan sebagai bank pelaksana, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan dan pemerataan pembangunan. Dengan fokus pada pembiayaan berbasis syariah, BSI turut memperkuat sistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penyaluran Pembiayaan BSI per Program (Hingga Februari 2026)

Program Jumlah Pembiayaan Detail
Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp 194,50 miliar 145 dapur SPPG, 1.520 virtual account Mitra BGN
Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Rp 1,65 triliun Penyaluran KUR syariah
Program Tiga Juta Rumah Rp 259 miliar Pembiayaan perumahan

Tantangan dan Peluang ke Depan

Meskipun kinerja BSI terbilang solid, tantangan tetap ada. Perubahan regulasi, fluktuasi ekonomi makro, dan keuangan bisa memengaruhi penyaluran pembiayaan. Namun, dengan dukungan regulasi baru dari OJK, BSI memiliki peluang lebih besar untuk memperluas jangkauan dan dampak pembiayaannya.

Revisi RBB menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat realisasi program pemerintah. Dengan adanya fleksibilitas lebih besar, bank seperti BSI bisa lebih cepat menyalurkan dana ke sektor-sektor produktif.

Kesimpulan

BSI terus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung program-program pemerintah, terutama dalam penyaluran pembiayaan berbasis syariah. Dengan pertumbuhan pembiayaan yang solid dan dukungan terhadap program prioritas nasional, BSI berperan penting dalam mendorong yang inklusif dan berkelanjutan.

Disclaimer: Data dan angka dalam artikel ini bersifat valid hingga Februari 2026. Informasi lebih lanjut dapat berubah seiring dengan perkembangan regulasi dan kondisi pasar.

Fadhly Ramadan
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.