PT Bank Permata Tbk (BNLI) baru saja mengumumkan penyaluran fasilitas kredit senilai Rp 178,8 miliar kepada PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX). Dana ini akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis perusahaan.
Langkah ini menunjukkan kepercayaan bank terhadap prospek usaha Zyrexindo ke depan. Dengan dana segar dari Bank Permata, Zyrexindo punya ruang untuk memperluas bisnisnya, baik dari sisi operasional maupun investasi aset.
Rincian Penggunaan Kredit dari Bank Permata
Penyaluran kredit ini bukan sembarangan. Ada tiga jenis fasilitas yang diberikan, masing-masing dengan tujuan penggunaan yang berbeda. Zyrexindo memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan modal kerja, pembelian aset, hingga pembangunan.
1. Revolving Loan untuk Modal Kerja
Jenis kredit pertama yang disalurkan adalah revolving loan senilai Rp 60 miliar. Dana ini akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan sehari-hari. Fleksibilitas dari jenis kredit ini memungkinkan Zyrexindo untuk menggunakannya sesuai kebutuhan likuiditas jangka pendek.
2. Term Financing 1 untuk Pembelian Aset
Sebesar Rp 54,4 miliar dialokasikan sebagai term financing 1. Dana ini akan digunakan untuk membeli aset berupa tanah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi jangka panjang Zyrexindo dalam memperluas portofolio aset perusahaan.
3. Term Financing 2 untuk Pembangunan
Sisanya, sebesar Rp 64,4 miliar, masuk dalam kategori term financing 2. Dana ini akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur atau fasilitas pendukung bisnis. Ini bisa mencakup pembangunan gedung, pabrik, atau fasilitas produksi lainnya.
Dampak Kredit Terhadap Ekspansi Zyrexindo
Dengan total fasilitas kredit mencapai Rp 178,8 miliar, Zyrexindo punya modal kuat untuk mengembangkan bisnisnya. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang mempercepat ekspansi, baik secara fisik maupun operasional.
Penggunaan dana yang terstruktur juga menunjukkan bahwa manajemen keuangan Zyrexindo berjalan dengan baik. Dana tidak digunakan sembarangan, tapi dialokasikan sesuai kebutuhan strategis perusahaan.
Perjanjian Kredit yang Telah Disetujui
Perjanjian kerja sama antara Bank Permata dan Zyrexindo telah disetujui pada Jumat, 10 April 2026. Penandatanganan perjanjian serta pemberian jaminan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Hal ini memastikan bahwa proses penyaluran kredit berjalan transparan dan sesuai regulasi. Zyrexindo juga akan membayar biaya administrasi, bunga, serta angsuran sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian.
Tabel Rincian Penyaluran Kredit
Berikut adalah rincian penggunaan dana kredit dari Bank Permata kepada Zyrexindo:
| Jenis Kredit | Jumlah Dana | Tujuan Penggunaan |
|---|---|---|
| Revolving Loan | Rp 60 miliar | Modal kerja |
| Term Financing 1 | Rp 54,4 miliar | Pembelian aset (tanah) |
| Term Financing 2 | Rp 64,4 miliar | Pembangunan |
| Total | Rp 178,8 miliar | – |
Bank Permata dan Catatan Keuangan Terkini
Bank Permata sendiri mencatatkan laba bersih sebesar Rp 3,58 triliun di tahun 2025. Angka ini menunjukkan bahwa bank tetap sehat secara finansial dan mampu memberikan dukungan kredit kepada mitra bisnisnya.
Langkah penyaluran kredit ini juga sejalan dengan strategi Bank Permata dalam mendukung sektor usaha menengah dan besar. Zyrexindo, sebagai perusahaan tercatat, menjadi salah satu mitra strategis dalam portofolio kredit bank.
Potensi Risiko dan Pertimbangan
Meski penyaluran kredit ini menunjukkan kepercayaan bank terhadap Zyrexindo, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan. Fluktuasi pasar, kenaikan suku bunga, dan kondisi ekonomi makro bisa memengaruhi kemampuan Zyrexindo dalam membayar kembali kredit tersebut.
Namun, dengan penggunaan dana yang terstruktur dan pengelolaan keuangan yang baik, Zyrexindo memiliki peluang besar untuk memenuhi kewajiban kreditnya.
Kesimpulan
Penyaluran kredit Rp 178,8 miliar dari Bank Permata kepada Zyrexindo merupakan langkah strategis yang mendukung ekspansi bisnis perusahaan. Dana ini akan digunakan untuk modal kerja, pembelian aset, dan pembangunan, yang semuanya berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang Zyrexindo.
Langkah ini juga mencerminkan kondisi keuangan Bank Permata yang stabil, serta komitmennya dalam mendukung sektor usaha dalam negeri.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan regulasi dan kondisi pasar yang berlaku.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













