Memasuki bulan Maret 2026, banyak guru sertifikasi mulai mengecek status Tunjangan Profesi Guru (TPG) melalui laman Info GTK. Situs ini memang jadi rujukan utama karena berisi data resmi terkait gaji dan tunjangan ASN bidang pendidikan. Namun, yang terjadi belakangan ini cukup mengejutkan banyak orang.
Banyak guru merasa panik begitu melihat besaran gaji pokok di Info GTK yang tiba-tiba turun drastis. Padahal, sebelumnya angka tersebut sudah sesuai dengan yang tercantum di SK terakhir. Penurunan ini langsung memicu kekhawatiran karena gaji pokok menjadi dasar perhitungan tunjangan yang akan cair ke rekening.
Nominal gaji pokok yang lebih rendah berpotensi memengaruhi jumlah TPG yang diterima. Maklum, sistem tunjangan menggunakan data dari Info GTK sebagai acuan utama. Jadi, kalau angka di situ berubah, dampaknya langsung terasa di kantong.
Penyebab Gaji Pokok di Info GTK Turun
Lantas, apa sih penyebab sebenarnya? Kenapa data gaji pokok bisa berubah secara tiba-tiba? Ternyata, ini bukan kesalahan sistem atau manipulasi data. Ada proses spesifik yang sedang terjadi di balik layar.
1. Sistem Sedang Hitung Potensi CO 2025
Perubahan angka tersebut terjadi karena sistem sedang menghitung potensi Cuti Online (CO) 2025. Dalam proses ini, data gaji pokok yang muncul di Info GTK adalah besaran per Januari 2025. Artinya, belum mencerminkan penyesuaian terbaru yang seharusnya berlaku.
Ini adalah bagian dari proses rutin menjelang pelaporan dan evaluasi akhir tahun. Sehingga, angka yang muncul bukanlah kesalahan, melainkan representasi dari kondisi tertentu dalam siklus administrasi kepegawaian.
2. Sinkronisasi Data dengan SK Terakhir Masih Berjalan
Selain itu, sinkronisasi data antara sistem pusat dan SK terbaru masih dalam proses. Dalam beberapa kasus, data di Info GTK memang sempat tidak sinkron karena perubahan struktur atau jabatan yang belum sepenuhnya terupdate secara otomatis.
Solusi dan Langkah yang Bisa Dilakukan
Meski situasi ini mengundang kekhawatiran, sebenarnya tidak perlu panik. Ada beberapa langkah yang bisa diambil agar tidak terjebak informasi yang belum final.
1. Jangan Panik dan Tetap Sabar
Pertama, guru tidak perlu langsung mengambil tindakan drastis. Perubahan ini bersifat sementara dan sedang dalam tahap penyesuaian. Pihak terkait sudah menyadari kondisi ini dan akan melakukan perbaikan secara bertahap.
2. Cek Berkala Info GTK
Langkah kedua adalah terus memantau perkembangan data di Info GTK. Sistem ini akan terus diperbarui hingga mencerminkan angka yang benar-benar sesuai dengan SK terakhir masing-masing guru.
3. Laporkan Jika Ada Ketidaksinkronan
Jika setelah beberapa waktu data belum juga berubah atau justru semakin tidak sesuai, guru bisa melaporkan hal ini ke dinas pendidikan setempat. Biasanya, dinas akan menindaklanjuti dengan menghubungi bagian kepegawaian di tingkat provinsi.
Perbandingan Data Gaji Pokok Sebelum dan Sesudah Sinkronisasi
Berikut adalah contoh ilustrasi perubahan data gaji pokok seorang guru berdasarkan SK terakhir dan data sementara di Info GTK:
| Nama Guru | Gaji Pokok SK Terakhir | Gaji Pokok di Info GTK (Sementara) | Selisih |
|---|---|---|---|
| Budi Santoso | Rp4.250.000 | Rp3.900.000 | -Rp350.000 |
| Ani Wijaya | Rp4.100.000 | Rp3.850.000 | -Rp250.000 |
| Dedi Prasetyo | Rp4.350.000 | Rp4.000.000 | -Rp350.000 |
Catatan: Data di atas hanya sebagai ilustrasi. Angka riil bisa berbeda tergantung pada golongan, masa kerja, dan jabatan fungsional.
Kapan Data Akan Disesuaikan Kembali?
Proses penyesuaian data di Info GTK biasanya memakan waktu beberapa pekan. Tepatnya, akan selesai menjelang pencairan TPG Maret 2026. Pihak Kemendikbudristek dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus melakukan koordinasi agar data segera kembali akurat.
Tips agar Tidak Salah Paham dengan Data Sementara
Agar tidak terjebak informasi yang belum final, berikut beberapa tips yang bisa diikuti:
- Simpan softcopy SK terakhir sebagai referensi
- Cek data secara berkala, bukan hanya saat awal muncul
- Hindari menyebarkan informasi yang belum diverifikasi
- Gunakan media resmi untuk mendapat update terbaru
Kesimpulan
Penurunan gaji pokok di Info GTK yang terjadi menjelang Maret 2026 bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Ini adalah bagian dari proses administrasi rutin menjelang pelaporan akhir tahun. Data yang muncul saat ini adalah representasi dari kondisi per Januari 2025, bukan angka aktual yang seharusnya diterima.
Yang terpenting adalah tetap sabar dan terus memantau perkembangan data. Jika ada ketidaksinkronan yang berkepanjangan, guru bisa menghubungi dinas setempat untuk ditindaklanjuti. Dengan begitu, pencairan TPG bisa berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Disclaimer: Data yang ditampilkan di Info GTK dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan proses sinkronisasi dan kebijakan teknis dari Kemendikbudristek dan BKN. Informasi dalam artikel ini bersifat estimasi dan dapat berbeda dengan kondisi aktual di lapangan.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













