Bansos Kemensos

Mendekati Lebaran 2026, Bansos Kemensos untuk Warga Magelang Sudah Disalurkan, Ini Cara dan Syarat Mendapatkannya

Danang Ismail
×

Mendekati Lebaran 2026, Bansos Kemensos untuk Warga Magelang Sudah Disalurkan, Ini Cara dan Syarat Mendapatkannya

Sebarkan artikel ini
Mendekati Lebaran 2026, Bansos Kemensos untuk Warga Magelang Sudah Disalurkan, Ini Cara dan Syarat Mendapatkannya

Menjelang Lebaran 2026, Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial di wilayah Kabupaten Magelang. Penyaluran ini mencakup paket sembako dan program Asistensi Rehabilitasi Sosial () yang ditujukan bagi kelompok rentan. Desa Ngampeldento, Kecamatan Salaman menjadi salah satu lokasi prioritas penyaluran bantuan ini.

Saluran bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat menjelang hari raya. Terutama bagi mereka yang tergolong ekonomi lemah dan membutuhkan perhatian khusus. Penyerahan bansos dilakukan secara langsung oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, kepada sekitar 150 ().

Apa Itu Program ATENSI?

Program ATENSI merupakan bagian dari upaya Kemensos dalam memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Bantuan ini tidak hanya berupa uang, tetapi juga berupa barang atau layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu penerima.

Bantuan ATENSI yang disalurkan di Magelang mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti tambahan nutrisi untuk lansia, kasur, hingga alat bantu dengar. Total nilai bantuan ini mencapai sekitar Rp15 juta. Sementara itu, bantuan sembako disalurkan kepada sekitar 1.400 KPM dengan total nilai mencapai Rp210 juta.

1. Syarat Penerima Bantuan ATENSI

Untuk bisa menerima bantuan ATENSI, calon penerima harus memenuhi sejumlah syarat tertentu. Syarat ini dirancang agar bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi penerima.

  • Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan (DTSEN)
  • Termasuk dalam kelompok ekonomi terbawah (desil 1–4)
  • Memiliki identitas kependudukan yang valid
  • Telah melalui asesmen oleh pendamping sosial

2. Kelompok Prioritas Penerima ATENSI

Program ini memberikan perhatian khusus pada kelompok masyarakat yang paling rentan. Prioritas utama diberikan kepada lansia dan berat.

  • Lansia berusia di atas 60 tahun yang hidup sendiri atau terlantar
  • Penyandang disabilitas berat dengan keterbatasan aktivitas sehari-hari
  • Lansia tanpa keluarga, mengidap penyakit kronis, atau tinggal di panti sosial
  • Lansia yang hidup sebagai gelandangan atau mengalami penelantaran

Cara Daftar dan Mengajukan Bantuan ATENSI

Bagi masyarakat yang memenuhi syarat, penting untuk mengetahui langkah-langkah pengajuan bantuan ATENSI. Prosesnya cukup mudah, selama dan data diri sudah lengkap.

1. Pastikan Data Terdaftar di DTSEN

Langkah pertama adalah memastikan bahwa data diri sudah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Data ini menjadi dasar penyaluran bantuan dari pusat.

2. Hubungi Petugas Pendamping Sosial

Setelah data terdaftar, langkah berikutnya adalah menghubungi pendamping sosial di wilayah setempat. Mereka akan melakukan asesmen untuk menilai kebutuhan individu.

3. Lengkapi Dokumen Administrasi

Dokumen yang biasanya dibutuhkan antara lain:

  • Kartu Keluarga (KK)
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Surat keterangan dari kelurahan atau desa
  • Dokumen pendukung lainnya seperti surat keterangan dokter (jika diperlukan)

4. Tunggu Verifikasi dan Penyaluran

Setelah semua dokumen lengkap, petugas akan melakukan verifikasi. Jika memenuhi syarat, bantuan akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang telah diidentifikasi.

Penyaluran Bansos Sembako di Magelang

Selain ATENSI, bantuan sembako juga disalurkan kepada sekitar 1.400 KPM di wilayah Magelang. Bantuan ini berupa paket kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur.

Rincian Bantuan Sembako

Item Jumlah per Paket
Beras 5 kg
Minyak Goreng 1 liter
Gula Pasir 1 kg
Telur Ayam 1 kg

Total nilai bantuan sembako mencapai Rp210 juta. Penyaluran dilakukan secara bertahap agar lebih terkoordinasi dan tepat sasaran.

Perbandingan Bantuan ATENSI dan Bansos Sembako

Kriteria ATENSI
Sasaran Lansia & penyandang disabilitas Keluarga ekonomi lemah
Bentuk Bantuan Barang/layanan sesuai kebutuhan Paket sembako
Nilai Bantuan Rp15 juta (total) Rp210 juta (total)
Jumlah Penerima ±150 KPM ±1.400 KPM
Proses Penerimaan Melalui asesmen pendamping Berdasarkan data DTSEN

Pentingnya Bansos Menjelang Lebaran

Menjelang hari raya, kebutuhan masyarakat meningkat. Bantuan sosial menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat tidak terbebani secara ekonomi. Terutama bagi mereka yang berada di desil ekonomi terbawah.

Program seperti ATENSI juga menunjukkan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya pada kebutuhan dasar, tetapi juga pada kualitas hidup kelompok rentan. Lansia dan penyandang disabilitas kerap terlupakan, namun lewat bansos, mereka tetap menjadi prioritas.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan pemerintah. Untuk informasi terkini mengenai penyaluran bansos dan ATENSI, disarankan untuk menghubungi kantor Dinas Sosial setempat atau mengakses situs Kementerian Sosial.

Pastikan data diri dan keluarga sudah terdaftar dalam DTSEN agar tidak ketinggalan informasi terkait bantuan sosial yang tersedia.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.