Sejumlah 3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru untuk program PKH dan BPNT saat ini masih berada di tahap Burekol alias Buka Rekening Kolektif. Artinya, bantuan sosial yang diharapkan belum bisa langsung cair karena masih dalam proses administrasi perbankan. Banyak di antara mereka yang mulai bertanya-tanya kapan dana akan turun, terutama karena status di sistem SIKS-NG belum berubah menjadi SI (Standing Instruction).
Tahap Burekol sendiri merupakan proses awal yang dilakukan oleh bank penyalur untuk membuatkan buku tabungan dan kartu KKS secara massal. Proses ini penting untuk memastikan bahwa data penerima benar-benar sesuai dengan data kependudukan dan siap untuk penyaluran dana. Meski terdengar sederhana, proses ini membutuhkan waktu cukup lama karena melibatkan ribuan data yang harus diverifikasi secara akurat.
Penyebab KPM Baru Masih di Tahap Burekol
Tahap Burekol memang jadi langkah awal sebelum bantuan bisa mengalir. Tapi kenapa proses ini bisa memakan waktu lama? Berikut beberapa penyebab utamanya.
1. Verifikasi Data Kependudukan
Bank penyalur perlu memastikan bahwa data KPM baru benar-benar valid dan sesuai dengan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Proses ini melibatkan sinkronisasi data antara beberapa instansi, dan tentu saja tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari.
2. Pembuatan Rekening Secara Massal
Dengan jumlah KPM baru mencapai 3 juta, pembuatan rekening kolektif membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Bank harus memproses data secara bertahap agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
3. Kesiapan Infrastruktur Sistem
Bank juga perlu memastikan bahwa sistem mereka siap menampung jumlah rekening baru dalam jumlah besar. Hal ini penting untuk mencegah gangguan teknis saat penyaluran dana nanti.
Perkiraan Jadwal Cairnya Bansos PKH dan BPNT
Meski belum semua KPM baru selesai tahap Burekol, pemerintah tetap menyiapkan jadwal pencairan bantuan secara bertahap. Berikut perkiraan jadwalnya berdasarkan informasi terbaru.
1. April 2026 – Tahap 1 untuk KPM SI
KPM yang sudah berstatus SI diperkirakan akan mulai menerima bantuan pada awal April 2026. Ini berlaku untuk penerima BPNT dan PKH yang sudah melewati proses Burekol dan verifikasi data.
2. Mei 2026 – Penyaluran Tahap 2
Tahap kedua akan mengakomodasi KPM baru yang sudah selesai proses Burekol dan berubah statusnya menjadi SI. Perkiraan pencairan dimulai sekitar pertengahan Mei 2026.
3. Juni 2026 – Penyaluran Susulan
Untuk KPM yang baru berubah status SI di akhir Mei, penyaluran bisa menyusul di awal Juni 2026. Ini juga berlaku untuk daerah-daerah dengan jumlah KPM baru cukup tinggi.
Tips Menunggu Pencairan Bansos
Menunggu pencairan bisa terasa lama, apalagi kalau belum tahu kapan pastinya. Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar prosesnya lebih lancar.
1. Cek Status Berkala via Pendamping Sosial
Pendamping sosial di masing-masing wilayah bisa memberikan informasi terkini soal status KPM. Jangan ragu untuk menanyakan perkembangan secara berkala.
2. Pastikan Data di SIKS-NG Sudah Valid
Kadang pencairan terlambat karena ada ketidaksesuaian data. Pastikan data diri dan keluarga sudah benar di sistem SIKS-NG.
3. Jangan Mudah Percaya Informasi Tidak Valid
Banyak beredar info palsu soal jadwal cair atau cara mempercepat pencairan. Selalu pastikan informasi dari sumber resmi seperti YouTube Diary Bansos atau situs Kemensos.
Rincian Nominal Bantuan yang Diterima
Berikut rincian perkiraan nominal bantuan yang bisa diterima oleh KPM baru, baik untuk program PKH maupun BPNT.
| Program | Nominal Per Bulan | Frekuensi Cair | Total Per Tahun |
|---|---|---|---|
| PKH | Rp300.000 | 12 bulan | Rp3,6 juta |
| BPNT | Rp600.000 | 3 bulan | Rp1,8 juta |
| Total | – | – | Rp5,4 juta |
Catatan: Nominal bisa berubah tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi ekonomi nasional.
Daftar Perkiraan Wilayah dengan KPM Baru Terbanyak
Wilayah tertentu memiliki jumlah KPM baru yang cukup tinggi. Berikut daftar perkiraan wilayah dengan KPM baru terbanyak yang masih dalam proses Burekol.
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Jawa Barat
- Sumatera Utara
- Sulawesi Selatan
Wilayah-wilayah ini menjadi fokus utama karena jumlah penerima baru cukup besar. Oleh karena itu, proses Burekol di daerah ini bisa memakan waktu lebih lama dibanding daerah lain.
Apa Itu Standing Instruction (SI)?
Standing Instruction (SI) adalah status di mana rekening KPM sudah aktif dan siap menerima penyaluran bantuan secara rutin. Sebelum mencapai status ini, KPM harus melewati tahap Burekol dan verifikasi data. Status SI menandakan bahwa seluruh proses administrasi sudah selesai.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan data dan perkiraan terbaru hingga Maret 2026. Jadwal dan nominal bantuan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi lapangan. Selalu pantau informasi resmi dari sumber terpercaya agar tidak ketinggalan update terbaru.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













