Bansos Kemensos

Ini Dia Alasan 3 Juta KPM Baru PKH dan BPNT Masih Menunggu Tahap Burekol dan Perkiraan Waktu Pencairan Dana

Herdi Alif Al Hikam
×

Ini Dia Alasan 3 Juta KPM Baru PKH dan BPNT Masih Menunggu Tahap Burekol dan Perkiraan Waktu Pencairan Dana

Sebarkan artikel ini
Ini Dia Alasan 3 Juta KPM Baru PKH dan BPNT Masih Menunggu Tahap Burekol dan Perkiraan Waktu Pencairan Dana

Sejumlah 3 juta Keluarga Penerima Manfaat () baru untuk program PKH dan BPNT saat ini masih berada di tahap Burekol alias Buka Rekening Kolektif. Artinya, bantuan sosial yang diharapkan belum bisa langsung cair karena masih dalam proses administrasi perbankan. Banyak di antara mereka yang mulai bertanya-tanya kapan dana akan turun, terutama karena status di sistem SIKS-NG belum berubah menjadi SI (Standing Instruction).

Tahap Burekol sendiri merupakan proses awal yang dilakukan oleh bank penyalur untuk membuatkan buku tabungan dan kartu KKS secara massal. Proses ini penting untuk memastikan bahwa penerima benar-benar sesuai dengan data kependudukan dan siap untuk penyaluran dana. Meski terdengar sederhana, proses ini membutuhkan waktu cukup lama karena melibatkan ribuan data yang harus diverifikasi secara akurat.

Penyebab KPM Baru Masih di Tahap Burekol

Tahap Burekol memang jadi langkah awal sebelum bantuan bisa mengalir. Tapi kenapa proses ini bisa memakan waktu lama? Berikut beberapa utamanya.

1. Verifikasi Data Kependudukan

Bank penyalur perlu memastikan bahwa data KPM baru benar-benar valid dan sesuai dengan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Proses ini melibatkan sinkronisasi data antara beberapa instansi, dan tentu saja tidak bisa dilakukan dalam hitungan hari.

2. Pembuatan Rekening Secara Massal

Dengan KPM baru mencapai 3 juta, pembuatan rekening kolektif membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Bank harus memproses data secara bertahap agar tidak terjadi kesalahan administrasi.

3. Kesiapan Infrastruktur Sistem

Bank juga perlu memastikan bahwa sistem mereka siap menampung jumlah rekening baru dalam jumlah besar. Hal ini penting untuk mencegah gangguan teknis saat penyaluran dana nanti.

Perkiraan Jadwal Cairnya Bansos PKH dan BPNT

Meski belum semua KPM baru selesai tahap Burekol, pemerintah tetap menyiapkan jadwal pencairan bantuan secara bertahap. Berikut perkiraan jadwalnya berdasarkan informasi terbaru.

1. April 2026 – Tahap 1 untuk KPM SI

KPM yang sudah berstatus SI diperkirakan akan mulai menerima bantuan pada awal April 2026. Ini berlaku untuk penerima BPNT dan PKH yang sudah melewati proses Burekol dan verifikasi data.

2. Mei 2026 – Penyaluran Tahap 2

Tahap kedua akan mengakomodasi KPM baru yang sudah selesai proses Burekol dan berubah statusnya menjadi SI. Perkiraan pencairan dimulai sekitar pertengahan Mei 2026.

3. Juni 2026 – Penyaluran Susulan

Untuk KPM yang baru berubah status SI di akhir Mei, penyaluran bisa menyusul di awal Juni 2026. Ini juga berlaku untuk daerah-daerah dengan jumlah KPM baru cukup tinggi.

Tips Menunggu Pencairan Bansos

Menunggu pencairan bisa terasa lama, apalagi kalau belum tahu kapan pastinya. Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar prosesnya lebih lancar.

1. Cek Status Berkala via Pendamping Sosial

Pendamping sosial di masing-masing wilayah bisa memberikan informasi terkini soal status KPM. Jangan ragu untuk menanyakan perkembangan secara berkala.

2. Pastikan Data di SIKS-NG Sudah Valid

Kadang pencairan terlambat karena ada ketidaksesuaian data. Pastikan data diri dan keluarga sudah benar di sistem SIKS-NG.

3. Jangan Mudah Percaya Informasi Tidak Valid

Banyak beredar info palsu soal jadwal cair atau cara mempercepat pencairan. Selalu pastikan informasi dari sumber resmi seperti YouTube Diary Bansos atau .

Rincian Nominal Bantuan yang Diterima

Berikut rincian perkiraan nominal bantuan yang bisa diterima oleh KPM baru, baik untuk program PKH maupun BPNT.

Program Nominal Per Bulan Frekuensi Cair Total Per Tahun
PKH Rp300.000 12 bulan Rp3,6 juta
BPNT Rp600.000 3 bulan Rp1,8 juta
Total Rp5,4 juta

Catatan: Nominal bisa berubah tergantung pemerintah dan kondisi nasional.

Daftar Perkiraan Wilayah dengan KPM Baru Terbanyak

Wilayah tertentu memiliki jumlah KPM baru yang cukup tinggi. Berikut daftar perkiraan wilayah dengan KPM baru terbanyak yang masih dalam proses Burekol.

  1. Jawa Tengah
  2. Jawa Timur
  3. Jawa Barat
  4. Sumatera Utara
  5. Sulawesi Selatan

Wilayah-wilayah ini menjadi fokus utama karena jumlah cukup besar. Oleh karena itu, proses Burekol di daerah ini bisa memakan waktu lebih lama dibanding daerah lain.

Apa Itu Standing Instruction (SI)?

Standing Instruction (SI) adalah status di mana rekening KPM sudah aktif dan siap menerima penyaluran bantuan secara rutin. Sebelum mencapai status ini, KPM harus melewati tahap Burekol dan verifikasi data. Status SI menandakan bahwa seluruh proses administrasi sudah selesai.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat estimasi berdasarkan data dan perkiraan terbaru hingga 2026. Jadwal dan nominal bantuan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi lapangan. Selalu pantau informasi resmi dari sumber terpercaya agar tidak ketinggalan terbaru.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.