Bansos Kemensos

Cara Mengecek Desil Penerima Bansos 2026 dan Langkah Perubahan Data Pribadi

Danang Ismail
×

Cara Mengecek Desil Penerima Bansos 2026 dan Langkah Perubahan Data Pribadi

Sebarkan artikel ini
Cara Mengecek Desil Penerima Bansos 2026 dan Langkah Perubahan Data Pribadi

Desil mulai menjadi perhatian banyak kalangan, terutama bagi yang membutuhkan bantuan pemerintah. Sistem desil ini digunakan sebagai acuan untuk menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, seperti BPNT, PKH, hingga PBI-JKN. Tapi, bagaimana sebenarnya sistem ini bekerja? Dan apa yang harus dilakukan jika data desil tidak sesuai dengan kondisi nyata?

Sistem desil sendiri tidak sembarangan dibuat. Ia diambil dari data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial, yang kemudian diproses menjadi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dengan sistem ini, pemerintah bisa mengetahui siapa saja yang benar-benar membutuhkan bantuan. Tapi, karena kondisi bisa berubah, masyarakat juga diberi kesempatan untuk memperbarui data mereka.

Link Cek Desil Penerima Bansos 2026

Bagi yang ingin tahu apakah dirinya masuk dalam daftar bansos 2026, sekarang sudah tersedia situs resmi untuk mengeceknya. Website cekbansos.kemensos.go.id memang kerap diperbarui, dan tahun ini tampilannya sudah lebih sederhana. Tidak perlu lagi memasukkan nama lengkap dan alamat domisili seperti sebelumnya. Cukup dengan KTP dan kode verifikasi, data desil bisa langsung dilihat.

Cara ceknya pun cukup mudah:

Setelah itu, akan muncul informasi lengkap seperti nama, desil, serta . Jika kolom desil menunjukkan angka 1 hingga 4, maka keluarga tersebut masih berpeluang besar mendapat bantuan. Tapi, jika angkanya lebih tinggi, mungkin perlu diajukan ulang.

Cara Update Desil 2026 Online

Tidak semua data langsung akurat begitu saja. Bisa jadi, kondisi ekonomi seseorang berubah, tapi datanya belum terupdate. Nah, untuk itu, Kemensos menyediakan fitur pembaharuan data lewat aplikasi Bansos. Prosesnya bisa dilakukan secara mandiri dan tidak terlalu ribet.

1. Instal Aplikasi Cek Bansos

Langkah pertama adalah mengunduh aplikasi Cek Bansos dari Store. Aplikasi ini gratis dan bisa digunakan siapa saja yang ingin mengecek atau mengupdate data bansos.

2. Buka Aplikasi Cek Bansos

Setelah terinstal, buka aplikasi dan lewati halaman awal dengan klik tombol “Lewati”. Lalu pilih menu “Masuk”.

3. Buat Akun Baru

Jika belum pernah mendaftar, pilih “Buat Akun Baru” dan isi data diri seperti NIK, nama lengkap, nomor HP, serta alamat email.

4. Finalisasi Pembuatan Akun

Setelah semua data terisi, klik “Buat Akun”. Akan muncul verifikasi email. Pastikan alamat email yang dimasukkan benar agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

5. Setujui Pernyataan

Klik “Setuju” pada kolom pernyataan yang muncul. Setelah itu, cek email dari Kemensos untuk verifikasi akun.

6. Login ke Aplikasi

Gunakan username dan password yang sudah dibuat untuk login. Setelah berhasil, masuk ke menu “” untuk melihat data desil.

7. Ajukan Pembaharuan Data

Jika desil yang muncul tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, klik tombol “Request Pembaharuan Data”. Pastikan nama yang bersangkutan sudah tercantum dalam profil keluarga.

Proses ini tidak langsung selesai dalam sehari. Peserta diminta menunggu beberapa waktu hingga pengajuan diverifikasi. Cek email secara berkala untuk mendapat notifikasi hasilnya.

Perubahan Aturan Desil 2026

Tahun 2026 membawa perubahan dalam sistem desil bansos. Sebelumnya, penerima bansos bisa berasal dari desil 1 hingga 5. Namun kini, hanya desil 1 hingga 4 yang masih mendapat bantuan secara rutin. Ini berarti, masyarakat di desil 5 ke atas harus lebih aktif dalam mengupdate data agar tidak kehilangan haknya.

Berikut rinciannya:

Program Bansos Desil yang Berhak
PKH Desil 1 – 4
BPNT Desil 1 – 4
PBI-JKN Desil 1 – 5 atau asesmen
ATENSI Desil 1 – 5 atau asesmen
Bansos Lain Kemensos Desil 1 – 5 atau asesmen

Perubahan ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran. Artinya, bantuan akan lebih banyak mengalir ke keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Pentingnya Data yang Akurat

Data desil bukan sekadar angka. Ia menentukan apakah seseorang layak atau tidak untuk menerima bantuan dari pemerintah. Jika data tidak akurat, maka bantuan bisa saja salah sasaran. Oleh karena itu, masyarakat sangat disarankan untuk memastikan bahwa data yang tercatat sudah sesuai dengan kondisi terkini.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • anggota keluarga
  • Penghasilan bulanan
  • Kepemilikan aset
  • Kondisi tempat tinggal

Semua faktor ini bisa memengaruhi posisi desil seseorang. Jika ada perubahan, segera ajukan update data melalui aplikasi atau langsung ke kantor kelurahan setempat.

Disclaimer

Data desil bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada hasil pendataan terbaru dari pemerintah. Informasi yang tercantum di situs cekbansos.kemensos.go.id adalah data terakhir yang tersedia dan bisa saja belum sepenuhnya mencerminkan kondisi saat ini. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan kebijakan terkait bansos dan melakukan update data secara berkala.

Sistem ini memang terus berkembang. Tujuannya agar bantuan bisa tepat sasaran dan tepat manfaat. Jadi, jika merasa layak tapi belum mendapat bansos, jangan ragu untuk mengecek dan mengupdate data. Siapa tahu, tahun ini bisa jadi kesempatan untuk mendapat bantuan yang selama ini diharapkan.

Danang Ismail
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.