Bansos Kemensos

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap Pertama 2026 Masih Berlangsung, KPM di Beberapa Daerah Terima Bantuan Awal Maret 2026 Mendatang

Rista Wulandari
×

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap Pertama 2026 Masih Berlangsung, KPM di Beberapa Daerah Terima Bantuan Awal Maret 2026 Mendatang

Sebarkan artikel ini
Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap Pertama 2026 Masih Berlangsung, KPM di Beberapa Daerah Terima Bantuan Awal Maret 2026 Mendatang

Pencairan bansos PKH dan tahap pertama tahun 2026 masih berlanjut hingga pertengahan . Meski sebagian besar penerima sudah mendapatkan bantuan pada awal bulan, sejumlah wilayah mulai melaporkan pencairan susulan pada 17 dan 18 Maret 2026. Penyaluran ini terjadi secara bertahap dan tercatat di berbagai daerah melalui beberapa bank penyalur.

Informasi ini berdasarkan dari (KPM) yang tersebar di berbagai wilayah. Banyak dari mereka mulai mendapatkan dana dengan nominal beragam, tergantung pada jenis bantuan dan status kepesertaan masing-masing. Ada yang menerima Rp225.000, ada juga yang mendapat hingga Rp1,5 juta.

Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Susulan di Berbagai Wilayah

Penyaluran memang tidak selalu serentak. Ada jeda waktu antara satu daerah dengan daerah lainnya, terutama untuk pencairan susulan. Faktor , verifikasi data, hingga kesiapan infrastruktur bisa memengaruhi waktu penyaluran.

Beberapa daerah sudah mulai melaporkan penerimaan bansos pada pertengahan Maret. Ini menunjukkan bahwa proses penyaluran masih berjalan, meski terbilang lebih lambat dari jadwal awal. Berikut beberapa laporan yang masuk dari berbagai wilayah.

1. Pencairan di Bank BNI

Bank BNI mencatat beberapa pencairan susulan pada 18 Maret 2026. Salah satunya adalah bansos PKH untuk anak sekolah tingkat sebesar Rp225.000. Dana ini masuk ke rekening KPM pada sore hari, sekitar pukul 16.01.

Selain itu, ada juga laporan pencairan sebesar Rp600.000 untuk KKS baru yang mulai aktif sejak November 2025. Nominal ini diterima di wilayah Banten dan Karawang. Penerima menyebut bahwa dana ini merupakan bagian dari PKH susulan triwulan pertama.

2. Pencairan di Bank BRI

Bank BRI juga mencatat aktivitas pencairan susulan. Di wilayah Nganjuk, tercatat penyaluran BPNT sebesar Rp600.000 yang masuk pada 17 Maret 2026. Dana ini diterima oleh KPM yang sebelumnya belum mendapat bantuan secara penuh.

Di Wonosobo, laporan serupa juga muncul. Pada 18 Maret, sejumlah KPM melaporkan penerimaan bantuan dengan nominal yang sama, yaitu Rp600.000. Ini menunjukkan bahwa penyaluran tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan menyebar di beberapa daerah.

3. Nominal Lain yang Terpantau Masuk

Selain dua nominal di atas, ada beberapa jumlah lain yang juga terlihat masuk ke rekening penerima. Misalnya, dana sebesar Rp950.000 dan Rp1.500.000 yang merupakan bagian dari PKH susulan triwulan pertama. Dana ini biasanya diterima oleh keluarga dengan lebih dari satu komponen bantuan.

Untuk bantuan BPNT, tercatat saldo sebesar Rp590.000 yang masuk ke KKS baru. Dana ini biasanya digunakan untuk pembelian kebutuhan pokok melalui e-wallet atau kartu elektronik yang disediakan oleh pemerintah.

Rincian Pencairan Bansos PKH dan BPNT Susulan

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah tabel rincian pencairan bansos PKH dan BPNT susulan yang terpantau di beberapa wilayah pada 17-18 Maret 2026.

Tanggal Bank Penyalur Wilayah Jenis Bansos Nominal
17 Maret 2026 BRI Nganjuk BPNT Rp600.000
18 Maret 2026 BNI Banten PKH Rp600.000
18 Maret 2026 BNI Karawang PKH Rp600.000
18 Maret 2026 BNI Wonosobo BPNT Rp600.000
18 Maret 2026 BNI PKH Anak SD Rp225.000
18 Maret 2026 PKH Susulan Rp950.000
18 Maret 2026 PKH Susulan Rp1.500.000
18 Maret 2026 BPNT Baru Rp590.000

Penjelasan Status Pencairan Bansos

Pencairan yang terjadi pada 17-18 Maret 2026 merupakan bagian dari penyaluran susulan tahap pertama periode Januari hingga Maret. Ini bukan pencairan tahap kedua, melainkan penyaluran ulang bagi KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan secara penuh.

Bantuan ini diberikan untuk memastikan bahwa setiap keluarga yang berhak tetap mendapatkan dukungan di awal tahun. Penyaluran susulan biasanya terjadi karena adanya kendala teknis, verifikasi data, atau jumlah penerima.

Tips untuk KPM yang Belum Menerima Bansos

Bagi keluarga yang belum menerima bansos hingga pertengahan Maret, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan bantuan segera cair.

1. Cek Status Penerimaan di Aplikasi Resmi

Pastikan data diri masih aktif dan sesuai dengan yang terdaftar di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Gunakan aplikasi resmi seperti SIKAS atau langsung ke kantor kelurahan.

2. Hubungi Kantor Kelurahan atau Dinas Sosial

Jika dana belum juga masuk, segera hubungi pihak terkait di tingkat kecamatan atau kabupaten. Mereka bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait status penyaluran di wilayah tersebut.

3. Jangan Mudah Percaya Informasi Hoaks

Hindari mengikuti informasi yang belum jelas kebenarannya. Pencairan bansos hanya dilakukan melalui saluran resmi pemerintah dan bank penyalur yang telah ditunjuk.

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu. Nominal dan jadwal pencairan bansos bisa berbeda di setiap wilayah tergantung pada kebijakan daerah dan kesiapan infrastruktur penyaluran. Data yang disajikan bersumber dari laporan warga dan kanal YouTube Arfan Saputra Channel, sehingga belum tentu mencerminkan situasi secara nasional.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.