Ilustrasi pengecekan bansos tahap 2 oleh KPM. (Foto: Instagram @pkhkarawaci)
Percepatan pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap kedua mulai terlihat menjelang akhir April 2026. Update terbaru dari sistem SIKS-NG menunjukkan bahwa Bank BSI telah mengeluarkan Surat Perintah Membayar (SPM), sementara bank lain masih dalam tahap verifikasi rekening.
Data bayar untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH juga sudah terlihat di sistem. Nominal yang bervariasi mulai dari Rp750.000 hingga Rp1.500.000 menandakan bahwa pencairan tahap kedua semakin dekat. Nama yang sudah masuk ke menu final closing kemungkinan besar akan segera menerima pencairan.
Status Terkini Penyaluran PKH dan BPNT April 2026
Pemerintah terus memantau proses penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT untuk periode April hingga Juni 2026. Pergerakan data di SIKS-NG menunjukkan adanya kemajuan signifikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Sebelumnya, data masih dalam tahap verifikasi rekening. Namun kini, sudah ada pergerakan data bayar yang terlihat jelas, khususnya untuk PKH. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa pencairan tahap kedua akan segera dilakukan.
Bank BSI menjadi yang terdepan dalam proses ini. Bank yang konsisten menjadi pelopor pencairan sejak tahap pertama tahun lalu kembali menunjukkan performa cepat. Sementara itu, tiga bank besar lainnya masih dalam proses persiapan.
1. Bank BSI Telah Keluarkan SPM PKH dan BPNT
Bank BSI mencatat pencapaian penting dengan sudah mengeluarkan Surat Perintah Membayar (SPM) untuk kedua jenis bantuan tersebut. Ini berarti proses pencairan sudah memasuki tahap akhir, dan tinggal menunggu eksekusi ke rekening penerima.
2. Bank Mandiri, BRI, dan BNI Masih Verifikasi Rekening
Ketiga bank besar ini masih berada di tahap verifikasi rekening untuk BPNT. Sementara untuk PKH, data bayar sudah muncul, tetapi status belum mencapai tahap SPM. Meskipun demikian, ini tetap menjadi perkembangan positif.
Bank mana pun yang menjadi penyalur, yang terpenting adalah nama KPM sudah masuk ke menu final closing. Artinya, pencairan sudah pasti akan dilakukan, tinggal menunggu waktu.
Nominal Bantuan PKH Tahap Kedua yang Sudah Muncul
Data bayar yang muncul di SIKS-NG menunjukkan beberapa nominal bantuan yang akan diterima oleh KPM. Berikut rinciannya:
| Nominal Bantuan | Keterangan |
|---|---|
| Rp750.000 | Bantuan untuk komponen PKH dasar |
| Rp975.000 | Bantuan dengan tambahan komponen tertentu |
| Rp1.100.000 | Bantuan untuk keluarga dengan lebih dari satu komponen |
| Rp1.500.000 | Bantuan maksimal untuk keluarga dengan komponen lengkap |
Setiap nominal mencerminkan jumlah komponen PKH yang diterima. Semakin banyak komponen yang berlaku, semakin besar pula nilai bantuannya. Jika nominal sudah muncul di final closing, maka pencairan akan dilakukan secara penuh.
Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak 4 liter. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Berikut wilayah yang sudah mulai menerima atau menjadwalkan penyaluran bantuan pangan:
Wilayah Penyaluran Bantuan Pangan April–Mei 2026
| Wilayah | Lokasi Spesifik | Status Penyaluran |
|---|---|---|
| Aceh | Aceh Tamiang, Aceh Besar, Pidie, Banda Aceh | Pengambilan bertahap |
| Jawa | Bekasi (Duren Jaya), Sukabumi, Nganjuk, Kediri, Malang | Sedang berlangsung |
| Sulawesi | Mamuju, Manado | Penjadwalan ulang |
Penyaluran bantuan pangan ini dijadwalkan berlanjut hingga Mei 2026. Namun, belum semua wilayah mendapat jadwal pasti. KPM diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pendamping sosial setempat.
Tips Menantikan Pencairan Bansos dengan Tenang
Menunggu pencairan bansos bisa bikin deg-degan, apalagi kalau belum tahu kapan pastinya. Tapi tenang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar prosesnya terasa lebih tenang dan terkendali.
1. Pastikan Data di SIKS-NG Sudah Final Closing
Langkah pertama adalah memastikan bahwa nama KPM sudah masuk ke menu final closing. Ini menandakan bahwa proses verifikasi sudah selesai dan tinggal menunggu eksekusi pencairan.
2. Cek Rekening Secara Berkala
Jika data sudah final, langkah selanjutnya adalah memantau rekening secara berkala. Pencairan bisa terjadi kapan saja, dan biasanya akan langsung masuk ke rekening yang terdaftar.
3. Tunggu Informasi Resmi dari Pendamping Sosial
Jangan mudah percaya kabar tidak resmi. Selalu tunggu informasi langsung dari pendamping sosial atau situs resmi pemerintah agar tidak terjebak hoaks.
4. Siapkan Dokumen Pendukung
Meski pencairan dilakukan secara elektronik, tetap siapkan dokumen seperti KTP, kartu keluarga, dan kartu PKH/BPNT. Dokumen ini bisa diminta sewaktu-waktu sebagai verifikasi tambahan.
Disclaimer
Informasi yang disajikan bersifat terkini per 25 April 2026. Data pencairan bansos bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pemerintah dan kondisi teknis di lapangan. Pastikan selalu mengakses informasi resmi untuk mendapatkan update terbaru.
Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.













