Kabar menggembirakan datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di berbagai penjuru tanah air. Saldo bantuan sosial untuk tahap 2 alokasi April, Mei, dan Juni 2026 mulai terpantau masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank penyalur, khususnya Bank BNI.
Proses distribusi dana bantuan ini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat sejak awal Mei 2026. Meski penyebaran dana berlangsung secara bertahap, antusiasme penerima manfaat terlihat cukup tinggi di berbagai daerah, mulai dari wilayah Jawa Barat hingga Sulawesi Selatan.
Sebaran Wilayah Pencairan PKH Tahap 2
Penyaluran bantuan PKH kali ini dilakukan secara merata namun tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak bank penyalur. Berdasarkan laporan terkini, banyak KPM yang sudah berhasil melakukan penarikan saldo melalui mesin ATM maupun layanan perbankan digital.
Perlu dipahami bahwa besaran nominal yang diterima setiap KPM sangat bervariasi. Hal ini bergantung sepenuhnya pada komponen bantuan yang melekat pada masing-masing penerima, seperti kategori balita, anak sekolah, hingga lansia.
Berikut adalah rincian wilayah yang terpantau telah menerima pencairan dana PKH melalui KKS Bank BNI:
1. Daftar Nominal Pencairan di Berbagai Daerah
- Pekalongan, Jawa Tengah: Komponen anak balita cair sebesar Rp750.000.
- Tangerang Kota, Banten: Komponen lansia cair sebesar Rp600.000 bagi pemegang KKS terbitan 2021.
- Gowa, Sulawesi Selatan: Pencairan bervariasi mulai dari Rp225.000 hingga Rp1.200.000.
- Cirebon, Jawa Barat: Pencairan sebesar Rp150.000 untuk KKS terbitan 2017 dan Rp225.000 untuk komponen anak sekolah dasar.
- Karawang, Jawa Barat: Komponen lansia cair sebesar Rp600.000.
- Mojokerto, Jawa Timur: Penarikan saldo tercatat sebesar Rp1.000.000.
- Cikarang Barat: Sebagian warga telah menerima saldo sebesar Rp600.000.
- Sidoarjo, Jawa Timur: Saldo bantuan sebesar Rp500.000 mulai masuk ke rekening.
- Tasikmalaya, Jawa Barat: Total pencairan mencapai Rp975.000 dari akumulasi berbagai komponen.
- Surabaya, Jawa Timur: Penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp700.000.
Perbandingan Kategori dan Nominal Bantuan
Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai distribusi dana, berikut adalah tabel perbandingan estimasi nominal yang diterima berdasarkan kategori komponen PKH. Data ini merupakan rangkuman dari laporan lapangan yang terjadi di berbagai daerah selama periode awal Mei 2026.
| Komponen PKH | Estimasi Nominal (Per Tahap) |
|---|---|
| Anak Balita | Rp750.000 |
| Anak SD | Rp225.000 |
| Lansia | Rp600.000 |
| Komponen Gabungan | Rp700.000 – Rp1.200.000 |
Catatan: Nominal di atas dapat berubah tergantung pada kebijakan pemerintah dan pemutakhiran data KPM.
Informasi di atas menunjukkan bahwa bantuan tidak hanya menyasar pemegang KKS keluaran terbaru. Kartu lama dengan tahun terbit 2017 maupun 2021 pun tetap mendapatkan hak yang sama selama status kepesertaan masih aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Langkah Pengecekan Saldo Secara Mandiri
Bagi KPM yang belum mendapati saldo masuk ke rekening, tidak perlu merasa cemas secara berlebihan. Mengingat proses distribusi dilakukan secara bertahap, ada kemungkinan dana baru akan masuk ke rekening dalam beberapa hari ke depan.
Untuk memastikan status bantuan, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan secara mandiri:
1. Cara Memastikan Status Pencairan
- Cek saldo melalui mesin ATM terdekat menggunakan KKS masing-masing.
- Manfaatkan layanan perbankan digital seperti aplikasi Wonder by BNI untuk melihat mutasi rekening tanpa harus keluar rumah.
- Kunjungi agen bank atau pendamping PKH setempat jika mengalami kendala teknis pada kartu.
- Lakukan pengecekan secara berkala setiap dua atau tiga hari sekali.
Perlu diingat bahwa saat ini fokus penyaluran masih tertuju pada komponen PKH. Sebagian besar penerima manfaat melaporkan bahwa saldo untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) belum terlihat masuk ke rekening yang sama.
Situasi ini sangat wajar terjadi karena mekanisme penyaluran bantuan sosial seringkali memiliki jadwal yang berbeda antara satu program dengan program lainnya. Tetaplah bersabar dan terus memantau informasi resmi dari pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Tips Menjaga Keamanan Data KPM
Dalam masa pencairan bantuan sosial, kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sangat diperlukan. Jangan pernah memberikan PIN kartu atau informasi pribadi kepada orang asing yang mengaku sebagai petugas bank atau pendamping sosial.
Selalu pastikan untuk melakukan transaksi di tempat yang aman dan terpercaya. Jika terdapat kendala pada kartu seperti saldo tidak kunjung masuk atau kartu terblokir, segera hubungi pihak bank penyalur atau pendamping PKH resmi di tingkat desa atau kelurahan.
Disclaimer: Data pencairan yang tercantum dalam artikel ini bersifat informatif berdasarkan laporan di lapangan per Mei 2026. Jadwal dan nominal pencairan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan Kementerian Sosial dan proses verifikasi data yang dilakukan secara berkala oleh pihak terkait.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













