Nasional

Cara Meningkatkan Efisiensi Mobil Listrik Saat Perjalanan Jauh ke Kampung Halaman

Rista Wulandari
×

Cara Meningkatkan Efisiensi Mobil Listrik Saat Perjalanan Jauh ke Kampung Halaman

Sebarkan artikel ini
Cara Meningkatkan Efisiensi Mobil Listrik Saat Perjalanan Jauh ke Kampung Halaman

Musim mudik identik dengan perjalanan jarak jauh dan tantangan menjaga performa tetap optimal. Apalagi saat ini, semakin banyak keluarga yang beralih ke sebagai pilihan ramah lingkungan dan hemat jangka panjang. Tapi, tanpa persiapan yang tepat, perjalanan bisa jadi berisiko baterai habis atau efisiensi menurun di tengah jalan.

Penggunaan mobil listrik saat mudik memang menuntut strategi khusus. Bukan hanya soal mengetahui lokasi SPKLU, tapi juga memperhatikan komponen kendaraan yang sering diabaikan, seperti ban. PT Hankook Tire Sales (HTSI) menyebut bahwa ban memiliki peran penting dalam efisiensi energi mobil listrik. Bobot baterai yang berat dan torsi instan mobil listrik membuat ban harus bekerja lebih keras.

Strategi Mudik dengan Mobil Listrik yang Efisien

Menjaga efisiensi mobil listrik saat mudik bukan cuma soal baterai. Ada beberapa hal teknis yang bisa dilakukan agar perjalanan lebih lancar dan tidak terhambat di tengah jalan. Mulai dari pemilihan ban hingga pengaturan tekanan angin, semuanya berpengaruh langsung pada jarak tempuh dan kenyamanan.

1. Periksa Kondisi Ban Secara Rutin

Ban yang tidak dalam kondisi prima bisa jadi penyebab utama efisiensi mobil listrik menurun. Sebelum mudik, lakukan pemeriksaan visual sekitar 2- minggu sebelum keberangkatan.

Tanda-tanda ban bermasalah bisa berupa suara bising saat dikendarai atau penurunan jarak tempuh yang signifikan meski baterai penuh. Ini bisa jadi indikasi bahwa hambatan gulir ban sudah tidak optimal.

2. Gunakan Ban Khusus untuk Mobil Listrik

Mobil listrik memiliki karakteristik unik, termasuk bobot lebih berat akibat baterai dan torsi yang langsung maksimal saat pedal ditekan. Ban biasa belum tentu mampu menangani beban ini secara efisien.

Ban khusus mobil listrik seperti iON ST AS dirancang untuk memberikan daya tahan lebih dan efisiensi energi. Ini bukan sekadar soal jarak tempuh, tapi juga kenyamanan dan keamanan saat menempuh perjalanan jauh.

3. Pastikan Tekanan Angin Ban Sesuai Rekomendasi

Tekanan angin yang tidak sesuai bisa membuat ban bekerja lebih keras, yang berujung pada konsumsi energi lebih besar. Ini penting, terutama saat mobil membawa beban penuh selama mudik.

Pastikan tekanan angin ban disesuaikan dengan rekomendasi pabrik. Biasanya informasi ini bisa ditemukan di bagian mobil atau manual pengguna. Tekanan yang tepat membantu menjaga performa mobil tetap stabil dan efisien.

4. Atur Distribusi Beban dengan Baik

Selain tekanan angin, distribusi beban juga perlu diperhatikan. Barang bawaan yang tidak merata bisa memengaruhi keseimbangan mobil dan menambah tekanan pada ban tertentu.

Usahakan beban terbagi merata di bagasi dan kabin. Hindari menumpuk barang di satu sisi saja. Ini bukan hanya soal efisiensi, tapi juga keselamatan saat berkendara di jalan .

5. Jaga Kenyamanan Kabin saat Macet

Kemacetan panjang adalah hal yang hampir tak terhindarkan saat mudik. Di mobil listrik, keheningan kabin bisa membuat suara dari luar, terutama dari ban, terasa lebih jelas.

Ban dengan teknologi peredam suara seperti i Sound Absorber Technology bisa membantu mengurangi kebisingan dari jalan. Ini membuat perjalanan lebih nyaman, terutama saat terjebak macet berjam-jam.

Perbandingan Efisiensi Ban Biasa vs Ban Khusus Mobil Listrik

Aspek Ban Biasa Ban Khusus Mobil Listrik (iON ST AS)
Efisiensi Energi Rendah Tinggi
Jarak Tempuh Lebih pendek Lebih jauh
Kebisingan Lebih bising Lebih halus
Daya Tahan Standar Lebih tahan lama
Kemampuan Beban Terbatas Optimal untuk mobil berat

Ban khusus mobil listrik dirancang untuk menangani karakteristik unik kendaraan listrik. Dengan komposisi karet dan pola tapak yang berbeda, ban ini bisa mengurangi hambatan gulir dan meningkatkan efisiensi konsumsi energi.

Tips Tambahan agar Mudik Lebih Nyaman

  • Gunakan fitur regeneratif braking untuk mengisi ulang baterai saat berkendara.
  • Hindari kecepatan tinggi berlebihan di tol, karena bisa menguras baterai lebih cepat.
  • Manfaatkan pemetaan untuk menghindari kemacetan dan menemukan SPKLU terdekat.
  • Bawa kabel charger portabel sebagai cadangan saat butuh pengisian darurat.

Disclaimer

Data dan informasi dalam ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu- tergantung kebijakan produsen, kondisi jalan, serta situasi lalu lintas saat mudik. Disarankan untuk selalu memeriksa informasi sebelum melakukan perjalanan jauh.

Rista Wulandari
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.