Perbankan

Ini Strategi Mengelola THR agar Lebih Bermanfaat dan Tidak Terbuang Sia-Sia

Herdi Alif Al Hikam
×

Ini Strategi Mengelola THR agar Lebih Bermanfaat dan Tidak Terbuang Sia-Sia

Sebarkan artikel ini
Ini Strategi Mengelola THR agar Lebih Bermanfaat dan Tidak Terbuang Sia-Sia

Ilustrasi THR yang cepat habis memang kerap terjadi di kalangan masyarakat menjelang Idulfitri. Padahal, THR merupakan hak yang dinantikan sepanjang tahun. Sayangnya, uang yang seharusnya bisa menjadi andalan untuk memperkuat kondisi justru habis begitu saja dalam hitungan minggu, bahkan hari.

Banyak faktor yang membuat THR terasa ‘numpang lewat’. Mulai dari godaan belanja yang sulit ditolak hingga kebiasaan mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kondisi finansial. Tapi tenang, semua itu bisa dihindari dengan strategi yang tepat. Yuk, simak beberapa penyebab umum dan solusi agar THR bisa bermanfaat lebih lama.

Penyebab THR Cepat Habis

1. Terjebak Diskon Tanpa Perhitungan Matang

Diskon besar-besaran menjelang lebaran memang menggiurkan. Tapi, kalau nggak ada perencanaan, bisa-bisa malah bikin kantong jebol. Banyak orang langsung belanja karena takut kehabisan, padahal barangnya belum tentu dibutuhkan.

Belanja impulsif ini sering terjadi karena nggak punya belanja yang jelas. Tanpa catatan atau kontrol, uang THR bisa ludes hanya dalam beberapa hari setelah lebaran.

2. Gaya Hidup yang Terlalu Mengikuti Tren

FOMO alias fear of missing out bikin banyak orang rela merogoh kocek demi ikutan gaya kekinian. Padahal, tren datang dan pergi. Nggak semua harus dikejar, apalagi kalau kondisi keuangan belum memungkinkan.

Riset Financial Fitness Index 2025 menunjukkan 76 persen muda masih menghabiskan uang untuk meniru gaya hidup teman. Padahal, Lebaran itu soal makna, bukan soal pamer.

3. Tidak Ada Rencana Keuangan

Nggak punya rencana keuangan sebelum THR cair adalah salah satu penyebab utama uang cepat habis. Tanpa tahu mau dipakai buat apa, THR bisa langsung terbuang sia-sia.

Banyak yang terlalu sibuk mikirin belanja daripada menyisihkan sebagian untuk masa depan. Padahal, dengan perencanaan yang baik, THR bisa jadi modal awal untuk investasi atau tabungan jangka panjang.

4. Kebutuhan Mendadak yang Tak Terduga

Hidup memang penuh kejutan. Bisa saja ada biaya medis mendadak, atau kebutuhan keluarga yang harus segera dipenuhi. Kalau nggak punya dana darurat, THR jadi korban pertama yang disentuh.

Ketika THR dipakai untuk hal-hal di luar rencana, dampaknya bisa berlarut-larut sampai setelah lebaran. Padahal, seharusnya THR bisa dipakai untuk hal-hal yang lebih produktif.

Tips Agar THR Tidak Cepat Habis

Setelah tahu penyebabnya, sekarang saatnya ubah kebiasaan. Ada beberapa langkah yang bisa diambil agar THR lebih bermanfaat dan bertahan lebih lama.

1. Buat Anggaran Sebelum THR Cair

Langkah pertama yang dilakukan adalah bikin anggaran. Catat semua pengeluaran yang bakal muncul menjelang lebaran, mulai dari belanja, THR untuk keluarga, sampai kebutuhan tak terduga.

Dengan anggaran, kita bisa tahu berapa besar THR yang harus disisihkan dan berapa yang bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Ini bikin pengeluaran jadi lebih terkendali.

2. Sisihkan Sebagian untuk Tabungan atau Investasi

Daripada habiskan semua, kenapa nggak sisihkan sebagian THR untuk masa depan? Misalnya 30 persen dari total THR dialokasikan ke tabungan atau investasi.

Ini cara cerdas biar THR nggak cuma numpang lewat. Uang yang disisihkan bisa jadi modal awal untuk dana darurat atau tujuan finansial lainnya.

3. Hindari Belanja Impulsif

Kalau biasanya suka belanja karena promo, coba atur diri. Buat daftar belanja sebelum pergi ke pasar atau toko online. Fokus hanya pada barang yang benar-benar dibutuhkan.

Kalau perlu, tunggu 24 sebelum barang non-kebutuhan. Ini membantu mengurangi keinginan impulsif dan bikin keputusan belanja lebih rasional.

4. Gunakan THR untuk Bayar Utang

Kalau punya utang, kenapa nggak manfaatkan THR untuk melunasinya? bisa meringankan beban keuangan setelah lebaran dan bikin kondisi finansial lebih sehat.

Tapi pastikan utang yang dibayar adalah yang benar-benar mendesak, seperti cicilan rumah, , atau pinjaman dengan bunga tinggi.

5. Bangun Dana Darurat

Kalau belum punya dana darurat, THR bisa jadi kesempatan emas untuk mulai membangunnya. Idealnya, dana darurat mencakup 3-6 bulan pengeluaran.

Dengan dana darurat yang cukup, kita nggak perlu panik kalau ada kebutuhan mendadak. Uang THR bisa tetap dipakai sesuai rencana.

Perbandingan Penggunaan THR: Konsumtif vs Produktif

Kategori THR Digunakan untuk Konsumsi THR Digunakan Secara Produktif
Jangka Waktu Manfaat Hanya beberapa minggu Bisa bertahan hingga berbulan-bulan
pada Keuangan Meningkat sementara Meningkat berkelanjutan
Keuangan Tinggi (habis cepat) Rendah (ada cadangan)
Potensi Investasi Tidak ada Ada (tabungan/investasi)
Kebutuhan Mendadak Tidak siap menghadapi Siap menghadapi

Disclaimer

Angka dan data dalam artikel ini bersifat simulasi dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi ekonomi serta kebijakan pemerintah atau lembaga keuangan terkait. Strategi keuangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pribadi dan konsultasi dengan ahli keuangan bila diperlukan.

THR nggak harus jadi uang yang cuma lewat. Dengan perencanaan dan kontrol diri, THR bisa jadi awal yang baik untuk membangun masa depan finansial yang lebih sehat dan stabil.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.