Finansial

Jasindo Yakin Peningkatan Penjualan Mobil Bakal Mendorong Permintaan Asuransi Kendaraan Bermotor

Herdi Alif Al Hikam
×

Jasindo Yakin Peningkatan Penjualan Mobil Bakal Mendorong Permintaan Asuransi Kendaraan Bermotor

Sebarkan artikel ini
Jasindo Yakin Peningkatan Penjualan Mobil Bakal Mendorong Permintaan Asuransi Kendaraan Bermotor

Permintaan mobil baru di Tanah Air terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun ini. Apalagi dengan berbagai insentif pemerintah dan peningkatan kepercayaan konsumen, banyak produsen kendaraan mencatat penjualan yang menggembirakan. Tak hanya berdampak pada industri otomotif, lonjakan tersebut juga dirasakan oleh kendaraan, khususnya PT .

Sebagai perusahaan asuransi kendaraan terbesar di Indonesia, Jasindo mencatat peningkatan permintaan produk asuransinya seiring dengan naiknya . Dengan semakin banyaknya kendaraan di jalan, tentu potensi klaim juga meningkat, terutama dari risiko banjir yang kerap terjadi di beberapa wilayah, seperti Sumatra. Otoritas Jasa Keuangan () bahkan memperkirakan klaim asuransi akibat banjir di tersebut bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

Penjualan Mobil Naik, Asuransi Kendaraan Ikut Terdorong

Lonjakan penjualan mobil baru dan bekas di domestik berdampak langsung pada permintaan produk asuransi kendaraan. PT Jasindo, yang memiliki andil besar di sektor ini, menyatakan bahwa tren penjualan mobil yang terus meningkat sepanjang tahun ini memberikan dampak positif terhadap bisnis mereka.

Faktor ini tidak hanya berlaku untuk asuransi total loss saja, tetapi juga untuk produk perlindungan tambahan seperti asuransi all risk dan TLO (Total Loss Only). Dengan lebih banyak kendaraan yang beroperasi, maka semakin besar pula potensi risiko yang harus diantisipasi.

1. Permintaan Asuransi Ikut Naik

Berdasarkan data internal Jasindo, permintaan asuransi kendaraan meningkat seiring dengan penjualan mobil. Setiap penjualan mobil baru biasanya diikuti dengan pembelian asuransi, baik itu yang bersifat wajib maupun opsional. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa pertumbuhan industri otomotif berbanding lurus dengan sektor asuransi.

2. Peningkatan Risiko di Jalan

Semakin banyak kendaraan di jalanan, maka semakin besar pula potensi terjadinya kecelakaan atau kerusakan akibat faktor eksternal seperti cuaca ekstrem. Banjir, misalnya, menjadi salah satu risiko utama yang kerap menyebabkan klaim besar-besaran, terutama di wilayah rawan seperti Sumatra.

Banjir Jadi Penyebab Utama Klaim Asuransi Kendaraan

Banjir bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada dunia asuransi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa klaim asuransi kendaraan akibat banjir di Sumatra bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Angka ini menunjukkan betapa besar risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi seperti Jasindo.

1. Wilayah Rawan Banjir

Beberapa wilayah di Sumatra kerap dilanda banjir setiap tahunnya, terutama saat musim hujan tiba. Wilayah seperti Palembang, Bengkulu, dan Lampung menjadi titik rawan yang sering mengalami genangan parah. Kendaraan yang terparkir atau sedang melintas pun rentan mengalami kerusakan parah akibat terendam air.

2. Besaran Klaim Asuransi

Berdasarkan data OJK, klaim asuransi kendaraan akibat banjir di Sumatra bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Besaran ini tergantung pada jumlah kendaraan yang diasuransikan serta tingkat kerusakan yang terjadi. Semakin tinggi nilai pertanggungan, maka semakin besar pula klaim yang harus dikeluarkan oleh perusahaan asuransi.

3. Jenis Klaim yang Sering Diajukan

Kerusakan akibat banjir biasanya meliputi:

  • Kerusakan mesin akibat air masuk ke komponen penting
  • Korosi pada bagian elektrikal
  • Kerusakan interior akibat terendam air
  • Kaca pecah akibat tekanan air

Strategi Jasindo Hadapi Lonjakan Klaim

Menghadapi potensi klaim besar-besaran akibat banjir dan risiko lainnya, Jasindo terus mengembangkan strategi mitigasi risiko yang efektif. Salah satunya dengan memperkuat sistem klaim dan memperluas jaringan bengkel rekanan di seluruh Indonesia.

1. Penguatan Sistem Klaim

Jasindo terus meningkatkan sistem klaim agar lebih cepat dan transparan. Dengan digitalisasi proses klaim, nasabah bisa melacak status klaim secara real-time melalui aplikasi. Ini membantu mempercepat klaim dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

2. Perluasan Jaringan Bengkel Rekanan

Untuk memastikan kendaraan yang mengalami kerusakan bisa diperbaiki dengan cepat, Jasindo terus memperluas jaringan bengkel rekanan. Bengkel-bengkel ini tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah rawan banjir seperti Sumatra dan Kalimantan.

3. Edukasi Nasabah

Selain mitigasi risiko, Jasindo juga aktif melakukan edukasi kepada nasabah mengenai cara mencegah kerusakan kendaraan akibat banjir. Edukasi ini mencakup tips parkir aman, penggunaan pelindung mesin, dan -langkah darurat saat banjir terjadi.

Perbandingan Jenis Asuransi Kendaraan

Memilih asuransi kendaraan yang tepat sangat penting untuk memberikan perlindungan maksimal. Berikut adalah perbandingan antara asuransi TLO dan All Risk:

Jenis Asuransi Cakupan Perlindungan Harga Premi Cocok Untuk
TLO (Total Loss Only) Hanya jika kendaraan mengalami kerugian total Lebih murah Kendaraan lama atau harga pasaran rendah
All Risk Semua risiko termasuk banjir, kecelakaan, pencurian Lebih mahal Kendaraan baru atau bernilai tinggi

Tips Memilih Asuransi Kendaraan yang Tepat

Memilih asuransi kendaraan tidak boleh asal. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tidak salah pilih dan tetap terlindungi secara maksimal.

1. Pahami Jenis Perlindungan

Sebelum membeli, pahami dulu jenis perlindungan yang ditawarkan. Apakah hanya TLO atau sudah mencakup All Risk? Pilihan ini sangat memengaruhi besaran premi yang harus dibayar.

2. Cek Jaringan Bengkel Rekanan

Pastikan perusahaan asuransi memiliki jaringan bengkel rekanan yang luas, terutama di daerah tempat tinggal. Ini akan memudahkan proses perbaikan kendaraan saat terjadi klaim.

3. Perhatikan Proses Klaim

Cek bagaimana proses klaim yang ditawarkan. Apakah cepat, transparan, dan mudah diakses? Semakin baik sistem klaim, maka semakin pula nasabah saat mengajukan klaim.

4. Baca Syarat dan Ketentuan

Jangan langsung beli tanpa membaca syarat dan ketentuan. Ada beberapa pengecualian atau hal yang tidak dicover oleh asuransi. Pahami dengan baik agar tidak kecewa saat klaim ditolak.

Disclaimer

Data dan informasi yang disajikan dalam artikel ini bersifat umum dan dapat berubah sewaktu-waktu. Besaran klaim, premi, dan kebijakan asuransi bisa berbeda tergantung pada ketentuan masing-masing perusahaan. Sebaiknya selalu menghubungi pihak asuransi secara langsung untuk informasi terkini dan akurat.

Herdi Alif Al Hikam
Reporter at USAID IUWASH Tangguh

Herdi Susianto adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang bisnis, infrastruktur, dan transportasi.