Investasi besar-besaran senilai Rp2,3 triliun tengah dibangun di Jakarta untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia. Proyek ini ditandai dengan pencapaian penting berupa proses topping off pada kuartal pertama 2026. Bangunan yang diberi nama JKT01-Jakarta Central ini merupakan pusat data pertama di Indonesia yang dikembangkan oleh DAMAC Digital, perusahaan infrastruktur digital berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.
Rencana pembangunan pusat data ini pertama kali diumumkan pada tahun 2024. Dengan total investasi sebesar USD150 juta atau sekitar Rp2,3 triliun, proyek ini diharapkan bisa selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2026. Lokasi yang dipilih berada di kawasan MT Haryono, Jakarta, yang secara strategis menjadi klaster utama konektivitas data di wilayah ibu kota.
Lokasi dan Desain Pusat Data JKT01
1. Lokasi Strategis di MT Haryono
Pemilihan kawasan MT Haryono sebagai lokasi pembangunan pusat data bukan tanpa alasan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu kluster data center yang paling terhubung di Jakarta. Dengan infrastruktur telekomunikasi yang kuat, lokasi ini sangat ideal untuk mendukung distribusi data yang cepat dan efisien.
2. Desain Bangunan Modern dan Efisien
Bangunan JKT01 dirancang dengan tinggi enam lantai di atas lahan seluas 3.600 meter persegi, dengan total luas bangunan mencapai 15.080 meter persegi. Desain ini tidak hanya memaksimalkan ruang, tetapi juga mendukung efisiensi energi dan operasional berkelanjutan.
Spesifikasi Teknis dan Kapasitas Operasional
1. Daya dan Distribusi Energi
Pusat data ini akan mendistribusikan daya sebesar 19,2 MW. Angka ini cukup besar untuk mendukung kebutuhan operasional berbagai penyedia layanan cloud dan perusahaan teknologi yang membutuhkan infrastruktur andal.
2. Sistem Pendingin Mutakhir
Adopsi sistem menara pendingin air (water cooling tower) menjadi salah satu keunggulan teknologi yang digunakan. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga memungkinkan fasilitas menampung hingga 1.350 rak server dengan kerapatan rata-rata 13–15 kW.
3. Ruang Data Berteknologi Tinggi
JKT01 akan memiliki tiga ruang data (data hall) masing-masing seluas sekitar 760 meter persegi. Ketiga ruang ini dirancang khusus untuk mendukung efisiensi energi dan operasional berkelanjutan. Selain itu, desainnya juga sejalan dengan standar global untuk green data center.
Manfaat dan Dampak Investasi
1. Mendukung Pertumbuhan Cloud dan Edge Computing
Kehadiran JKT01 diproyeksikan dapat menjawab permintaan yang terus meningkat dari penyedia layanan cloud (CSP) serta penyebaran teknologi edge computing. Dengan infrastruktur yang scalable, pusat data ini siap mendukung transformasi digital di berbagai sektor.
2. Memperkuat Ekosistem Digital Indonesia
Investasi ini bukan hanya soal bangunan dan teknologi. Lebih dari itu, JKT01 menjadi bagian dari visi DAMAC Digital untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Proyek ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung tujuan nasional menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan digital baru di Asia.
Jadwal dan Target Operasional
| Tahapan | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Groundbreaking | Agustus 2025 | Dimulainya proses konstruksi |
| Topping Off | Kuartal I 2026 | Pencapaian struktur utama bangunan |
| Fase Pertama Selesai | Kuartal III 2026 | Target operasional awal |
| Operasional Penuh | 2027 (diperkirakan) | Setelah fase lanjutan selesai |
Disclaimer: Jadwal operasional dapat berubah tergantung pada kondisi lapangan dan faktor eksternal lainnya.
Komitmen DAMAC Digital di Asia Tenggara
1. Jejak Portofolio yang Berkembang
Fase pertama penyelesaian JKT01 menjadi bukti nyata dari komitmen DAMAC Digital dalam memperluas portofolio infrastruktur digital mereka di Asia Tenggara. Jakarta menjadi titik awal dari ekspansi strategis perusahaan di kawasan ini.
2. Kolaborasi dan Kualitas Global
Proses konstruksi yang hanya memakan waktu enam bulan sejak groundbreaking hingga topping off menunjukkan dedikasi tinggi dan kolaborasi efektif dari tim proyek. Ini juga menjadi bukti bahwa standar kualitas internasional bisa diterapkan di Indonesia.
Potensi Jangka Panjang dan Keberlanjutan
1. Infrastruktur yang Scalable
Desain pusat data ini dibuat dengan fleksibilitas tinggi agar bisa dikembangkan sesuai kebutuhan di masa depan. Dengan kapasitas besar dan sistem yang ramah lingkungan, JKT01 dirancang untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
2. Dukungan terhadap Green Data Center
Selaras dengan tren global, JKT01 mengadopsi prinsip green data center. Penggunaan teknologi efisien dan sistem pendingin yang ramah lingkungan menjadi bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan.
Penutup
Investasi sebesar Rp2,3 triliun untuk pembangunan pusat data JKT01 bukan hanya soal infrastruktur fisik. Ini adalah langkah strategis yang mendukung transformasi digital nasional dan posisi Indonesia di kancah ekonomi digital global. Dengan desain modern, kapasitas besar, dan komitmen terhadap keberlanjutan, proyek ini menjadi salah satu tonggak penting dalam peta digital Indonesia.
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersifat terbatas dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada perkembangan proyek dan kondisi lapangan.
Rista Wulandari adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis senior berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, industri, dan telekomunikasi.







