Harga emas perhiasan di Indonesia hari ini, Rabu 11 Maret 2026, kembali menunjukkan pergerakan yang cukup mencolok. Setelah beberapa hari sebelumnya sempat stabil atau bahkan terkoreksi, kini emas kembali menguat, mencatatkan harga tertinggi di angka Rp2.705.000 per gram untuk ukuran 24 karat.
Pergerakan ini menjadi sorotan, terutama bagi mereka yang memantau investasi emas sebagai instrumen jangka pendek maupun jangka panjang. Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di satu tempat, tetapi terlihat di beberapa toko emas besar, termasuk Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Indonesia.
Harga Emas Hari Ini di Dua Toko Populer
Perubahan harga emas perhiasan tidak selalu seragam di setiap toko. Namun, kali ini, dua toko besar justru menunjukkan pola kenaikan yang hampir bersamaan. Berikut adalah rincian harga emas di masing-masing toko.
1. Raja Emas Indonesia
Di Raja Emas Indonesia, harga emas 24 karat mengalami lonjakan cukup signifikan. Pagi ini, emas dengan kemurnian 99,9 persen dijual seharga Rp2.705.000 per gram, naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp2.630.000 per gram.
Ukuran emas yang lebih kecil, seperti emas 5 karat, juga ikut naik. Harga yang sebelumnya Rp479.000 per gram kini naik menjadi Rp493.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan bahwa permintaan emas di pasar lokal masih cukup tinggi.
2. Lakuemas Indonesia
Di sisi lain, Lakuemas Indonesia juga mencatatkan kenaikan harga emas hari ini. Emas 24 karat yang sehari sebelumnya berada di angka Rp2.572.000 per gram, kini melonjak ke Rp2.601.000 per gram.
Meskipun kenaikannya tidak sebesar di Raja Emas, pergerakan ini tetap menunjukkan adanya tekanan beli yang kuat di pasar emas lokal.
Faktor-Faktor yang Mendorong Kenaikan Harga Emas
Kenaikan harga emas tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa faktor eksternal dan internal yang turut memengaruhi pergerakan harga logam mulia ini.
1. Ketegangan Geopolitik Global
Salah satu penyebab utama penguatan harga emas adalah ketegangan geopolitik yang kembali memanas di berbagai belahan dunia. Investor cenderung mencari aset aman seperti emas saat situasi ekonomi atau politik tidak menentu.
2. Pelemahan Mata Uang Rupiah
Rupiah yang sempat menyentuh level Rp16.800 per dolar AS juga menjadi faktor penekan. Karena harga emas di pasar internasional ditetapkan dalam dolar, pelemahan rupiah membuat harga emas di pasar domestik menjadi lebih mahal.
3. Kebijakan Moneter Bank Sentral
Langkah-langkah kebijakan moneter dari bank sentral, baik di dalam maupun luar negeri, juga turut memengaruhi harga emas. Suku bunga rendah atau stimulus ekonomi cenderung mendorong investor beralih ke emas sebagai alternatif investasi.
Perbandingan Harga Emas di Toko Besar
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah tabel perbandingan harga emas 24 karat di dua toko besar:
| Toko | Harga Sebelumnya (Rp/gram) | Harga Hari Ini (Rp/gram) | Selisih (Rp/gram) |
|---|---|---|---|
| Raja Emas | 2.630.000 | 2.705.000 | +75.000 |
| Lakuemas | 2.572.000 | 2.601.000 | +29.000 |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa kenaikan harga emas di Raja Emas lebih tajam dibandingkan Lakuemas. Namun, keduanya tetap menunjukkan tren positif yang sama.
Tips Investasi Emas Saat Harga Naik
Meskipun harga sedang naik, bukan berarti momen ini tidak cocok untuk investasi emas. Yang penting adalah strategi dan timing yang tepat.
1. Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging
Jangan terburu-buru membeli emas dalam jumlah besar sekaligus. Gunakan pendekatan dollar cost averaging, yaitu membeli emas secara rutin dalam jumlah kecil. Ini membantu mengurangi risiko ketika harga fluktuatif.
2. Pilih Produk Emas Bersertifikat
Pastikan emas yang dibeli memiliki sertifikat resmi dari toko atau lembaga terpercaya. Ini penting untuk menjaga nilai investasi dan memudahkan proses jual beli di masa depan.
3. Simpan di Tempat Aman
Emas fisik perlu disimpan dengan aman. Gunakan brankas pribadi atau layanan penyimpanan dari bank agar terhindar dari risiko kehilangan atau pencurian.
Apakah Ini Waktunya Menjual Emas?
Bagi yang sudah memiliki emas, pertanyaan utama adalah kapan waktu terbaik untuk menjual. Tidak ada jawaban pasti, karena ini sangat tergantung pada tujuan investasi dan kondisi pasar.
Namun, jika harga sudah mencapai level tertentu yang dianggap terlalu tinggi atau terlalu overvalued, mungkin ini saat yang tepat untuk melepas sebagian dari portofolio emas. Sebaliknya, jika tujuan investasi jangka panjang, menahan emas bisa memberikan keuntungan lebih besar di masa mendatang.
Disclaimer
Harga emas sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar global dan domestik. Data dalam artikel ini bersifat valid pada tanggal 11 Maret 2026 pukul 09.15 WIB. Pembaca disarankan untuk selalu memantau perkembangan harga secara langsung melalui sumber resmi sebelum melakukan transaksi.
Retno Ramadhanti adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman dengan keahlian di bidang ekonomi, bisnis, ritel, dan inklusi keuangan.













