Pertumbuhan layanan keuangan digital terus menunjukkan progres positif di tengah masyarakat Indonesia. Salah satunya datang dari Bank Mandiri melalui platform Mandiri Agen. Hingga Januari 2026, jumlah agen aktif mencatatkan angka sebesar 112.650 unit, naik 12% secara tahunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Mandiri Agen merupakan layanan branchless banking yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi perbankan tanpa harus datang ke cabang. Layanan ini mencakup setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan, top up e-money, hingga pembukaan rekening. Dengan model ini, Bank Mandiri berhasil memperluas akses layanan perbankan ke daerah yang sebelumnya belum terjamah oleh kantor cabang.
Pertumbuhan Pengguna dan Transaksi Mandiri Agen
Peningkatan jumlah agen diimbangi dengan lonjakan pengguna aktif. Pada awal 2026, jumlah agen aktif mencapai 81.000, naik 28% secara tahunan. Angka ini menunjukkan bahwa Mandiri Agen semakin dipercaya sebagai solusi keuangan yang praktis dan efisien.
1. Frekuensi Transaksi Naik Tajam
Frekuensi transaksi melonjak 44% YoY, mencatatkan total 2,34 juta transaksi hanya dalam sebulan pertama 2026. Lonjakan ini menunjukkan semakin tingginya keterlibatan masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan digital.
2. Nilai Transaksi Tembus Rp3,5 Triliun
Tak hanya frekuensi, nilai transaksi juga melonjak hingga 89% YoY, mencapai lebih dari Rp3,5 triliun. Ini menunjukkan bahwa setiap transaksi memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi, menandakan semakin banyak masyarakat yang menggunakan Mandiri Agen untuk kebutuhan keuangan harian mereka.
3. Jumlah Nasabah Capai 3,4 Juta
Hingga Januari 2026, Mandiri Agen telah melayani 3,4 juta nasabah. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa layanan ini tidak hanya populer, tetapi juga dipercaya oleh kalangan masyarakat luas.
4. Dana Pihak Ketiga Tembus Rp22,9 Triliun
Total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun melalui Mandiri Agen mencapai Rp22,9 triliun. Ini menunjukkan bahwa agen tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai saluran penghimpun dana yang efektif.
Peran Mandiri Agen dalam Inklusi Keuangan
Mandiri Agen hadir sebagai solusi untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Dengan menyediakan layanan perbankan di pelosok daerah, Bank Mandiri membantu masyarakat yang sebelumnya belum terlayani oleh jaringan kantor cabang.
1. Memperluas Akses Keuangan
Melalui jaringan agen yang tersebar luas, masyarakat bisa mengakses layanan perbankan tanpa harus bepergian jauh. Ini sangat membantu daerah dengan infrastruktur perbankan yang terbatas.
2. Mendorong Ekonomi Produktif
Dengan adanya Mandiri Agen, transaksi keuangan menjadi lebih mudah dan cepat. Hal ini mendorong aktivitas ekonomi lokal, terutama di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah.
3. Meningkatkan Literasi Keuangan
Agen juga berperan sebagai edukator keuangan, membantu masyarakat memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat melalui layanan digital.
Strategi Ke Depan Mandiri Agen
Bank Mandiri terus mengembangkan ekosistem Mandiri Agen untuk memperkuat posisinya di pasar layanan keuangan digital. Beberapa langkah strategis telah direncanakan untuk memastikan layanan ini tetap relevan dan kompetitif.
1. Peningkatan Teknologi dan Keamanan
Bank Mandiri berkomitmen meningkatkan sistem teknologi dan keamanan transaksi agar pengguna semakin merasa aman dan nyaman.
2. Perluasan Jaringan Agen
Rencana ekspansi jaringan agen akan terus dilakukan, terutama di wilayah-wilayah yang belum terjamah oleh layanan perbankan konvensional.
3. Sinergi dengan Produk Digital Lainnya
Integrasi Mandiri Agen dengan produk digital lainnya seperti aplikasi Mandiri Online dan layanan e-money akan terus ditingkatkan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih terpadu.
4. Peningkatan Kualitas Layanan Agen
Pelatihan dan pendampingan rutin akan diberikan kepada agen untuk memastikan kualitas layanan tetap tinggi dan sesuai standar.
Tabel Data Kinerja Mandiri Agen Awal 2026
| Indikator | Nilai Awal 2026 | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| Jumlah Agen | 112.650 | 12% |
| Agen Aktif | 81.000 | 28% |
| Frekuensi Transaksi | 2,34 juta | 44% |
| Nilai Transaksi | Rp3,5 triliun | 89% |
| Jumlah Nasabah | 3,4 juta | – |
| Dana Pihak Ketiga (DPK) | Rp22,9 triliun | – |
Disclaimer: Data di atas bersifat akumulatif hingga Januari 2026 dan dapat berubah seiring perkembangan waktu.
Penutup
Mandiri Agen terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem layanan keuangan digital Bank Mandiri. Dengan pertumbuhan jumlah agen dan transaksi yang konsisten, layanan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mempercepat inklusi keuangan di seluruh Indonesia. Ke depan, pengembangan teknologi dan ekspansi jaringan akan terus menjadi fokus utama agar layanan ini bisa dinikmati oleh lebih banyak orang, dari kota hingga desa.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













