Ilustrasi pergantian kekuasaan di tubuh pengawas Adira Finance mulai terlihat. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) resmi mengumumkan rencana perubahan susunan dewan komisaris. Langkah ini bukan datang dari internal perusahaan, melainkan sebagai dampak dari perombakan struktur di induk usaha, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
Perubahan ini diumumkan menyusul siaran resmi dari Bank Danamon soal penyesuaian pengurus grup. Dua nama besar yang selama ini duduk di posisi strategis di Adira Finance, yakni Daisuke Ejima sebagai komisaris utama dan Honggo Widjojo Kangmasto sebagai komisaris, akan segera diganti. Keduanya dikabarkan telah menyelesaikan masa tugasnya.
Sekretaris Perusahaan Adira Finance, Veronika Dyah Puspitaningrum, menyampaikan bahwa pergantian ini akan melalui proses korporasi yang berlaku. Nama pengganti akan diajukan untuk mendapat restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.
Rencana Perubahan Dewan Komisaris Adira Finance
Perubahan di level dewan komisaris ini menjadi sorotan karena posisi tersebut memiliki peran penting dalam pengawasan dan arah strategis perusahaan. Seiring pergantian di induk usaha, dampaknya pun dirasakan di anak usaha seperti Adira Finance.
Meski begitu, pihak manajemen menegaskan bahwa perubahan ini tidak akan mengganggu kinerja operasional. Bisnis tetap berjalan normal dan tidak ada indikasi dampak negatif signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan.
1. Penyebab Perubahan Susunan Dewan Komisaris
Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Ada sebab utama yang memicu pergantian di level dewan komisaris Adira Finance.
-
Perombakan di Induk Usaha
Perubahan pengurus di Bank Danamon memicu efek domino. Karena keterkaitan struktural, posisi pengawas di Adira Finance pun ikut berubah. -
Berakhirnya Masa Tugas Komisaris
Daisuke Ejima dan Honggo Widjojo Kangmasto telah menyelesaikan masa penugasan mereka. Ini merupakan bagian dari siklus rotasi kepemimpinan di perusahaan.
2. Proses Penggantian Pengurus
Langkah pergantian pengurus tidak dilakukan secara instan. Ada mekanisme yang harus diikuti agar sah secara korporasi.
-
Penyusunan Nama Calon Pengganti
Manajemen menyusun daftar calon yang akan mengisi posisi dewan komisaris. Nama-nama ini dipilih berdasarkan kualifikasi dan pengalaman di sektor keuangan. -
Pengajuan ke RUPST
Calon pengganti akan diajukan dalam agenda RUPST. Persetujuan dari pemegang saham menjadi syarat mutlak agar pergantian bisa resmi dilakukan.
3. Dampak Terhadap Kinerja Perusahaan
Salah satu pertanyaan yang muncul adalah apakah pergantian ini akan mengganggu kinerja operasional Adira Finance?
-
Operasional Tetap Berjalan Normal
Manajemen memastikan bahwa aktivitas bisnis berjalan sesuai rencana. Tidak ada gangguan signifikan akibat pergantian di level pengawas. -
Stabilitas Keuangan Terjaga
Kondisi keuangan perusahaan tetap stabil. Pergantian pengurus tidak memengaruhi posisi likuiditas maupun profitabilitas ADMF.
Profil Dewan Komisaris Lama
Sebelum membahas calon pengganti, penting untuk mengenal sosok yang akan digantikan.
Daisuke Ejima – Komisaris Utama
Daisuke Ejima adalah salah satu tokoh penting yang berasal dari pihak Bank Danamon. Selama masa tugasnya, ia berperan dalam pengawasan strategis dan pengambilan keputusan penting di Adira Finance. Keberadaannya dinilai membantu perusahaan tetap konsisten dalam menjalankan korporasi yang sehat.
Honggo Widjojo Kangmasto – Komisaris
Honggo Widjojo Kangmasto dikenal sebagai sosok yang membawa pengalaman luas di bidang keuangan dan investasi. Kontribusinya dalam pengawasan kepatuhan dan risiko dianggap cukup besar dalam menjaga kesehatan finansial perusahaan.
Perbandingan Struktur Dewan Komisaris Sebelum dan Sesudah Perubahan
Berikut adalah perbandingan singkat antara susunan dewan komisaris sebelum dan rencana setelah pergantian.
| Nama | Jabatan Sebelum | Rencana Jabatan Setelah |
|---|---|---|
| Daisuke Ejima | Komisaris Utama | Akan Diganti |
| Honggo Widjojo Kangmasto | Komisaris | Akan Diganti |
| Calon Pengganti 1 | – | Komisaris Utama (rencana) |
| Calon Pengganti 2 | – | Komisaris (rencana) |
Catatan: Nama calon pengganti masih dalam tahap pengajuan dan belum dipublikasikan secara resmi.
Apa Kata Manajemen Soal Perubahan Ini?
Manajemen Adira Finance menyatakan bahwa pergantian ini adalah bagian dari siklus alami dalam tata kelola perusahaan. Mereka menilai bahwa pergantian pengurus tidak akan mengubah arah strategis perusahaan.
Pihak manajemen juga menekankan bahwa Adira Finance tetap fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan penguatan posisi di industri pembiayaan. Perubahan di level dewan komisaris diharapkan justru bisa membawa angin segar dalam pengambilan keputusan ke depannya.
Proyeksi Pasca-Pergantian
Dengan pergantian ini, beberapa hal bisa saja berubah, meski tidak dalam hal operasional.
-
Strategi Jangka Panjang
Bisa jadi akan ada penyesuaian strategi sesuai visi pengurus baru, terutama dalam menghadapi persaingan di sektor multifinance. -
Kemitraan dan Kolaborasi
Jika ada kebijakan baru dari Bank Danamon, maka Adira Finance juga akan menyesuaikan diri untuk tetap selaras dalam ekosistem grup.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini bersumber dari pengumuman resmi Adira Finance dan Bank Danamon. Nama calon pengganti masih bersifat rencana dan belum dipublikasikan secara resmi. Data bisa berubah sewaktu-waktu tergantung hasil RUPST dan kebijakan korporasi yang berlaku.
Perubahan susunan dewan komisaris ini adalah bagian dari dinamika korporasi yang wajar. Yang penting, transparansi dan keterbukaan informasi tetap dijaga agar pemangku kepentingan bisa memahami arah perusahaan ke depan.
Danang Ismail adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis berpengalaman sejak 2013 dengan keahlian di bidang ekonomi, moneter, perbankan, bansos, dan UMKM.













