Ramadan selalu jadi momen istimewa buat banyak orang. Selain sebagai waktu untuk beribadah dan introspeksi diri, bulan suci ini juga jadi peluang besar buat para pelaku usaha, khususnya UMKM. Tahun ini, Pertamina mengambil peran aktif dalam memberdayakan UMKM dengan mengajak mereka ikut berpartisipasi di sejumlah pameran strategis selama Ramadan 2026. Inisiatif ini bukan sekadar bentuk kepedulian, tapi juga upaya nyata untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan.
Memanfaatkan momentum peningkatan konsumsi masyarakat di bulan Ramadan, Pertamina membuka ruang bagi UMKM untuk menampilkan produknya di berbagai event. Mulai dari kuliner, fashion, hingga kerajinan lokal, semuanya punya tempat di agenda ini. Dengan begitu, produk-produk lokal nggak cuma dikenal di lingkungan sekitar, tapi juga bisa menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke pasar internasional.
Gelaran Pameran UMKM yang Digelar Pertamina
Pertamina nggak main-main soal mendukung UMKM. Sejak awal Maret 2026, BUMN ini sudah menggelar beberapa pameran besar yang melibatkan puluhan pelaku usaha kecil. Acara ini dirancang bukan cuma sebagai ajang jualan, tapi juga sebagai wadah edukasi dan jejaring bisnis. Dari mulai SMEXPO Ramadan hingga IFEX, semuanya punya tujuan yang sama: memperkuat kapasitas UMKM dan membuka akses pasar yang lebih luas.
1. Pertamina SMEXPO Ramadan di Grha Pertamina
Pameran perdana yang digelar adalah Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Ramadan. Acara ini berlangsung selama lima hari, dari 2 hingga 6 Maret 2026, di Grha Pertamina, Jakarta. Ada 26 UMKM yang ikut ambil bagian, terdiri dari 20 UMKM binaan Pertamina dan 6 UMKM lainnya.
UMKM yang ikut beragam, mulai dari kuliner, fashion, hingga perhiasan. Targetnya jelas: menangkap peluang peningkatan konsumsi di bulan Ramadan. Ribuan pekerja Pertamina jadi pengunjung potensial yang bisa langsung mencicipi atau membeli produk UMKM.
2. Dhawafest di Kementerian Keuangan
Selang sehari setelah SMEXPO berakhir, Pertamina juga ambil bagian dalam Dhawafest yang digelar di lingkungan Kementerian Keuangan, 4–6 Maret 2026. Ada 12 UMKM yang ikut di pameran ini, dengan fokus pada sektor craft, F&B, dan fashion Muslim.
Acara ini nggak cuma jadi ajang promosi, tapi juga tempat Pertamina menerima penghargaan atas kontribusinya dalam pengembangan UMKM. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ida Yulidina Purbaya kepada Priscilia Simon Mantiri selaku Ketua Umum Persatuan Wanita Patra Pertamina.
3. Indonesia International Furniture Expo (IFEX)
Di tengah rangkaian pameran Ramadan, Pertamina juga bawa enam UMKM sektor furnitur dan kerajinan ke IFEX di ICE BSD City, Tangerang, 5–8 Maret 2026. Pameran ini berbeda karena lebih berorientasi ekspor. Jadi, UMKM nggak cuma cari pembeli lokal, tapi juga calon mitra internasional.
Ini jadi kesempatan langka buat UMKM yang punya potensi ekspor. Bisa jadi awal dari ekspansi bisnis ke pasar global, tanpa harus keluar modal besar untuk promosi mandiri.
4. Bazaar Ramadan Kementerian ESDM
Penutup dari rangkaian ini adalah Bazaar Ramadan Kementerian ESDM yang berlangsung 10–12 Maret 2026. Ada enam UMKM yang tampil di sini, dengan fokus pada produk makanan, minuman, dan busana muslim.
Pameran ini jadi sinergi antara BUMN dan kementerian untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Targetnya jelas: manfaatkan momentum Ramadan buat tingkatkan penjualan dan daya saing produk lokal.
Dampak Nyata bagi Para Pelaku UMKM
Bukan cuma soal pameran, Pertamina juga bawa dampak nyata buat para pelaku UMKM. Banyak dari mereka yang merasakan peningkatan omzet dan kepercayaan diri usai ikut acara ini. Salah satunya Kartini, pemilik UMKM Pempek Syamil asal Palembang.
“Keikutsertaan kami di SMEXPO Ramadan sangat membantu. Bukan cuma omzet naik, tapi juga banyak yang kenal produk kami. Dukungan Pertamina bikin kami lebih percaya diri buat terus berkembang,” ujar Kartini.
Manfaat Jangka Panjang dari Program Ini
Program pemberdayaan UMKM ini nggak cuma soal jualan di pameran. Ada nilai lebih yang dibawa, seperti peningkatan kapasitas, akses pasar yang lebih luas, dan pembentukan jejaring bisnis yang solid. Ini semua jadi modal penting buat UMKM bisa bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang ketat.
1. Peningkatan Omzet dan Visibilitas
UMKM yang ikut pameran biasanya melihat lonjakan penjualan. Selain itu, produk mereka juga jadi lebih dikenal, baik oleh konsumen lokal maupun calon mitra bisnis.
2. Akses ke Pasar Ekspor
Melalui IFEX dan pameran internasional lainnya, UMKM bisa mulai merambah pasar global. Ini langkah awal yang penting buat usaha yang punya potensi ekspor.
3. Peningkatan Kapasitas dan Standar Produk
Ikut pameran juga jadi ajang belajar. Banyak pelaku UMKM yang akhirnya bisa meningkatkan kualitas produk dan memenuhi standar pasar yang lebih tinggi.
Tabel Rangkuman Pameran UMKM yang Digelar Pertamina
| Nama Pameran | Tanggal | Lokasi | Jumlah UMKM | Sektor |
|---|---|---|---|---|
| SMEXPO Ramadan | 2–6 Maret 2026 | Grha Pertamina, Jakarta | 26 UMKM | Kuliner, Fashion, Perhiasan |
| Dhawafest | 4–6 Maret 2026 | Kementerian Keuangan | 12 UMKM | Craft, F&B, Fashion Muslim |
| IFEX | 5–8 Maret 2026 | ICE BSD City, Tangerang | 6 UMKM | Furnitur & Kerajinan |
| Bazaar Ramadan ESDM | 10–12 Maret 2026 | Kementerian ESDM | 6 UMKM | Makanan, Minuman, Busana Muslim |
Optimisme ke Depan
Dengan semangat “Ramadan Berkah, Lokal Berdaya”, Pertamina optimistis UMKM bisa jadi tulang punggung ekonomi nasional. Apalagi saat ini, produk lokal mulai banyak diminati, baik di pasar domestik maupun global. Dengan dukungan yang tepat, UMKM bisa terus tumbuh dan berkontribusi besar pada perekonomian Indonesia.
Program ini juga jadi bukti bahwa BUMN bisa jadi mitra strategis buat UMKM. Bukan cuma soal sponsor atau fasilitas, tapi juga soal memberikan ruang dan kesempatan buat berkembang.
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini berdasarkan data dan pernyataan resmi yang diterima hingga Maret 2026. Jadwal, jumlah peserta, dan detail kegiatan bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Fadhly Ramadan adalah Reporter USAID IUWASH Tangguh. Jurnalis ekonomi berpengalaman dengan keahlian di bidang finansial, investasi, dan bisnis.













